Langkah Sederhana Mitigasi Perubahan Iklim

Langkah Sederhana Mitigasi Perubahan Iklim dengan Gaya Hidup Ramah Lingkungan
Seperti yang kita ketahui nih akhir-akhir suhu sangat panas ya, bahkan malam hari saja kita sering merasakan kegerahan, ternyata bumi semakin panas salah satunya semakin banyak gas rumah kaca di atmosfer bumi. 

Gas rumah kaca seperti karbon dioksida dan metana, membuat panas dari matahari terperangkap di bumi. Keberadaan gas rumah kaca di atmosfer bumi sebenarnya dibutuhkan. Gas rumah kaca membantu bumi cukup hangat untuk ditinggali manusia dan makhluk hidup lainnya. Namun jika terlalu banyak, maka bumi akan terlalu panas.

langkah-sederhana-mitigasi-perubahan-iklim


Apa akibat bumi semakin panas? Angka kenaikan suhu tampaknya memang kecil. Namun pengaruhnya luar biasa bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Kenaikan suhu ini mendorong perubahan iklim. Iklim dan cuaca menjadi tak menentu.

Bencana alam menjadi lebih sering terjadi. Contohnya panas ekstrem, kekeringan, badai, dan banjir yang sekarang melanda. Dan parahnya nih bagi alam, pemanasan global menyebabkan es di Kutub Utara dan Kutub Selatan mencair. Es yang mencair itu menyebabkan air di laut semakin banyak. Akibatnya, air laut naik dan daratan semakin berkurang.

Tentunya hal ini harus kita bersama cegah, paling tidak kita bisa mengurangi agar cuaca tidak terlalu ekstrim. Nah pada acara Idea Fest 2022 di Jakarta Conversation Center tanggal 26 November 2022

Sebagai bagian dari partisipasi Danone AQUA mengajak mengupas lebih dalam bagaimana transformasi gaya hidup yang ramah lingkungan memiliki peranan penting dalam memerangi perubahan iklim dan bagaimana inovasi kemasan AQUA LIFE hadir sebagai salah satu perwujudan komitmen perusahaan memitigasi perubahan iklim yang pada akhirnya dapat mencapai karbon netral pada tahun 2050.

langkah-mitigasi-perubahan-iklim
Mc, Ibu Ratih, Bimo, Dion Wiyoko

Bertransformasi ke gaya hidup yang lebih ramah lingkungan menjadi sebuah keharusan untuk diimplementasikan oleh semua pihak, baik dari Pemerintah, sektor usaha dan industri, maupun masyarakat sebagai individu, dengan tema diskusinya yaitu Net Zero Hero hadir beberapa pembicara yaitu
  • Dion Wiyoko, Aktor dan peminat gaya hidup ramah lingkungan
  • Agung Bimo Listyanu, CEO Carbon Ethics
  • Ratih Anggraeni, Head of Climate and Water Stewardship Danone Indonesia
Perubahan Iklim Menjadi Isu yang Sangat Mengkhawatirkan

Fakta yang ada di lapangan tentang mitigasi perubahan iklim saat ini masih jauh dari komitmen yang disepakati. Sebagai contoh, setiap menit kita telah kehilangan area hutan seluas 10 lapangan sepak bola, padahal hutan memegang peranan penting dalam menyerap kembali emisi karbon dari atmosfer. Di tingkat masyarakat keinginan untuk hidup yang serba praktis juga meningkatkan konsumsi energi, penggunaan bahan bakar fosil dan penggunaan kemasan plastik sekali pakai.

Kata Bimo “Peningkatan tambahan 0,5 °C ke target pemanasan 2 °C menyebabkan lebih dari 15% area daratan global terpapar tingkat tekanan panas yang mempengaruhi kesehatan manusia. Peningkatan paparan terhadap ancaman kesehatan, kebakaran hutan, tekanan panas tanaman dapat dihindari dengan membatasi pemanasan global hingga 1,5 °C, bukannya 2 °C. ”

langkah-sederhana-mitigasi-perubahan-iklim
Dion Wiyoko dan Agun Bimo L

Walaupun berbagai komitmen telah disepakati, diantaranya melalui Conference of Parties (COP) 21 di Paris yang berambisi menekan emisi karbon serendah-rendahnya sehingga tingkat pemanasan global tidak lebih dari 1,5 derajat Celcius, namun sejauh ini komitmen yang disepakati oleh COP masih belum dapat mencapai target.

“Emisi karbon yang dihasilkan dari kehidupan manusia yaitu dari sektor produksi, konsumsi, dan transportasi perlu dikelola dengan usaha kita semua untuk terus menguranginya. Menjalani gaya hidup ramah lingkungan dapat menjadi langkah konkret untuk menekan jejak karbon yang kita ciptakan karena dapat secara langsung mengurangi konsumsi energi.”

“Kami di Carbon Ethics selalu menempatkan diri sebagai mitra yang tepat bagi sektor bisnis maupun individu yang ingin memberikan kontribusi yang nyata terhadap perubahan iklim dan usaha-usaha mereka untuk melakukan konservasi iklim”.

Upaya Danone AQUA untuk Mitigasi Perubahan Iklim

Danone sebagai bagian dari pelaku usaha dan juga produsen terus berkomitmen untuk memerangi perubahan iklim dengan mengurangi jejak karbon di sepanjang rantai pasoknya serta meminimalisir pelepasan karbon ke udara dengan berbagai upaya kolaboratif demi mencapai ambisi Net Zero yang sudah menjadi komitmen global.

Dalam hal perlindungan sumber daya air, Danone AQUA telah melakukan berbagai inisiatif untuk tetap menjaga kualitas dan kuantitasnya. Hingga tahun ini, tercatat Danone AQUA telah menanam lebih dari 2,5 juta pohon, membangun lebih dari 1.300 sumur resapan, membangun lebih dari 57.000 biopori, serta membangun fasilitas panen hujan.

Ibu Ratih mengatakan, “Danone AQUA telah menjalankan berbagai inisiatif pengurangan jejak karbon melalui efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, optimalisasi distribusi produk, inovasi kemasan, serta meningkatkan kemampuan tanah untuk menyerap lebih banyak karbon dengan konservasi lahan dan pertanian regeneratif; sehingga dapat menjadi perusahaan dengan Net Zero Emission atau Emisi Nol di seluruh rantai pasoknya pada tahun 2050, sebagai upaya mitigasi perubahan iklim dan membangun bisnis yang berkelanjutan."

Juga melalui AQUA Life, Danone Indonesia telah meminimalisir emisi karbon di setiap tahap siklus hidup botol kemasan. Mulai dari bahan baku produksi yang menggunakan 100% plastik daur ulang, penggunaan energi terbarukan pada proses produksinya hingga upaya offsetting untuk mengimbangi emisi yang tersisa.

"Sebagai pengejawantahan komitmen Danone AQUA untuk mencapai Net Zero, AQUA Life telah menjadi minuman pertama bersertifikasi Carbon Neutral di Indonesia”.

langkah-sederhana-mitigasi-perubahan-iklim


“Hal ini mengacu pada standar internasional PAS 2060 oleh Carbon Trust, sehingga diharapkan tidak berkontribusi pada penambahan gas rumah kaca di atmosfer. Melalui produk ini, kami bersama-sama konsumen dapat ikut serta dalam mitigasi perubahan iklim yang dampaknya kini semakin dirasakan”

Dan Danone AQUA juga menjadi yang pertama memperkenalkan air minum dalam kemasan Galon yang dapat digunakan kembali dan didaur ulang, dan karena hal itu saat ini 70% bisnis Danone-AQUA sudah sepenuhnya sirkular. 

Lebih lanjut, Danone-AQUA mempelopori program daur ulang pertama yang disebut "AQUA Peduli" sebagai langkah awal menuju model pengemasan yang lebih sirkular. Saat ini, Danone-AQUA dapat mengumpulkan 12.000 ton plastik setiap tahunnya melalui 6 Recycling Business Unit di Bali, Lombok, Bandung dan Tangerang Selatan.

Tips Sederhana Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Sedangkan Dion Wiyoko memberikan perspektifnya terhadap dampak perubahan iklim. “Dampak perubahan iklim yang menurut saya paling terasa sekarang adalah cuaca yang semakin tidak menentu, kenaikan suhu udara yang terasa semakin panas, dan dari tahun ke tahun bencana alam seperti banjir makin meluas di berbagai daerah, dan tentu berpengaruh juga ke ketersediaan stok pangan.

Hal ini terjadi tentu saja karena jejak karbon yang ditinggalkan oleh manusia semakin tinggi, dan dampak-dampak yang terjadi ini merupakan konsekuensi yang harus kita hadapi. Apabila kita tidak segera mengambil langkah konkret, efek dari perubahan iklim ini akan kita rasakan hari ini bukan esok.”

langkah-sederhana-mitigasi-perubahan-iklim

Dion juga memberikan beberapa Tips Sederhana untuk Menerapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan!
  • Kurangi pemakaian kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum,
  • Gunakan kemasan galon guna ulang yang lebih rendah jejak karbon saat di rumah,
  • Memilah sampah yang dibuang, terutama sampah kemasan plastik yang bisa dibawa ke tempat daur ulang sehingga dapat digunakan kembali.
Dan juga sagat mengapresiasi inovasi dan berbagai langkah yang dilakukan oleh beberapa perusahaan maupun brand untuk meminimalkan jejak karbon sebagai suatu langkah maju.

Sebagai contoh, hal yang sangat baik telah dilakukan oleh Danone AQUA, dalam hal ini melakukan inovasi produk dengan memperkenalkan AQUA Life yang telah bersertifikat karbon netral dan dapat menjadi solusi gaya hidup ramah lingkungan.

langkah-sederhana-mitigasi-perubahan-iklim

“Kita semua pun dapat menjadi Net Zero Hero, dengan adanya lebih banyak lagi komunitas, maupun kita sendiri yang mempraktekkan gaya hidup ramah lingkungan untuk keberlangsungan kehidupan manusia kini dan di masa mendatang.”

Nah teman semua yuks kita bisa melakukan dengan menjalani gaya hidup ramah lingkungan, mulai sekarang demi keberlangsungan bumi tercinta ini. Langkah sederhana mitigasi perubahan iklim ini BISA kita lakukan.

utieadnu

14 comments

  1. Kebiasaan baik dalam keseharian seperti menggunakan transportasi umum, memilah sampah plastik, dan juga menggunakan tumbler air minum sangat membantu kondisi bumi ke depannya ya mba.
    Semoga edukasi dari Danone ini tersebar ke masyarakat luas.

    ReplyDelete
  2. Yup..bener..Kita semua bisa jadi pahlawan untuk mengatasi perubahan iklim. Dimulai dari diri sendiri, dari hal yang sederhana di sekitar kita. Kalau masing-masing mulai bergerak, melakukan perubahan kecil, Insya Allah akan berdampak besar.

    ReplyDelete
  3. Keren sekali langkah Danone untuk ikut andil dalam isu perubahan iklim.

    Program Danone dari dulu yg sy tahu emang sangat konsen ke pekestarian lingkungan. Kadang direlatekan dg produk2 mereka. Keren sih, bisnis gk soal untung rugi tapi harus tetap bersahabat dg alam.

    ReplyDelete
  4. Pemakaian sesuatu yang lebih ramah lingkungan ini gak bisa deh kalau sendirian aja, memang harus semua pihak terlibat. Karena memang sudah mengkhawatirkan iklim bumi kita ini panasnya

    ReplyDelete
  5. Benar sekali, Mbak. udara sekarang sangat panas, termasuk malam hari. Saya kadang tidak bisa tidur karena berkeringat terus/ Kemudian karena cuaca tidak menentu, sekarang panas terik tidak lama hujan deras, membuat kita rentan sakit.
    Makanya harus ada gerakan masyarat agar bumi tidak semakin merana. Terpenting dari diri sendiri. Misalnya Mengurangi naik kendaraan pribadi, juga mengurangi sampah plastik.

    ReplyDelete
  6. Meski sudah terasa akibat-akibatnya, tapi pada praktiknya masih banyak yang nggak peduli :( Membiasakan keluarga sendiri untuk memilah sampah pun butuh perjuangan. Tapi, yuklah terus berjuang.

    ReplyDelete
  7. Saya selalu suka dengan event-eventnya DANONE. Mereka ini sangat kreatif dan punya visi kedepan yang mumpuni. Mulai dari urusan kesehatan, gizi, mengenalkan kualitas produk hingga terlibat dalam keterbelangsungan kelestarian lingkungan. Narasumber yang dihadirkan juga gak kaleng-kaleng. Semuanya adalah mereka yang ahli di dalam topik yang sedang dibahas, baik yang datang dari sisi akademis, praktisi, ataupun mereka yang turut terlibat secara aktif dalam isu yang sedang dibahas.

    ReplyDelete
  8. Paliing mendukung penggunaan trasnportasi umum, nih. Bukan karna saya ngga punya kendaraan. Tapi karena semakin banyak kendaraan, macetnya makin terasa, duhh. Stress deh kalo udah macet.
    Jadi punya ide bagaimana kalo kendaraan umum dikasi jalur khusus bebas macet ya, biar orang pada minat, hehee

    ReplyDelete
  9. Yuk bisa yuk, dengan partisipasi semua pihak untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, insyaallah target mencapai karbon netral di 2050 bisa tercapai

    ReplyDelete
  10. Aaaaaaak, bisa ketemu Dion Wiyoko. Baru aja kelar nonton seriesnya di Disney Hotstar. Hehehe.

    Kayaknya kita gagal untuk menahan laju pemanasan global 1,5 derajat maksimal 2030. Wong data NASA saja terakhir sudah menunjukkan peningkatan suhu bumi di 1.05 derajat celsius tahun ini. Gak perlu nunggu 2030 kayaknya udah dapat 1,5. Dan kalau sampai naiknya 2 derajat celsius, masyaallah itu bencana besar untuk kita. Es kutub utara mencair, air permukaan laut naik 10 meter. Kebayang Jakarta kayak apa nanti.

    ReplyDelete
  11. Ancaman perubahan iklim ini semakin nyata adanya ya mbak
    Kita harus melakukan upaya mitigasi iklim bersama-sama
    Demi menjaga kelestarian bumi yang kita cintai ini

    ReplyDelete
  12. Langkah sederhana tapi dampaknya luarrr biasa.
    Keren bgt nih mba.
    Inspirasi buat kita semua

    ReplyDelete
  13. Aku selalu inget kalau Danone ini salah satu pelopor minuman dalam kemasan plastik yang ramah lingkungan. Gak heran kalau inovasinya terkait lingkungan terus dilakukan dan semoga usaha dari sebuah perusahaan besar bisa semakin memacu perusahaan lain untuk ikut memiliki program yang baik untuk jaga kelestarian alam.

    ReplyDelete
  14. Benar sekali kak, akhir-akhir ini cuaca panasnya... Rupanya ini adalah ancaman perubahan iklim ya kak. Terlebih di balikpapan gini terasa banget lho kak

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, Jangan tinggalkan Link URL BlogPost ya,,, makasih­čÖĆ