Friday, 18 September 2020

Tips Kenali Kosmetik yang Mengandung Merkuri

Tips Kenali Kosmetik yang Mengandung Merkuri
Hai,,, semua menjadi cantik adalah dambaan setiap perempuan tentunya. Mulai dari merawat wajah, tubuh hingga kulit dan rambut. Sebenarnya kunci seorang permpuan terlihat lebih cantik dan menarik ialah kesehatan. Karena kecantikan dan kesehatan saling berkaitan erat. Tubuh yang sehat tentu akan memancarkan aura positif tersendiri. Menjaga kesehatan setara dengan menjaga kecantikan oleh karena itu biasakan hidup sehat untuk kecantikan. 

Nah ketika kita sudah melakukan hidup sehat tentunya ada hal-hal yang perlu dilakukan dalam merawat wajah yaitu skin care/ kosmetik yang tepat dan aman. Tapi nyatanya seringkali, bahkan saya awalnya beranggapan bahwa cantik itu harus putih. Pernah mempunyai pengalaman membeli krim pemutih merk A, yang dijual di toko online kosmetik, karena tergiur melihat wajah teman yang tiba-tiba menjadi putih dan glowing dalam waktu hanya 7 hari. Dan ternyata tidak cocok di saya,  kulit wajah bukannya putih malah timbul ruam-ruam merah,, hiks kapok…
 
Harga krimnya murah tetapi ongkos dokternya jadi beberapa kalilipat. Nah mungkin diluar sana masih banyak nih perempuan atau bisa juga kaum pria yang masih menggunakan krim abal-abal. Yang ternyata memang hasilnya instan tetapi akibatnya nanti berbahaya buat kulit. 
Seperti kata dr. Listya Paramita, Sp, KK sebagai Dokter Spesialis Kulit & Kelamin  diacara Webinar Cosme Talk bersama Badan POM, dengan tema “Stop Kosmetik Bermerkuri, Petaka Dibalik Putih dalam Sekejap” pada tanggal 16 September 2020,  yang menyatakan bahaya pengunaan merkuri pada kosmetik dan ketika kita menggunakannya pada kulit wajah nantinya akan mengakibatkan ganguan kulit bahkan bisa terkena kanker kulit. 

Ternyata gejalanya sama yang saya alami ketika memakai krim abal-abal waktu itu. Kata dr. Mita  ketika kosmetik itu mengandung merkuri maka yang akan terjadi pada kulit adalah: 

"Kulit menjadi kasar, kering mengelupas dan kemerahan pada kulit ada rasa gatal dan panas ketika terkena sinar matahari yang seringkali diabaikan karena katanya merupakan proses wajar krim sedang bekerja" 

Ketika terjadi hal itu harus segera dihentikan  dan harus memeriksakan ke dokter karena nantinya jika dilanjutkan akan mengakibatkan gangguan kulit, kenker bahkan bisa ke ganguan ginjal dan paru-paru. Bahaya bangetkan,,,.  Acara webinar Cosme Talk selain dr Mita hadir juga :
  • Dr. Penny K. Lukito, MCP Ketua Badan POM RI 
  • Dra. Maya Agustina Andarini, Appt. M,Sc Deputi Bidang Pengawasan Obat, Tradisonal Supleman, kesehatan dan Kosmetik 
  • dr. Anggid G. Andromeda Dokter Grand Lich, Yuotuber/Pengamat kosmetik 
  • Vidi Aldiano Public Figure/Penyanyi 
  • Dhini Aminarti Public Figure/Artis 
Dr. Penny menegaskan, produk kosmetik bermerkuri umumnya bisa mengakibatkan efek samping sesaat setelah penggunaan pada kulit yang sensitif. Produk kosmetik bermerkuri akan membuat dampak jangka panjang kepada penggunanya, bukan hanya saja dapat merusak kulit wajah. Bahaya kosmetik bermerkuri juga dapat berdampak pada kesehatan dan memicu berbagai penyakit di antaranya sebagai berikut. Penyakit kanker Kanker kulit Gangguan janin apabila dipakai saat sedang hamil Gangguan saraf Gangguan ginjal yang kronis Emboli paru (penyumbatan pembuluh darah paru). Jadi hal ini harus diketahui oleh semua pihak ada petaka dibalik putih dalam sekejap. 
Dr. Penny. K. lukito
Tips Kenali Kosmetik yang Mengandung Merkuri
Kata Dra. Maya sebenarnya merkuri itu sendiri adalah suatu logam yang berbentuk cair dan hanya menguap di suhu tinggi minimal 375 celcius, serta berwarna silver. Umumnya, logam merkuri ini terdapat dipertambangan, bebatuan, polusi udara, yang saat ini sering disalahgunakan sebagai salah satu bahan tambahan untuk produk kosmetik, terutama dengan tujuan supaya penggunaan produk itu bisa membuat kulit cepat putih. 

"Penambahan merkuri pada produk kosmetik itu tidak lepas dari persepsi yang ada di masyarakat sendiri tentang kulit putih dianggap menjadi tolak ukur cantik. Ini persepsi yang salah di masyarakat Indonesia. Padahal seharusnya, kita sebagai orang Indonesia dengan warna kulit yang beragam dapat menerima itu sebagai sesuatu yang harus disyukuri. Warna kulit yang gelap, kuning langsat, kecokelatan itu warna kulit yang cantik, yang eksotik, dan orang di Eropa malah mengingnkan warna kulit seperti kita orang Indonesia," 

ciri kosmetik yang mengandung merkuri (by theraskin)
Nah, persepsi itulah yang dipergunakan oleh para pedagang untuk memasarkan dan menjual produknya agar laris. Kosmetik itu pada dasarnya adalah suatu produk yang dipergunakan di luar tubuh manusia, dengan tujuan sebagai berikut.
  1. Membantu membersihkan
  2. Mengharumkan, 
  3. Mengubah penampilan sesaat saja saat pemakaian kosmetik,
  4. Memperbaiki bau badan 
  5. Melindungi Memelihara tubuh pada kondisi baik.
Jadi kalau ada kosmetik yang dapat menyembuhkan bekas luka, itu bukan kosmetik. Kosmetik hanya membantu saja bukan untuk mengobati. Dan merkuri sendiri bahan yang dilarang untuk ditambahkan di dalam kosmetik, dalam bentuk apapun dilarang. Berarti kalau ada kosmetik yang mengandung merkuri itu berarti ilegal

Cek Klik

Kemudian apa sebenarnya langkah yang bisa kita ambil dalam memilih kosmetik yang aman ujar Dra. Maya adalah Cek Klik yang atinya : 

Cek (K)emasan. 
langkah pertama yang mesti kita terapkan dalam menjadi pembeli cerdas. Pastikan produk yang hendak kita beli itu masih dalam keadaan baik seperti kemasannya tidak rusak, atau tidak ada bagian yang sobek sama sekali. 

Cek (L)abel
Setelah menentukan seperti apa kemasannya, saatnya kita memastikan labelnya. Pastikan produk yang hendak dibeli memiliki label yang memiliki kandungan yang aman dan hindari jika produk tersebut mengandung zat yang berbahaya. 

Cek (I)zin edar. 
Pastikan produk yang hendak dibeli memiliki izin edar dari BPOM. Izin edar ini tertulis pada produk berupa serentetan angka tertentu. Jika tidak ada tanda registrasi atau izin edar dari BPOM, bisa dipastikan itu kosmetik ilegal. 

Cek(K)edaluwarsa 
Langkah terakhir adalah cek tanggal kedaluwarsanya. Pastikan masa berlaku dari produk yang hendak kita beli tidak melebihi dari waktu yang telah ditetapkan. 

Dra. Maya melanjutkan ada hal mudah yang bisa kita lakukan juga yaitu di-Cek KLIK-in pakai BPOM Mobile. Melalului aplikasi BPOM Mobile dapat digunakan untuk mengecek produk di pasaran, baik berupa makanan, obat, kosmetik atau minuman. Jadi Melalui aplikasi ini masyarakat dapat dengan mudah mengecek apakah produk ini telah terdaftar di BPOM. 

Cara penggunaanya sangat mudah hanya dengan mendownload aplikasi “BPOM Mobile” pada Google Play Store atau App Store secara gratis. Nah jika dilapangan menemukan produk yang belum memiliki izin edar dari BPOM. Langkah mudah adalah bisa melakukan pengaduan melalui pengisian form pada aplikasi dan mengirimkan ke BPOM secara otomatis. Atau dapat dilakukan pula dengan menghubungi Halo BPOM di nomor 1500533. 


Kemudian Vidi aldiano dan Dhini Aminarti membagi tipsnya intinya untuk merawat wajah itu ada tahapan-tahapannya pertama-tama gunakan sabun pembersih muka sesuai jenis kulit. Karena tidak semua orang memiliki jenis kulit wajah yang sama, Bersihkan wajah secara rutin dengan cara yang benar, gunakan pelembap, gunakan tabir surya. Kemudian jalani pola hidup sehat, jangan merokok, hindari stress. Nah dalam memilih kosmetik ikuti aturan cek klik dari BPOM. Karena jika kita lengah kita sendiri yang akan menanggung akibatnya.
Jadi intinya untuk cantik itu perlu adanya perawatan dan langkah-langkahnya bukan dengan yang instan. kemudian dalam memilih kosmetik kenali kulit terlebih dulu atau kalau perlu minta nasehat ahlinya seperti dokter kulit.  Jangan pernah tergiur iklan. Dan ingat  lakukan cek klik  jika ingin membeli kosmetik. Standar kecerahan kalit wajah kita sama dengan  warna kulit di area lengan dalam bagian atas yang tidak pernah terpapar matahari. Segitu rona cerah yang maksimal akan kita dapat.

Semoga tips kenali kosmetik yang mengandung merkuri ini dapat bermanfaat ya dan menjadi kehati-hatian kita dalam membeli apapun apalagi yang akan digunakan oleh tubuh.

utieadnu

Wednesday, 16 September 2020

PCR Test Lewat Halodoc


PCR Test Lewat Halodoc
Pembatasan Sosial Berskala Besar atau lebih dikenal dengan PSBB di perpanjang, duhh,,,,, tentunya sudah kebayang banget gimana jadinya, padahal ekonomi sedang membaik, restorant sudah mulai buka, mall sudah sedikit ramai apalagi tempat wisata ada beberapa tempat yang terlihat ramai pengunjungnya. Dan ini semua terjadi karena kita tidak peduli dengan wabah yang nyatanya memang sedang melanda saat ini. Kita terlalu cuex dengan kesehatan dan lingkungan sekitar.

Angka penderita covid setiap hari makin bertambah jumlahnya. Terus terang awalnya saya tidak pernah mau tau atau mendengar tentang pemberitaan tentang virus satu ini. Karena bawaannya jadi curiga terus jika bertemu orang di luar. Walaupun saya tetap menjalankan protokol kesehatan. Tapi setelah teman dan tetangga dekat rumah mamah mertua ada yang jadi korban bahkan meninggal. Jadi mulai tersadar dan benar waspada bahwa virus ini semakin mendekat. Tadinya berasa aman-aman saja tetapi kini lebih konsentrasi dan benar-benar menjaga kesehatan. 

PCR Test Lewat Halodoc

Tanpa kita sadari ternyata seringnya kita aktivitas di luar rumah bukan berati kita aman-aman saja,  mungkin saja kita menjadi bagian OTG atau Orang Tanpa Gejala. Atau mungkin kita bertemu dengan teman-teman kantor, yang tentunya tanpa kita sadari adalah penderita tanpa gejala. Tapi tentu saja hal itu jangan dibuat khawatir lalu menjadi stress dan mengganggu aktivitas kita sehari-hari. 

Apabila kita benar-benar menjalankan protokol kesehatan, insyaAlllah akan aman-aman saja. Bagaimana menjalankan protokol kesehatan dengan benar?  
  • Memakai masker dan membawa masker pengganti setiap aktivitas ke luar rumah.
  • Menjaga jarak tidak berkerumun, meskipun kangen ingin bertemu sanak saudara, teman tahan dulu  gunakan smartphone untuk sementara waktu. 
  • Mencuci tangan dengan sabun dengan air bersih dan selalu membawa hand sanitizer. 
Apakah perlu yang sehat Rapid Test/Swab test? 

Sebenarnya kondisi sekarang tergantung pada tingkat imun masing-masing, jika memang kuat, tentunya kita akan sehat-sehat saja,  Tetapi untuk menjaga agar kita tidak khawatir dan menduga-duga apakah perlu kita rapid test atau PCR Test (Polymerase Chain Reaction)? Jawaban ya… karena kebetulan suami setiap hari aktivitas di luar rumah, dan teman kantornya sudah ada yang positif juga,  jadi saya memutuskan bersama keluarga untuk melakukan PCR Test. 

Ada acara mudah yang bisa kita lakukan tanpa harus mengantri dan pergi ke rumah sakit terlebih dulu yaitu lewat aplikasi Halodoc. 

Caranya mudah kok, kemarin kami semua sudah melakukannya dan hasilnya negative, plong,,,, rasanya tinggal benar-benar menjaga pola hidup sehat dan menjalan protokol kesehatan. 

Bagaimana cara mendaftar PCR Test lewat Haladoc? 

Tentunya kita suda terlebih dulu mengunduh aplikasi Halodoc di smartphone kemudian memilih menu "Covid-19 Test" yang ada di halaman awal aplikasi Halodoc lalu memilih fasilitas tes yang dibutuhkan. 
PCR Test Lewat Halodoc
Beranda Halodoc

Setelah itu, kita dapat memilih lokasi rumah sakit, hari dan waktu tes, serta paket layanan yang diinginkan untuk rapid test, PCR, atau paket pemeriksaan kesehatan lainnya. 
PCR Test Lewat Halodoc
Pilih Rumah Sakit 

Selanjutnya melengkapi data diri dengan mengunggah foto kartu identitas sebagai kelengkapan proses pendaftaran dan menyelesaikan proses pembayaran. Bukti pendaftaran akan didapatkan melalui pesan singkat dan notifikasi di aplikasi Halodoc untuk digunakan kembali saat registrasi di lokasi tes. 

Nah,  nanti saat PCR Test  atau yang lebih dikenal dengan swab test dilakukan dengan mengambil cairan tubuh yang paling banyak mengandung virus, seperti melalui hidung, tenggorokan, dan dahak. Dan kita tidak perlu menunggu hasilnya karena nanti hasilnya akan di kirim lewat smartphone.

Halodoc sendiri merupakan salah satu mitra resmi pemerintah dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19. Halodoc menghubungkan masyarakat dengan sejumlah rumah sakit yang menyediakan beragam paket layanan kesehatan yang bisa dipilih kita sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatannya masing-masing, seperti layanan cek lab, buat janji dengan dokter RS hingga rapid test dan PCR test untuk mendeteksi Covid-19. Semuanya dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi Halodoc. Sebanyak 20 rumah sakit yang tersebar di Jabodetabek hingga Karawang, bisa kita pilih. 

Semoga bermanfaat ya, intinya jaga kesehatan jalani pola hidup sehat, istirahat cukup dan jangan stress, Dan jalankan protokol kesehatan, jangan keluar rumah jika memang tidak penting. Yakinlah pandemi ini akan berlalu, kita semua sama-sama berdoa. Jika memang ingin melakukan PCR test lewat Halodoc, lebih praktis dan aman.


utieadnu