Monday, 25 September 2017

"Pre-Lounching Smart Schools Online Kick off" Aku Netizen Unggul




Perkembangan teknologi telah membawa banyak perubahan, dari mengirim surat yang dulu baru sampai dua atau tiga hari sekarang dalam hitungan menit bahkan detik surat sudah di tarima lengkap dengan gambar/foto melalui aplikasi SMS, WhatsApp, Email dan lain-lain, dan mencari sesuatu tinggal mengetik kata kunci {keyword} di mesin pencari tidak perlu waktu lama data yang dibutuhkan langsung ada.

Dan itu semua berkat media sosial internet, tapi dibalik nilai positif dan kemudahan semuanya ternyata media sosial juga rawan terhadap kejahatan yang justru kebanyakan korbannya adalah anak-anak dari usia 10 – 18tahun, bahkan ada sebagian dari usia lebih dari 18 tahun pernah mengalami kejadian yang tidak mengenakkan. Nah,, bagaimana mengatasinya agar kita semua bisa mendapatkan lebih banyak yang positifnya ketimbang yang negatifnya. Melalui  Pilot Project untuk mengadakan  pengembangan kapasitas literasi digital “Smart Schools Online (SSO)” mengajak para orang tua serta siswa didik untuk berkampanye melalui program “Aku Netizen Unggul”.

Salah satunya di Jakarta acara Car Free day pada tanggal 24 september 2017 yang dihadiri oleh perwakilan anak-anak SMA dari 4 wilayah kota wilayah Jakarta yang didampingi guru masing-masing, program  “Aku Netizen Unggul" ini didukung penuh oleh, Google, SEJIWA, ICT Watch, Ecpat Indonesia, Direktur Bindekel (Pembinaan Pendidikan Keluarga), Kemdikbud, Kemkinfo, KPAI dan semua provider seluler di Indonesia turut membantu program ini. Selain di jakarta acara ini serempak dilakukan di beberapa wilayah daerah di Indonesia.

peluncuran aku netizen unggul (SSO) diwakili olen pendukung acara

Intinya dari perwakilan pendukung acara yang datang mengatakan  sebagai orang tua harus berperan aktif menghadapi zaman yang sudah serba digital ini, kita sebagai orangtua  tidak mungkin bisa mencegah anak-anak mengggunakan aplikasi apapun yang ada di media sosial tetapi kita bisa membantu memberikan informasi mana aplikasi yang membawa pengaruh positif atau negative ke anak-anak. Kuncinya tetap komunikasi, dan menjadi teman mereka. dan untuk anak-anak muda bisa lebih cerdas dalam menggunakan media sosial jauhi konten negatif gunakan  sebagai bahan education, learning jika sebagai hiburan tentunya hiburan yang positif.

Acara dimeriahkan live musik,  lomba mewarnai, permainan ular tangga raksasa, dan game-game seru yang berhadiah. Tentunya program ini tidak terjadi hanya sampai hari ini, kita semua harus tetap terus mendukung program SSO, jika ada konten negatif segera laporkan, blokir dan jika ada berita hoax, jangan ikut turut serta menyebarkan tanpa mencari  bukti kebenaran sumber berita, merupakan tanggung jawab kita semua yang menggunakan media sosail harus bijak terhadap diri sendiri, saring dulu sebelum sharing, think before you post it, dan tentunya untuk anak-anak muda menjadikan mereka generasi “Netizen Unggul”

perwakilan beberapa anak SMA mengikutiacara SSO
Ada tips yang bisa disimpulkan untuk kita sebagai orang tua menjaga anak-anak tetap aman, cerdas dalam menggunakan media sosial, walaupun kita sadari mereka lebih fasih dalam menggunakan semua aplikasi yang ada.

  1. Masuklah ke dunia online mereka, keterlibatan orang tua di kehidupan online anak-anak sangat penting kita bisa tahu siapa teman dan aktivitas apa yang lakukan di dunia online.
  2. Ajarkan mereka melindungin privasi artinya tidak harus secara mendetail memberikan data pribadi di media online ( alamat, no telpon dan nama seluruh anggota keluarga ).
  3. Buat aturan, kita tidak mungkin bisa mencegah meraka bermain internet tetapi kita bisa membatasi waktu berapa lama mereka menggunakannya.
  4. Jadilah sahabatnya, artinya bukan untuk memprotect tetapi lebih menjadi tempat teman ngobrol mereka.
  5. Kenali situs yang aman untuk usianya, kita bisa mencari atau menyediakan situs-situs yang aman dengan konten yang bervariasi seperti filim pendidikan, belajar music dan lain-lain
  6. Posisikan menaruh komputar atau laptop di center ruangan yang ada di dalam rumah sehingga kita bisa memonitor penggunaannya.
  7. Terakhir kita bisa menggunakan jasa bantuan ISP  yaitu layanan media internet, biasanya mereka memiiki parental control gratis yang bisa membatasi pengaksesan anak-anak ke situs-situs tertentu.

keb bersama Yossi Project Pop
Semoga kegiatan Smart Schools Online yang merupakan salah satu bagian dari “Peta Jalan Perlindungan Anak Indonesia di dunia Internet” terus berlanjut sampai akhir dan tujuan tercapai. Kegiatan ini memberikan lebih kesadaran untuk menggunakan media sosial bisa mengambil positifnya dan menjauhkan negatifnya, lebih bijak dalam bersosial media dan kita sebagai orang tua perlu mendukungnya.

19 comments:

  1. Menarik nih, literasi digital “Smart Schools Online (SSO)” mengajak para orang tua serta siswa didik untuk berkampanye melalui program “Aku Netizen Unggul”. Anak saya suka main tablet dan saya sellau mendampingi kalau lagi bermain

    ReplyDelete
    Replies
    1. yap tetep mas harus ada pengawasan langsung dari orang tua, setuju juga atas program SSo mdh2an terus berlanjut y

      Delete
  2. Jadi ingat nasihat teman yang anaknya sudah remaja, harus update media sosial apa pun yang lagi booming. Tujuannya ya biar bisa mantau anaknya.
    Namanya teknologi pasti ada positive dan negative-nya. Benar juga kita harus bisa memanfaatkan lebih banyak sisi postivenya. Terima kasih ya, Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba penting kita gk mungkin bisa mngekang anak tapi tindakan mengawasi langkah terbaik

      Delete
  3. Seru ya mbak kalau teknologi bisa dimanfaatkan dengan baik seperti ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iy mba bener banget ambil segi positifnya karena banyak kemudahan dan informasi yang di dapat

      Delete
  4. kids jaman now emang perlu pengawasab y mba dalam bermedia sosial dalam penggunaan internet intinya memang ortu mesti turut serta. bagus ini sso y mba memggrrakkan ortu untuk jd smart parent :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iy mba karena mengekang bukan jalan terbaik tapi mengawasi dan jadi teman onlinenya sbg pedamping

      Delete
  5. Semoga kegiatan semacam ini terus berlanjut ya mbak

    ReplyDelete
  6. Smart school online tentunya sangat bermanfaat terutama sekarang era digital dan tentunya harus dalam pengawasan juga bagi anak2

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba sbg orang tua memang harus terlibat dan melek digital juga

      Delete
  7. Senang nih makin banyak pengawasan kepada anak terkait dunia siber. Keterlibatan orangtua emang penting banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba mudhan2an program ini terus berlanjut gk samapi di sini aja,,, kita juga bisa bijak sosmed

      Delete
  8. Kereeen.. harusnya SSO ini lbh banyak dibagikan ilmunya pada ortu & anak2 sekolah. Kejahatan via internet sekarang banyak & bikin sereeem, ortu harus bener2 melek internet dan bisa membimbing anaknya agar ngga terjerumus. Dan aku kepikiran dong sekarang aja udah kayak gini, ntar jaman raya gede apakabaaar.. hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mba sandra skarang aja udah canggih apalagi nanti zama Raya besar butuh pengawasan lebih sepertinya

      Delete
  9. orangtua nggak boleh lengah ya mbak, kegiatan anak-anak menggunakan internet harus terus diawasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iy mba kalau perlu harus bener2 melek digital jangan samapi memberi fasilitas tapi tidak tahu manfaatnya

      Delete
  10. Wah jadi ingat ada mama murid yang bikin socmed justru friendlists-nya teman2 anak2nya. Foto dan share status pun lebih ke ttg keluarga untuk memancing teman2 si anak komen. Dan mamanya pun iya mesti update juga dengan perkembangan tekhnologi, biar nggak dibohongi anak2.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener miss she ortu yg gk boleh gaptek hrs bljar pokokny

      Delete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, nanti insyaAllah saya akan balik meninggalkan jejak,,, salam persahabatan selalu,