Monday, 21 August 2017

4 Days 5 Blogger Vacation to Bayah with CSR Semen Merah Putih (Part 1)





Assamualaikum wr wb 

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman 4 hari 3 malam bersama rekan saya 4 blogger ke Bayah, bersama CSR Semen Merah Putih dari PT. Cemindo Gemilang,  pukul 11;30 kami tiba di stasiun Rangkas Bitung yang menjadi titik point awal perjalanan, sesampai di Rangkas Bitung kami dijemput mobil  menuju sebuah café yang terletak pas di depan kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak,  disambut oleh Pak Sigit Indrayana Senior Manager Corporate PR, CSR dan Government Relation PT. Cemindo Gemilang  dan  Pak Darman Kasi Destinasi Pariwisata menurut beliau bahwa di lebak ada 25 curug dan pantai-pantai yang indah juga ada pemandian Cipanas yang kelak akan menjadi pusat pariwisata kota Lebak. Dan katanya lagi CSR Semen Merah Putih telah berhasil membantu dengan membangun jalan raya yang memudahkan kita ketempat pariwisata-pariwisata tersebut.

disambut Pak Sigit Indraya (tengah)
Setelah makan siang tempat yang pertama kita kunjungi adalah perpustakaan Saidjah Adinda diambil dari Tokoh buku Max Havelar, yang dikarang oleh Edward Douws Dekker atau lebih dikanal dengan nama Multatuli,  perpustaan ini baru berusia 8 bulan hanya beberapa kilo meter jaraknya dari stasiun Rangkas Bitung. .  dan letaknya di apit oleh alun-alun timur Rangkas Bitung, museum Multatuli dan Masjid al araf (persis Simpang Lima di daerah Semarang) tepatnya di Jl. RM Hardiwinangun  No 3, Dua bangunan tersebut megah dengan bentuk bangunan perpustakaan menyerupai leuit (lumbung padi masyarakat adat Baduy). Sementara, Museum Multatuli yang berada di sebelah perpustakaan itu merupakan bangunan lama dan menjadi benda cagar budaya. Bangunan bekas kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lebak tersebut direstorasi.

di depan perpustakaan dan di museum multatuli

Hampir semua  berbahan bambu karena sesuai dengan namanya Rangkas Bitung, Rangkas itu  patah dan Bitung itu Bambu , Perpustakaan  dan Museum ini  kelak akan dijadikan icon kota lebak juga sebagai pusat informasi seluruh kota Lebak kata Ibu Hj Iti Oktavia selaku Bupati Lebak. Kalau pernah membaca blog saya yang terdahulu tentang  5  program CSR Semen Merah Putih diantaranya program Ayo gemar Baca, di perpustakaan Saidjah Adinda ini membantu dengan memasang papan nama (majalah dinding)  dan mendistribusikan buku-buku  ke seluruh  sekolah  kabupaten Lebak.

Dengan adanya perpustakaan Saidjah Adinda dimasa depan diharapkan dapat meningkatkan gairah masyarakat untuk memulai menerapkan budaya Literasi sebagai modal awal membangun peradaban yang lebih maju ujar pak Drs Ali Rahmat MM. selaku Kabid Perpustakaan Dinas  Kearsipan dan Perpustakaan. Dan sampai sekarang pengunjung perpustakaan bukan hanya anak sekolah tetapi masyarakat umum juga banyak mengunjunginya dan hampir 14.000 pengunjung  hingga kini.

Pada bulan Desember nanti akan mengadakan bedah buku Max Havelar dengan tujuan untuk lebih  memperkenalkan sejarah,  kenapa perpustakaan ini di beri naman Saidjah Adinda?,  selain itu di bangunan lain Bioskop mini film yang khusus memutar film maxhavelar, tempat duduknya nyaman banget. Sayang nonton filmnya tidak selesai next kesini lagi insyaAllah dikhususkan untuk menikmati bioskop mini sekaligus menghadiri pembukaan Museum Multatuli pada bulan November 2017. Bayangkan jika semua elemen masyarakat bergerak untuk membangkitkan budaya membaca, peduli dengan  aset daerahnya berupa perpustakaan, di masa yang akan datang, Perpustakaan ini akan menjelma menjadi tempat pusat perhatian baru.

UKM Binaan Batik Bayah

Setelah ke perpustakaan kita melanjutkan lagi jalan ke binaan CSR Semen Merah putih lainnya yaitu UKM Binaan pengrajin Batik Lebak, Ibu Uum pemilik usaha ini memiliki 6 karyawan dan karyanya sudah sampai ke negeri Moscow juga pernah ikuta di Jakarta Fashion Weeks , ciri dari  batik khas lebak ini berwarna biru dan hitam dan ada gambar bambunya dan mempunyai  12 varian, untuk menjadi batik kata Bu Uum di perlukan waktu 2 hari dari di cetak, kemudian celub warna, di jemur hingga kering kemudian  cetak ,proses buang lilin, direbus kembali terakhir proses penjemuran. Harga dari batik ukuran 2,2 meter sekitar Rp 135.000 - Rp 150.000,- jika membeli dalam jumlah banyak tentu harga bisa berkurang,

Alamat lengkapnya berada di  Kp. Puncur Ds BojongLedes, Cibadak, Lebak dengan no telp 087772698778,  kita juga bisa melihat intsgaramnya @batiklebakchantingpradana, sayangnya instagram belum mempunyai admin khusus ujar Bu Uum.

Karena hari sudah larut malam akhirnya kami menuju ke penginapan yang letaknya satu lokasi dengan pabrik semen merah putih. Lebih dari 150 km perjalanan harus kami tempuh untuk sampai ke lokasi, karena malam jadi kanan kiri jalan tidak begitu terlihat, menurut cerita supir,  dulu sebelum ada semen merah putih jalanan ini rusak berat, dan tidak ada satupun orang yang berani melalui jalan ini karena kanan kirinya masih hutan , belum ada pemukiman warga, rata-rata mereka ini pendatang yang menetap. Dan 83kmnya CSR Semen Merah Putih membantu untuk pembuatan jalan ini. 

Saat Malam Hari di lingkungan Pabrik
Akhirnya pukul 10;30 kami tiba dipenginapan menyaksikan lampu-lampu dari ujung gerbang pabrik serasa memasuki kota seribu malam indah banget.

Keesokan harinya tepatnya hari ke 2, setelah sarapan pagi kami diajak berkeliling pabrik, PT. Cemindo Gemilang  mempunyai karyawan lebih dari 600 orang dan 80% merupakan tenaga lokal, masyarakat sekitar Bayah, luas bangunan sekitar 40 hektar berdiri megah tidak henti-hentinya berdecak kagum melihat kecanggihan mesin yang diatur pada satu ruangan, karena semua sistem bekerja secara automaticly. Dan ruang pengawasan diawasi oleh 5 orang  di bagi 3 ship setiap harinya.

Pabrik ini dibangun di ketinggian 100 meter persis di atas pantai Selatan, Jawa Barat PT Cemindo Gemilang yang berdiri sejak tahun 2011 merupakan produsen semen berkualitas premium dengan merek dagang Semen Merah Putih. Sejak awal berdiri, PT Cemindo Gemilang berkomitmen menjaga konsistensi kualitasnya melalui penyediaan bahan baku semen terbaik dan pembangunan pabrik-pabrik berteknologi mutakhir yang dioperasikan oleh tenaga kerja yang profesional

Bpk Andre Vincent Wenas Direktur Human Capital

Saat ini PT Cemindo Gemilang telah memiliki enam pabrik di Indonesia yang tersebar di wilayah Banten, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, dan Bengkulu.

Sebelum semen dipasarkan atau di produksi secara seksama sebelumnya dilakukan proses uji laboratorium, dari lab kimia, fisika hingga lab proses atau tahap akhir setelah benar di uji dan layak untuk diteruskan baru semen dilanjutkan proses terakhir, hal ini dilakukan guna mencapai kwalitas yang benar terjaga, karena semen merah putih walaupun baru beberapa tahun produksi tetapi telah mampu menyamai produksi semen yang sudah punya nama pada kelasnya, terbukti masuk pada urutan ke 4 market di Indonesia.

Produksi PT. Cemindo Gemilang ada beberapa yaitu :
  1. Semen Portland Komposit : Semen berkualitas premium untuk kebutuhan pembangunan kontruksi umum
  2. Produk Semen Curah : Untuk konstruksi umum dan khusus sesuai kebutuhan konsumen
  3. Produk Beton :produk beton siap pakai dan beton pracetak untuk beragam aplikasi sesuai permintaan.

Satu lagi keunggulan PT. Cemindo Gemilang ini sudah mempunya pelabuhan sendiri dibangunnya pelabuhan untuk memudahkan sarana transportasi/logistic baik bahan mentah ataupun produk yang sudah jadi. Bukan tidak kemungkinan kata Pak Andre dalam waktu dekat akan membeli beberapa kapal. 

foto diatas ketinggian 115m
Dan ada lagi yang menarik disekitaran pabrik ini yaitu ketika kami diajak naik pree heater setinggi 117m ( hampir setara dengan tinggi Monumen Nasional di Jakarta) kata Pak Nugroho Atmijaya selaku Corporate Public Retaion Superintedent, yang selalu menemani kami bahwa dari atas sini bisa melihat “christmas island” katanya kalau bupati Lebak Ibu Hj Iti Oktavia berkunjung senang naik keatas sini dan melihat pulau tersebut dari kajauhan.

Dengan hadirnya semen merah putih terbukti telah membantu penduduk sekitar kota Bayah selain pembangunan jalan, binaan UKM, program pendidikan, juga masyarakat sekitar yang tinggal di sekitar area pabrik sudah banyak mini market dan pemukiman sekitar penduduk yang dulunya sepi, kini menggeliat ada perubahan kearah ekonomi yang lebih baik.

didepan puskemas Bayah

Setelah keliling kita diajak ke Puskemas Bayah  pada setiap  bulan Agustus CSR Semen Merah Putih mengadakan  program bulan kesehatan gratis, berupa donor darah dan ada pemeriksaan kanker serviks, Puskemas Bayah ini juga sudah ada ruang rawat inap bagi pasien yang sakit maupun yang melahirkan, dan ada satu mobil “ambulance” juga persembahan dari CSR Semen Merah putih.

Tidak jauh dari puskemas ada binaan UKM  lainnya yaitu keripik pisang Jago Rasa milik Ibu Amanah yang sudah dari tahun 1980 bergelut di bisnis ini, rasa keripik pisangnya original dan selai pisangnya yang enak, dulu katanya  sewaktu suaminya masih hidup keripik pisang ini pernah berjaya pernah mengirim ke luar kota sampai tiga mobil pick up, walaupun sekarang suaminya  sudah tidak ada beliau masih menggeluti bisnis ini bersama anak-anaknya. 

Proses pembuatan masih tradisional pisang dikupas kemudian diserut langsung di goreng lalu di jemur  dan bisa tahan sampai 1 bulan, karena ibu Amanah  tidak memakai bahan pengawet, Alamat binaan UKM keripik pisang tepatnya ada Kp. Bayah 1 rt 03/05 Cikotok Hp 087805610242. Selain keripik pisang ada juga selai pisang dan keripik singkong yang harganya jauh lebih murah ketimbang membeli di Jakarta.

UKM Binaan Keripik Pisang

Seperti hadist Rosul “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain” begitu juga pedoman dari CSR Semen Merah Putih hadir untuk memberi manfaat bagi banyak orang, karena setiap kebaikan yang dilakukan pasti akan kembali kepada diri masing-masing, semoga PT. Cemindo Gemilang terus memberikan energi yang bermanfaat dan positif bagi seluruh penduduk kota Bayah.

Untuk perjalanan selanjutnya baca blog saya berikutnya kita akan jalan ke beberapa pantai sekaligus menyaksikan upacara adat Lebak yaitu “sereun taun” berupa penyerahan hasil panen yang akan ditempatkan di Leuit (lumbung).




26 comments:

  1. serunya kisah perjalananmu, Mbak. Ngomong-ngomong semen merupakan bahan utama untuk bangunan rumah tinggal ya. Semen yang bagus tentu yang tahan lama dan awet jadi rumah pun kokoh. Dan semen dari PT. Chemindo Gemilang ini emang udah terkenal bagus kualitasnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iy maba,,, hebat CSR semen merah putih pedulu dengan penduduk sekitar bayah

      Delete
  2. Waah senengnya diajak jalan-jalan ke pabrik semen. Jadi ngerti ya, bagiamana isi dalam pabrik dan apa saja kegiatannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. pengalaman berharga bangt mba,,, hebatnya semen merah putih berani membangun infrastruktur untuk kemudahan penduduk itu intiny

      Delete
  3. wah melihat langsung proses pembuatan semen ni keren. saya baru tau ini semen merah putih sepertinya tidak semua wilayah dijual ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. hanya sekitar Bayah dan k 6 lingkungan pabriknya

      Delete
  4. Pantesan bbp hari ga keliatan wara wiri event. Ga tahunya lagi jalan2. Penasaran cerita selanjutnyaaa. Tambahin link internal maaak

    ReplyDelete
  5. Keren banget pemandangannya Mak, kripik pisangnya bikin mupeng. Bawa dong kalau ketemuan. Aku kan suka banget kripik pisang apalagi yang manis

    ReplyDelete
    Replies
    1. keren mba nti kita barengnan ke sana ya,, kripik pisanya juga murah enak lagi

      Delete
  6. bisa tahu lebih banyak tentang semen nih..
    baru tahu juga kalau jenis semen ada banyak

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama... inipengalaman pertama ke pabrik semen,, prosesnya benar teliti sebelum dipasarkan

      Delete
  7. Ohh yang di Bayah itu pabriknya Semen Merah Putih! Aku tahu banget itu lokasinya. Soalnya dulu suka wisata ke sana. Wahhhh bahagia sekali kalau jalanan itu jadi bagus. Nyusurin pantai selatan Banten enggak pake loncat-loncat lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba.. pabriknya megah banget,

      Delete
  8. Semwn bahan penting untuk membangun rumah. Dulu waktu SMP, saya juga pernah mbak diajak melihat Pabrik PT. Semen Padang. Di jelaskan juga proses pembuatannya.

    ReplyDelete
  9. Mbak...kalau ketemu wajib cerita tentang ini. Aku tuh ingin ke museum Multatuli. Ternyata dekat ya dari stasiun, apa bisa jalan kaki aja? Transportasi umum di sana gimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada cuma 4 rb naik angkot bilang aja ke alun2 rangkas bitung timur

      Delete
  10. Di daerah saya blm melihat semen merah putih ya. Btw kegiatannyanya keren mbak. Bisa diajak jalan2 ke bitung plus pemandanganya uapik

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang hanya untuk Bauah dan sekitarnya mba juga k 6 daerah pabrik lainnya,, iya tambah pengalaman dan wawasan bagaimana mengolh semen

      Delete
  11. Ternyata museum Multatuli itu sebelumnya blm dibuka utk umum to? Aku nanya di IG-nya gak dijawab sama adminnya.
    Ternyata area2 sana to pabrik semen ini?
    Pernah sekali ke rangkas pas mau ke Badui...

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang belum resmi nanti bulan november batu buka yuks kita kesana gk haun dr stasiun rangkas bitung

      Delete
  12. Produk dalam negeri memang yang harus kita kedepankan. Selain ikut memajukan negara juga memperkuat perekonomian rakyat

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener te... mudah2an semen merah putih bisa mendunia ya.. soalnya keren banget misi dan visi, berani mengeluarkan biaya besar untuk infrastuktur itu blum ada kyknya di Indonesia

      Delete
  13. Aku pernah mau ke Sawarna bareng keluarga tapi karena cuaca nggak memungkinkan cuma sampai Bagedur aja huhu padahal Sawarna bagus banget yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. bagus banget mba pantainya masih bersih

      Delete
  14. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, nanti insyaAllah saya akan balik meninggalkan jejak,,, salam persahabatan selalu,