Sunday, 2 October 2016

Tentang Dua Keping Hati,,,,





Tentang dua keping hati

Apa kabar pencuri hati hari ini? masihkah bergelut di hati seseorang yang selalu merasa kurang atau bergelut di hati yang katanya mampu menjaga??....

Sebut saja Mia keping hati pertama,,, aku rela suamiku untuk menikah kembali karena kekurangan ku tidak mempunyai keturunan bahkan pendampingnya aku mngenali tapi di hati yang paling dalam ada rasa perih ketika suamiku menikah kembali ,, aaahhhh kemana janjinya dulu yang katanya bisa menerima semua kekurangan dan kelebihan ,,,. tinggal ucapan pahit ketika dia berada di pelaminan yang ke dua dan bukan bersama ku,,, jadi aku memilih pergi karena aku tidak sanggup menata kembali hati....

Keping hati kedua sebut saja Indri cantik sholehah sudah mempunyai tiga anak yang cantik-cantik dan tampan, tapi harus berkata iya ketika suaminya mengatakan ingin menikah lagi karena wanita ini lebih perhatian katanya?? ,, kemudian berusaha menata hati tersenyum dan kuat dan menyiapkan jawaban jika ada yang bertanya kok mau?? tapi kemudian harus memilih pergi,,,, karena memang ketidakadilan sikap lalu selau penuh tanya kurang apa aku selama ini???

Dan heiiii hati yang katanya ingin berpindah ke lain hati lihatlah kedalam relung hati seorang perempuan yang kau ambil dari orangtuanya yang katanya akan kau jaga dengan separuh nafas mu tapi karena kekurangan dan juga karena kelebihannya haruskah? Memberikan hatimu yang terlanjur telah menempatkan hatinya di dalam relung hatimu,,

Mendengar tangisnya saja membuat hati berdesir perih,,, tidak mampu berkata apa yang mampu menghibur luka yang tertoreh terlanjur terlalu dalam,, hendaknya jika memang tidak mampu memberikan kebahagiaan secara utuh jangan semaikan bibit bibit kebahagiaan yang kelak layu.,,,

Tangis panjang itu kelu, sesak dan tak mungkin terpuaskan mesti semalaman, hati itu tidak mungkin utuh terlanjur retak,, dan kini biarlah waktu yang mampu mengubur semua mimpi awal,,, terus berusaha bangkit tegar walau semua tidak mudah ,, dan tetap harus berjalan tegap karena langit masih tetap berwarna indah,,, Karena siang akan ditemani matahari yang setia hanya sesekali hujan yang menutupi,,

Mengubur mimpi awal bersama pangeran yang membawa kuda terbang yang katanya akan membangun istana penuh cinta. Dan bukan cinta sementara.

Seperti tangan kita dulu tidak pernah terlepas saling menggenggam saling tersenyum bercerita,, dan akan tetap selamanya seperti itu,,,

Layaknya seperti surga yang tak dirindukan benar nyata adanya,,,


Dan untuk engkau perempuan yang mempunyai hati yang sempurna yang begitu mampu berbagi, berbahagialah dengan tulus.

Dan untuk engkau perempuan yang kedua berusaha tempatkan hatimu disisi hati lain sebelum hatimu terpaut lalu berusahalah menghargai dan adil dengan tulus.


Tentang dua keping hati ini,,, aku tidak mampu lagi melukis perasaannya dulu ketika kita masih sama-sama bermimpi tentang pangeran impian selalu bisa  ku baca lewat mimik senyum dimatanya tapi,,,,, aku hanya mampu berdiri diantara mereka menggenggam tangan masing-masing dengan kuat seakan tanganku berbicara masih ada aku disini walaupun tidak bisa memecahkan apa yang ada dihati tapi pundakku akan selalu kuat menerima tangis.

Untuk engkau yang telah terlanjur mencuri hati pergilah sejauh mungkin jangan usik kami kembali.

Sore belum lagi merah ahh mungkin akan berubah menjadi hitam pekat dan kami masih duduk disisi laut,,, dan sebelumnya ombak besar tidak pernah tahu ia akan menghancurkan apa dan siapa,,tetapi rasa sakit ini tahu terluka karena siapa ,,,, pergilah dan cukup berakhir kisah ini
L

Utie 08577586676

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, nanti insyaAllah saya akan balik meninggalkan jejak,,, salam persahabatan selalu,