Sunday, 17 September 2017

Bersama Sinarmas MSIG Life, Yuk Atur Uangmu!



Dalam hal mengatur uang tentunya diperlukan bukan ilmu manajemen keuangan semata tapi diperlukan ilmu emosi, karena uang biasanya berhubungan dengan pendapatan seseorang  identik juga dengan gaya hidup semakin besar penghasilan maka tuntutan gaya hidup pasti berubah, mau tidak mau pasti ikut terpangaruh. Apalagi dengan kata mumpung usia masih muda nikmatilah hidup. Kapan lagi kita menikmati gaji sendiri kalau tidak sekarang?. Pasti sering mendengan istilah seperti itu. Padahal mengatur uang bukan lah menunggu usia tua, atau nanti saja, tapi dalam mengatur harus dimulai dari awal bahkan sedini mungkin. Disitulah diperlukan ilmu emosi yang menahan diri dari kebutuhan-kebutuhan yang sebenarnya hanya lebih mementingkan rasa ingin bukan kebutuhan yang sesungguhnya.

Karena gaya hidup mengatur uang sejak usia muda adalah harusnya menjadi nilai ukur untuk sesorang hidup serba terkonsep bukan dalam artian baku, terkonsep ini mencakup daya pikir, jika disadari sejak usia muda sudah terbiasa mengatur pendapatan maka kelak bukan tidak mungkin akan menuju istilahnya financial freedom. Yang menurut saya terbebas dari segala hutang apalagi cicilan. atau yang artinya ketika terbiasa mengatur uang. Maka kelak tidak ada lagi istilah besar pasak dari pada tiang, terlalu besar pengeluaran ketimbang pemasukan. Yuk, atur uangmu, lebih bijak terhadap diri sendiri, atau jangan sampai kita berada dilingkaran kelas menengah yang terjebak dengan putaran cicilan yang tidak pernah terputus. Lunas satu barang ada merk keluaran terbaru kredit lagi begitu terus menerus.

Sebenar hal-hal yang harus dihindari adalah
  • Kebiasaan buruk berupa lapar mata ini bukan terjadi dialami hanya kaum perempuan saja tetapi laki-lakipun bisa terkena yaitu kesulitan membedakan hal yang diinginkan dan yang dibutuhkan,
  • Gaya hidup/high lifestyle ketika kita mendapatkan gaji  kita selalu menetapkan standar kebutuhan hidup yang terlau tinggi, padahal dengan gaya hidup sederhana tidak melulu mengikuti emosi keinginan pasti bisa mencukupi.
  •  Mempunyai kartu kredit artinya terbiasa menggunakan kartu kredit untuk memenuhi standar gaya hidup yang berlebihan, mengangap mempunyai hutang adalah  sebagai penghasil tambahan padahal itu sebenarnya beban.
  •  Dari ketiga itu kalau kita memaksakan diri kita termasuk golongan “miskin yang sombong” (tampak sehat, tapi kenyataannya sakit)


Aakar Abyasa Fidzuno {jangan samapi keta terjebak di meiddle income trap)

Lalu bagaimana caranya? :

Ketika pertama kali mendapatkan gaji/ pendapatan perbulan selalu paksakan untuk mempostkan uang ke post-post yang sudah kita buat sendiri, awalnya mungkin terpaksa tapi lama-kelamaan paksaan itu akan berubah menjadi kebiasaan yang baik.
  • 15% dari pendapatan idealnya disisihkan untuk tabungan.
  • 20% untuk investasi, jenis dari investasi ini bisa berupa {deposito, emas, saham atau reksadana.}
  • 10% sisihkan untuk dana yang tidak terduga
  • 10% sisihkan untuk membayar premi asuransi.
  • Sisanya atur kebutuhan bulanan, sehari-hari { memberi orang tua, sedekah dan lain-lain}

Asuransi bukan sekedar mengikuti trend tetapi sifat dari asuransi sebenarnya seperti payung. yaitu asuransi berguna untuk memindahkan risiko dan menghindarkan dari kebangkrutan. Artinya menjaga jika sesuatu terjadi, menjadikan rasa kita menjadi aman, lalu asuransi seperti apa dan perusahaan jasa asuransi yang harus kita pilih.
Sebelum membicarakan perusahaan asuransi yang di maksud sebenarnya apa sih manfaat dari kita mengikuti asuransi :

Manfaat asuransi dapat disimpulkan seperti :
  1. Menghadirkan Rasa Aman risiko tentu menimbulkan kekhawatiran yang tidak pernah selesai. Jika sudah demikian, bukan tidak mungkin hari-hari akan penuh kecemasan akan sesuatu masalah yang tidak pasti. Asuransi memberikan rasa aman untuk menghadapi  semua itu sehingga kita dapat lebih berkonsentrasi dalam beraktivitas dan mengembangkan diri.
  2. Meminimkan risiko kerugian. Asuransi daapat membuat potensi kerugian yang kita alami dari risiko tertentu menjadi seminimal mungkin.
  3. Memberi Kepastian dari risiko yang bersifat tidak pasti, dapat memperoleh kepastian dari asuransi. Artinya, kita sudah dapat memperkirakan biaya atau akibat finansial dari risiko yang bisa muncul kapan saja dengan nilai yang relatif pasti  Investasi ada jenis tertentu, terdapat fasilitas asuransi yang memiliki nilai tunai jika tidak terpakai atau tidak ada pengajuan klaim, ada asuransi yang digabungkan dengan investasi
Karena Begitu banyak jenis perusahaan asuransi yang bermunculan, tetapi hendaknya kita bisa memelilih perusahaan jasa asuransi yang telah berkompeten di bidangnya. sebut saja seperti asuransi Sinarmas MSIG Life yang telah beroperasi dari tanggal 14 April 1985,
ilustri ala saya

Sinarmas MSIG Life adalah anak perusahaan PT Sinar Mas Multiartha Tbk  satu dari enam pilar bisnis Sinar Mas yang menyediakan layanan finansial yang terpadu dan menyeluruh, meliputi perbankan, asuransi, pembiayaan, pasar modal, manajemen aset, jasa administrasi saham, keamanan, perdagangan serta industri dan teknologi informasi. PT Sinar Mas Multiartha Tbk juga merupakan perusahaan induk bagi Bank Sinarmas, Asuransi Sinar Mas, Sinarmas Sekuritas and Sinar Mas Multifinance.
Brand SMiLe (Sinarmas MSIG Life) diperkenalkan kepada masyarakat luas pada tahun 2013 untuk meningkatkan corporate brand awareness. Upaya penguatan brand SMiLe yang dilakukan sejak tahun 2014 hingga tahun 2015 melalui berbagai media platform, khususnya media sosial, mendapat pengakuan dari majalah Infobank. Sinarmas MSIG Life dinobatkan oleh Infobank sebagai Digital Brand of the Year 2015 Terbaik Ke-3 untuk kategori Asuransi Jiwa pada bulan Maret 2015. Sementara itu, Majalah Investor mendaulat Unit Bisnis Syariah Sinarmas MSIG Life sebagai Asuransi Jiwa Syariah Terbaik untuk Aset di atas Rp 200 Miliar pada Best Syariah 2015 di bulan Agustus 2015.
Dari keterangan diatas kita sudah bisa menarik kesimpulan betapa pentingnya mengatur uang sejak dini dan mengikutkan diri untuk juga berasuransi bukan menunggu sakit baru ikut asuransi. Karena biasanya asuransi tidak mengcover biaya kalau kita sudah jatuh sakit. Sudah banyak yang terjadi seperti public figure yang kita kenal begitu sakit parah menjual semua yang dimiliki demi menutupi biaya rumah sakit.

Dan dalam 5 tahun ini saya dan keluarga sudah menikmati hidup tanpa cicilan, ketika bertekad untuk menghindari cicilan, ada saja jalan keluarnya yang bisa didapatkan rumah yang kami tempati kami beli dengan hasil tabungan tunai itu lima tahun yang lalu di daerah sawangan dan kendaraan walaupun tahunnya sudah silam, tetapi karena perawatan yang baik dan sehat bisa membawa keluarga kecil kami untuk bersilaturahmi. Tidak ada yang tidak mungkin jika memang berkeinginan bijak terhadap diri sendiri dan  bijak finansial dengan mengatur uang dan menahan diri untuk tidak memaksakan keinginan yang bukan kebutuhan hal itu pasti dapat terjadi.
Mulai detik ini yuk, atur uangmu, bijak terhadap diri sendiri dan keadaan keuangan, jangan terjebak dalam lingkaran kehidupan yang tampak sehat tapi ternyata sakit karena harus terus menerus menyicil yang lebih dari pendapatan {middle income trap} karena sehatnya keuangan dalam sebuah keluarga itu paling tidak hanya ada satu cicilan setiap bulannya
.
Sumber Sejarah sinarmas MSIGLife www.sinarmassmsiglife.co.id








28 comments:

  1. Aku masih ada cicilan nih tiap bulannya, semoga segera kelar dan bebas dari cicilan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin hayuh mba mdh2an bs cpt Luas dn terbebas Dr cicilan Dan jangan nyicil lg y��

      Delete
  2. Bismillah semoga bisa ngatur keuangan jadi sehat. Sejauh ini cukup aja terus alhamdulillah, tp belum bisa nabung. Hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pelan2 mba sedikit gk pa2 buat tabungan InsyaAllah bisa,, itu hrs d paksain

      Delete
  3. Semoga bisa konsisten untuk mengatur finansial keluarga kita dengan bijak ya Mbaa..

    ReplyDelete
  4. Baru tercerahkan pikiranku cara ngatur keuangan lewat tulisan ini nih mbak... Duuuhhh semoga aku bisa konsisten mengatur keuangan keluarga ya mbak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mba ,,, yakin deh awal2 nikah jg Aku gitu tp buat ms span anak ya harus

      Delete
  5. Dari dulu pengen ngatur uang gitu biar jelas pengeluarannya dan gak boros. Tapi sampai sekarang gak juga terealisasikan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha bisa mba mesti boat dulu d catat lama2 terbiasa

      Delete
  6. Aku pernah terjebak 2 kartu kredit, uang habis bayar cicilan. Memang seharusnya kita hidup investasi atau menabung ya, bukan bayar hutang terus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iy bnr mba ivy gk nahan klo punya kartu kredit punyaku udah d gunting

      Delete
  7. Memang kodratnya wanita suka belanja, klo ga bisa ngerem bisa kebablasan, Makanya klo datang ke acara seperti ini, bisa mengingatkan kita untuk bijak mengatur keuangan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mba hanni bukan hanya perempuan ah laki2 juga kadang suka tanpa sepengetahuan kita LG dh gitu yg d beli mihil2

      Delete
  8. hebat udah gak nyicil hehe, aku akan ikut semua tips mu mak, makasih ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mamak uli pasti bisa asalkan jgn ngiler Sama barang baruuu

      Delete
  9. Ternyata mengatur keuangan sejak dini bnyk manfaat ny y selain jd biasa menabung jd bisa mbeli tanpa d cicil

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mba hrs dipaksakan awalny lama klamaan terbiasa

      Delete
  10. Kadang yg kecil kecil gak Di hitung akhirnya jadi pengeluaran Yang besar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Justru itu harus Ada post2ny mba biar teratur jd gk kbabalasan

      Delete
  11. Alhamdulillah...
    Ternyata kami termasuk bagian keluarga yang sehat nih...

    ReplyDelete
  12. Asuransi sangat penting apalagi sudah berkeluarga. Sekarang ini berbagai macam timbul penyakit. Asuransi menjadi payungnya.

    ReplyDelete
  13. Tapi biasanya laki2 tu lapar mata krn pengaruh pasangannya jg sih hehe.
    Emang kudu nyadar betul sama pendapatan sendiri ya, supaya pengeluaran gk membengkak.
    TFS

    ReplyDelete
  14. Aku sekarang jg udah mau niatkan untuk atur keuangan, dan berusaha meninggalkan cicilan2. Hehehe.... Tp Alhamdulillah skrng keuangan sudah agak stabil. Semoga kedepannya bisa semakin stabil jd bisa menyisihkan buat nabung.

    ReplyDelete
  15. Gaya hidup ini lhoo yang nampaknya hidup bahagia tapi dibaliknya banyak utang. Amit amit jangan begini

    ReplyDelete
  16. golongan miskin yang sombong hehhee bener mba gaya hidup emang bikin orang keblinger halalin apapun y mba padahal uangnya ga sehat :p

    ReplyDelete
  17. Setuju banget, membiasakan diri sejak sekarang, akan membantu kita supaya bisa bebas finansial di usia yg belum terlalu tua. Terima kasih sharingnya mba, bermanfaat sekali!

    ReplyDelete
  18. maksud saya diatas membiasakan diri menabung sejak sekarang,, wkakak

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, nanti insyaAllah saya akan balik meninggalkan jejak,,, salam persahabatan selalu,