Friday, 8 September 2017

Test Calon Pegawai Negeri Sipil




Membicarakan tentang pegawai negeri teringat almarhum Bapak, beliau adalah orang pertama di desa kelahirannya yang masuk pegawai negeri,  merantau ke Jakarta setelah menikah membawa istrinya [Ibuku], semula niat Bapak hanya berdagang kemudian di tawari oleh seseorang untuk bekerja di sebuah Sekolah Dasar Negeri, hampir 20 tahun lebih jadi pegawai honorer kemudia baru diangkat menjadi pegawai negeri setelah mempunyai dua orang anak, hampir separuh dari usia Bapak bekerja di Sekolah Dasar Negeri dengan golongan terakhir 2A.

Waktu kecil saya sempat berpikir enaknya jadi pegawai negeri ,melihat bapak  berangkat pagi tetapi pukul 3 sore sudah ada di rumah, dapat  beras setiap bulannya walaupun beras itu banyak kutunya. Kemudian dapat jatah rumah. [bukan gratis, rumah sudah di tetapkan di daerah mana tinggal Bapak menyicil setiap bulannya].

Dan mungkin masuk pegawai negri mudah, pada jaman Bapak tidak ada test seperti sekarang, asal mau menjadi pegawai honorer terlebih dulu, dan kuat berapa lama baru ada pengangkatan, tapi  masih banyak  sampai sekarang seperti di pelosok-pelosok desa banyak guru-guru honorerpun belum di angkat menjadi pegawai negeri dan itu terjadi pada adik bungsu saya di Cirebon, awalnya bekerja di SMA Negri daerah Cirebon karena di tawari tetangga, selama 25 tahun menjadi pegawai honorer dan beberapa kali ikut test CPNS baru tahun kemarin dia bisa lulus. Bisa dibayangkang butuh waktu beberapa tahun kesabaran dan pada akhirnya baru bisa lulus.

Tapi lain halnya dengan kakak saya, begitu  lulus di sebuah Universitas Negeri Jakarta kemudian ikut test CPNS langsung di terima dan sekarang mengajar di sebuah SMP Negeri Jakarta. Sedangkan saya termasuk juga orang yang beberapa kali gagal ikut test CPNS, karena salahnya awalnya  hanya coba-coba kemudian pada akhirnya gagal padahal soalnya begitu mudah dan saya seperti bisalah lulus, dan saking penasarannya saya sampai mencoba dua kali. Tetapi   bersaing dengan ratusan CPNS lainnya mungkin saya harus mengibarkan bendera putih untuk menerima kenyataan bahwa saya gagal sebagai CPNS.

Dan sekarang banyak sekali orang-orang yang ingin menjadi Pegawai Negeri mungkin tergiur dengan fasilitas yang diberikan, ada uang pensiun, ada sertifikasi, bahkan gaji ke 13, dan gaji  per bulannya yang lebih memadai ketimbang jaman Bapak dulu yang hanya beberapa rupiah dan bisa di hitung jari. Dan tidak jarang test CPNS sebagai pilihan alternative untuk para perempuan karena yaitu bisa pulang cepat dan kalau bekerja sebagai guru atau pegawai Sekolah ketika libur maka gurupun akan libur sama halnya dengan anak-anak murid hanya beberapa kali masuk untuk piket.

Sebagaimana rekan saya mba Ayya yang bercerita di blog #kebbloggingcollab ikut test CPNS karena awalnya diusulkan oleh Bapaknya. Karena mungkin  melihat kenyamanan jika putrinya menjadi pegawai negeri.

Tapi itu semua kembali ke diri kita sendiri menuruti kehendak orang tua memanglah kewajiban tetapi apabila gagal bukanlah hal yang harus membuat terpukul, kembali ke masalah rezeki dan yang di atas Dialah yang Maha Tahu yang terbaik untuk kita, yang penting kita sudah berusaha. tidak menjadi pegawai negeripun pasti ada hikmahnya walaupun itu datangnya terlambat. 








8 comments:

  1. masih banyak yg ingin menjadi pegawai negeri karena fasilitas yg diberikan. tapi tesnya itu lhoo... (mojok di kamar)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kmrn soalny gampang2 kok annafi Aku heran juga kok gk Lulus haha

      Delete
  2. Salah satu alasan kenapa ortuku pengen ada anaknya yg jadi PNS, ya itu karena gaji dan tunjangannya hehe. Tapi sayangnya aku malah ga minat 🙈

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha sebenarnya minat gk minat Aku mba,,. Hiks fifty2lah waktu ikut test kmrn eh gk Lulus nasib

      Delete
  3. bapakku n kakaku PnS sementara aku cmn pegawai biasa duh uda bosen terus2an disuru jd pns pdhl dr lulus sampe thn 2014 aku ikut mulu tesnya cmn gagal maning wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama kita,, teh,, padahal soalny gampang2 bngt y tp memang bukan rezkiny jg pns kumahanya?

      Delete
  4. Kalau jaman dulu kayaknya gampang ya mba... Bahkan katanya bisa gantiin orang tua yg pensiun


    Pernah sekali sih ikut CPNS... PNS sekarang banyak tunjangan katanya makanya berebutan...he2

    ReplyDelete
  5. Saya sempat dengar, pengangkatan cpns dahulu memang tdk sesulit sekarang
    Kian banyak peminat bisa jd karena fasilitas yang makin menggiurkan dan kabarnya mensejahterakan

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, nanti insyaAllah saya akan balik meninggalkan jejak,,, salam persahabatan selalu,