Wednesday, 13 February 2019

Mengembalikan Fungsi Hutan dan Manfaatkan Hasil Hutan Bukan Kayu


Hutan merupakan sekumpulan tumbuhan dewasa yang mempunya tinggi lebih kurang 5 meter dan kanopi/daun yang rindang, Dengan adanya hutan pula, dapat di gunakan sebagai tempat tinggal bagi makhluk hidup dan sumber daya alam yang sangat berguna. Selain itu hutan juga merupakan paru-paru dunia yang dapat menyerap karbondioksida dan menyediakan oksigen bagi kehidupan dimuka bumi ini.


Makhluk hidup di dunia ini sangatlah bergantung kepada hutan karena sangat banyak fungsi hutan bagi makhluk hidup itu sendiri. Hutan juga dapat menjadi salah satu sumber ekonomi bagi manusia, sebab dengan hutan, dapat di hasilkan dari pohon-pohon yang dimiliki hutan tersebut. 

Selain itu, hutan juga berfungsi sebagai habitat bagi flora dan fauna karena dengan adanya hutan flora dan fauna yang ada di dunia ini dapat hidup dan mengembangbiakkan habitat mereka. kata Ibu DR Amanda Katili Niode selaku Manager The Climate Reality Project Indonesia diacara Forest Talk With Blogger yang diselenggarakan bekerja sama dengan  Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) di Jakarta pada tanggal 9 Februari 2019, Selain Ibu Amanda hadir juga
  • DR Atiek Widayanti dari Tropenbos Indonesia
  • DR Sri Maryati Direntur Eksekutif Yayasan Balantara
  • Ir Murni Titi Resdiana, MBA Asisten utusan  khusus Presiden Bidang Pengendalian Perubahan Iklim
  • Myra Widodo dari Rumah Rakuji
  • Riza Amala perwakilan dari Javara Indonesia
Mengembalikan Fungsi Hutan dan Manfaatkan Hasil Hutan Bukan Kayu

Hutan juga berfungsi untuk mencegah terjadinya bencana-bencana yang dialami masyarakat saat ini. Seperti bencana  penyebab banjir dan tanah longsor hutan akan menyerap air-air yang melimpah, bencana longsor yang akan di alami oleh masyarakat yang bertimpat tinggal di tebing-tebing hutan akan menjaga keteraturan permukaan tanah pada bagian tebing tersebut.



Ki-ka : Ibu Amanda, Ibu Atiek Widayabti, Ibu Sri Maryati dan Ibu Murni Titi
Lalu bagaimana jika fungsi hutan itu sudah tidak ada dikarenakan adanya ilegal loging (penebangan liar), perluasan untuk pemukiman , perkebunan, maka lambat laun akan hilang fungsinya dan menyebabkan perubahan iklim yang ekstrim, bencana alam, erosi , longsor dan banjir.



Diperlukannya cara melestarikan hutan yang bisa dilakukan sebagai berikut :


Melakukan reboisasi
Reboisasi adalah salah satu alternatif untuk mengembalikan funsi hutan. Reboisasi itu sendiri adalah menanam kembali hutan-hutan yang sudah rusak , yang di kira tidak layak lagi untuk di tempati dan digunakan oleh makhluk hidup, sehingga hutan akan tetap terjaga keberadaannya dan tetap bisa di gunakan oleh manusia dalam ruang publik kehidupan.

Dengan memilih pohon yang multi fungsi, yang bisa diambil bagiannya juga sebagai obat. Bisa dikatakan menanam pohon untuk ekonomi kreatif kata Ibu Ir Murni Titi Resdiana 

Menerapkan sistem tebang pilih dan sistem tebang tanam
Sistem tebang pilih. Dengan adanya sistem tebang pilih ini, akan dapat mengurangi dampak penebangan hutan secara liar dan dalam jumlah besar-besaran.  Sistem ini biasanya menebang pohon yang usianya sudah tua. yang kemudian diganti untuk menanam kembali. Agar hutan tetap terjaga keberadaannya. 

Memberikan sangsi bagi penebang liar.
Walaupun sudah ada peraturan undang-undang No.18 tahun 2013, tentang penebangan liar akan tetapi dampaknya tidak terlalu dihiraukan bagi penebang liar, kurangnya pengawsan mungkin salah satunya. Harus benar adanya sangsi sehingga hutan bisa terjaga. Dan tidak ada lagi kasus penebangan liar yang luput dari pengawasan pemerintahan maupun otoritas hutan setempat.

Memaksimalkan Hasil Hutan Bukan Kayu
Hasil hutan bukan kayu (HHBK) adalah hasil hutan hayati baik nabati maupun hewani beserta produk turunan dan budidaya kecuali kayu yang berasal dari hutan. Pengertian lainnya dari hasil hutan bukan kayu yaitu segala sesuatu yang bersifat material (bukan kayu) yang diambil dari hutan untuk dimanfaatkan bagi kegiatan ekonomi dan peningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Hasil hutan bukan kayu pada umumnya merupakan hasil sampingan dari sebuah pohon, misalnya getah, daun, kulit, buah atau berupa tumbuhan-tumbuhan yang memiliki sifat khusus seperti rotan, bambu dan lain-lain.

Pemungutan hasil hutan bukan kayu pada umumnya merupakan kegiatan tradisionil dari masyarakat yang berada di sekitar hutan, bahkan di beberapa tempat, kegiatan pemungutan hasil hutan bukan kayu merupakan kegiatan utama sebagai sumber kehidupan masyarakat sehari-hari. seperti pembinaan yang diberikan oleh Ibu DR Sri Maryati Direktur Yayasan Balantara di sebuah pesantren di daerah Kalimantan.

Ibu Myra Widodo
Hasil dari Serat Ulap Doyo

memakai pewarna alami
Sebagai contoh, pengumpulan rotan, pengumpulan berbagai getah kayu seperti getah kayu Agathis, atau kayu Shorea dan lain-lain yang disebut damar. Kata Ibu Myra Widiono, pendiri rumah Rakuji yang juga Ketua Perkumpulan Pewarna Alam Indonesia menyampaikan bahwa sejumlah produk kerajinan Indonesia yang ramah lingkungan memperoleh penghargaan World Craft Council. Karya para artisan Indonesia itu antara lain ulos Harungguan, selendang tenun Pileh, tenun Gringsing dengan pewarna indigo dan mengkudu, tenun ikat ulap doyo dan tas laptop dari anyaman bemban.

Siapa sangka kalau daun bisa dirubah menjadi kain batik. Kreatifitas orang Indonesia memang sudah menembus batas terutama di bidang kerajinannya. Inilah kisah kain Ulap Doyo, satu buahnya dijual Rp.1,5 juta. Batik khas Kalimantan ini merupakan hasil kerajinan sebuah desa bernama Desa Tanjung Isuy. Bahan dasar utamanya adalah daun.

Prosesnya dimulai dari pengambilan serat pada daun. Seratnya itu dikeringkan kemudian dijadikan benang kemudian ditenun. Lalu diwarna dengan pewarna alam. Proses selanjutnya sama halnya dengan produksi batik biasanya.

Produk dari Javara Indonesia
Hasil dari Produk Javara Indonesia
sumber gambar Instagram Javara Indonesia
Ada lagi produk dari Javara Indonesia yang mengunggulkan produk pangan yang ditanam secara organik oleh petani Indonesia. Untuk tiap produk, ujar Ibu Riza Amala perwakilan dari Javara Indonesia. Javara mengemasnya secara eksklusif dan menonjolkan sisi kearifan budaya Indonesia yang kental. Misalnya, produk beras Javara dinamai dengan nama khas Indonesia seperti, Andel Abang, Cempo Merah, Wangi Menyan, Jenggot Netep dan Menthik Susu, dikemasnya dengan berat antara 400 gram dan 5 kilogram. 

Berbeda dengan kemasan beras pada umumnya, Javara mencantumkan kisah proses pembuatan produknya yang sehat dan diproduksi oleh petani yang ada di daerah terpencil Indonesia. 



Kini, produk Javara telah tersebar di 23 negara yang ada di lima benua. Javara pun menggandeng puluhan ribu petani lokal untuk dipasarkan produknya di dunia internasional. Petani sekarang ada 54.000. Bukan hanya beras saja yang menjadi produk andalan Javara. Produk makanan asli Indonesia lainnya yang juga disukai warga asing adalah produk gula semut alami atau coconut sugar. 

Varian rasa yang beragam seperti original, vanila, jahe, temulawak dan kunyit membuat warga asing selalu ketagihan untuk menggunakannya sebagai campuran makanan dan minuman. Setidaknya ada sekitar 800 jenis produk Javara mampu menembus pasar global. Jenis produk dari beras, kopi, madu, aneka rempah, kokoa, kacang mete, gula aren, minyak kelapa, selai, pisang, bumbu, rumput laut dan berbagai jenis produk lainnya berhasil mendapatkan apresiasi dari sejumlah negara lain. 



Tentang Yayasan Doktor Sjahrir dan The Climate Reality Project Indonesia


Sebenarnya banyak sekali manfaat hasil hutan bukan kayu yang bisa kita manfaatkan tanpa harus merusak hutan, yang akan mengakibatkan kerugian bukan hanya pada masyarakat tapi juga perubahan iklim yang ekstrim semoga apa yang dilakukan.

Yayasan Doktor Sjahrir yang merupakan organanisasi nirlaba yang dibentuk untuk meneruskan warisan Dr Sjahrir (alm) yang bergerak dibidang pendidikan, kesehatan dan lingkungan yang dalam dua tahun ini  telah melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas kepada masyarakat akan pentingnya aksi nyata menghadapi perubahan iklim global dan khususnya menjaga kelestarian hutan ini bisa terus belanjut dan menjadi cikal bakal untuk melindungi hutan. 

Sedangkan The Climate Reality Project Indonesia yang merupakan bagian dari  The Climate Raelity Proect yang berbasis di Amerika Serikat yang dipimpin oleh  mantan wakil Presiden Al Gore, memiliki lebih dari 300 relawan di Indonesia yang juga fokus melakukan sosialisasi perubahan iklim dan mendorong masyarakat untuk menjadi bagian dan solusi 

Nah, kita bisa melakukan hal-hal kecil yang bisa membawa banyak manfaat seperti mengurangi limbah plastik, menanam tanaman disekitar rumah kita agar bisa mendapatkan oksigen murni.

Semoga bermanfaat ya.

Rakuji House
Shelter for culture art and craft
Jl. Bunga Mawar No 8
Cepete Jakarta Selatan
www.rumahrakuji.com

Javara Indonesia
Graha BS Ground Floor
Jl. Kemang Utara A No.3
Bangka Mampang Prapapatan Jakarta Selatan
www.javara.cp.id



Saturday, 9 February 2019

Cara Pencegahan Demam Berdarah Dengue


Assalammualaikum,,,

Mendengar penyakit demam berdarah dengue (DBD), tentunya kita sangat takut dan khawatir jika menimpa salah satu keluarga kita, karena gigitan nyamuk kecil Aedes aegypti jika tidak cepat diobati bisa bearkibat fatal dan berujung pada kematian. Horor bangetkan,,,,,!!. Untuk lebih jelasnya kita mengenal lebih dekat dulu Jenis serangga Aedes aegypti yang merupakan predator mematikan bagi manusia.

Aedes aegypti merupakan pembawa virus dari penyakit demam berdarah, yang mempunyai warna khas belang putih hitam, satu jentik  nyamuk aedes aegypti  menjadi dewasa dalam waktu 12 – 14 hari, dimana sekali bertelur bisa menghasilkan telur  100-150  butir telur. Cara penyebarannya melalui nyamuk yang menggigit seseorang yang sudah terinfeksi virus demam berdarah. Virus ini akan terbawa dalam kelenjar ludah si nyamuk. Kemudian nyamuk ini menggigit orang sehat. Bersamaan dengan terhisapnya darah dari orang yang sehat, virus demam berdarah juga berpindah ke orang tersebut dan menyebabkan orang sehat tadi terinfeksi virus demam berdarah.

Cara Pencegahan Demam Berdarah Dengue

Nyamuk demam berdarah ini memiliki siklus hidup yang berbeda dari nyamuk biasa. Nyamuk ini aktif pagi hari sekitar pukul 9 – 10 dan sore sekitar pukul 15.00- 16.000,  untuk menghisap darah yang juga berarti dapat menyebarkan virus demam berdarah. Sedangkan pada malam hari, nyamuk ini tidur. Kata dr Siti Nadia tarmizi, M, Epid selaku Direktur P2PTVZ di acara Kemenkes DBD Bikin Baper, Selain dr Nadia hadir juga :
  • Ibu Prof Dr. dr, Nila Djuwita F. Moeloek Menteri Kesehatan
  • dr. Gia Pratama dokter sekaligus influencer
ki-ka : dr Nadia, Ibu Nila dan dr Gia
Lanjut dr Nadia kemudian  DBD menyerang pembuluh darah yang mneyebabkan indikator trombrosit turun drastis, perlu waspada dengan gejala awal DBD yaitu
  • Demam tinggi mendadak berlangsung sepanjang hari bisa mencapai 41 derajat celcius
  • Nyeri kepala
  • Nyri saat menggerakkan bola mata dan nyeri punggung, kadang disertai adanya tanda-tanda pendarahaan
  • Nafsu makan kurang bahkan hilang selera
  • Badan terasa lelah, lesu dan capek terus menerus
  • Mual hingga muntah
  • Wajah berwarna kemerahan
Bagaimana gejala DBD pada anak? Selain mengalami gejala demam berdarah di atas, biasanya anak yang menderita penyakit DBD selalu disertai dengan munculnya bintik-bintik merah di kulit. Untuk beberapa kasus gejala DBD, terkadang hidung dan gusi penderita juga mengalami pendarahan dengan intensitas ringan. Masa inkubasi penderita penyakit akibat nyamuk DBD ini dalam rentang waktu antara 4 hingga 10 hari sejak gejala awal mulai terindikasi. Pada saat masa inkubasi inilah biasanya terjadi kesulitan untuk membedakan mana yang sebenarnya demam berdarah atau hanya sekedar sakit flu biasa.

Tingkat Parah Penyakit DBD yang Perlu Diketahui

Setelah mendapatkan hasil tes darah pasien dari laboratorium, dokter selanjutnya akan membagi tingkat parah penyakit demam berdarah yang diderita, terbagi menjadi beberapa kriteria antara lain:
Stadium Pertama
Terjadi infeksi virus dengan derajat pendarahan yang tampak hanya melalui indikator positif pada saat uji tourniquet yaitu alat untuk mengerutkan dan menekan guna mengontrol aliran darah.

Stadium Lanjutan
Ditandai dengan pendarahan tiba-tiba seperti bintik merah dan mimisan. Selanjutnya bisa memasuki DBD tingkat ke-2, di mana penderita mengalami syok (menarik diri) yang ditandai dengan kondisi suhu badan dingin di bagian tangan dan kaki, lalu nadi cepat tapi lemah, kesadaran menurun dengan tekanan nadi yang masih terukur.

Stadium Akut
Dalam istilah kedokteran, ini disebut sebagai DSS (Dengue Shock Syndrome), yang disertai tanda seperti kesadaran menurun bahkan koma. Selanjutnya ditandai dengan nadi sangat lemah bahkan nyaris tidak teraba, hingga tekanan nadi tidak bisa diukur.
Dengan mengetahui dan melakukan perawatan sejak awal, penyakit DBD ini akan mudah disembuhkan.

Pencegahan DBD
sumber twitter KemenkesRI 
Pencegahan DBD
Hal yang terbaik adalah mencegah agar tidak ada anggota keluarga yang terkena DBD. Tindakan-tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegahnya yaitu:
  • Mencegah perkembangbiakan nyamuk ada di sekitar kita. kita dapat melakukan gerakan 3M yaitu Menutup tempat penyimpanan air, Menguras bak mandi dan Mendaur ulang barang-barang yang tidak terpakai. Larva nyamuk akan berkembang di genangan air dalam waktu sekitar seminggu. Untuk itu, perlu dicegah kemungkinan benda-benda yang merupakan tempat berkembangnya larva ini seperti pot bunga, kaleng bekas, ban bekas atau barang lainnya yang menampung genangan air, khususnya pada musim penghujan dimana tempat-tempat tersebut dapat menjadi genangan dari air hujan yang turun.
  • Cegah agar jangan digigit nyamuk, misalnya dengan cara menggunakan lotion atau obat pengusir nyamuk.
  • Menggunakan bubuk Abate pada selokan dan penampungan air agar tidak menjadi tempat bersarangnya nyamuk.
  • Menanam salah satu dari 10 pohon pengusir nyamuk.
  • Membuat Larvitrap cairan sebagai perangkap larva/nyamuk yang dapat dibuat dari limbah botol bekas. (cara pembuatannya saya unggah di video di bagian akhir tulisan ya..)
  • Jaga kondisi tetap sehat. Kondisi badan yang kuat, membantu tubuh untuk menangkal virus yang masuk sehingga walau terkena gigitan nyamuk, virus tidak akan berkembang.
Demam Berdarah tidak dapat dianggap sebagai penyakit ringan. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian. Maka, tindakan pencegahan dan selalu waspada terhadap penyakit ini dapat melindungi orang-orang yang kita kasihi dari bahaya penyakit DBD. Kemudian Ibu Nila mengatakan bahagia berada di dekat para blogger dan berharap blogger dapat membantu menyampaikan keseluruhan tentang DBD agar masyarakat bisa membacanya

Dan sesi terakhir lanjut Dr Gia Pratama mengatakan kenapa rata-rata milineals tidak peduli dengan kesehatan atau justru ketakutakan karena ketidaktahuan?, sebenarnya kita bisa mudah mengenal diri kita sendiri dengan cara menilai bagaimana kita menjaga kesehatan, apa yang kita makan itulah diri kita sebenarnya you are what you eat. Jika selama ini kita mngkonsumsi pola makanan yang sehat, aktivitas rutin seperti olah laga, istirahat yang cukup maka  kesehatan optimal akan kita dapatkan tidak ada penyakit, penuan dini, kepikunan yang sebagian besar terjadi  pengaruh yang kita makan.

keseruan acara Blogger Crony dan nara sumber
sumber : Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarkat Kemenkes RI
Untuk  itu jaga kesehatan, mulai dari sekarang peduli dengan kebersihan lingkungan terutama sekitar ruma kita. insyaAllah penyakit apapun tidak akan hadir diri kita sendiri, karena kita sudah punya tubuh sudah punya tentara sendiri untuk menghalau, tutup dr Gia.

Semoga bermanfaat ya,,

*Pembuatan Larvitrap yang diperagakan oleh Bpk Hadi dan Ibu Budi dari BBTKLPP

Monday, 4 February 2019

Manfaat Membeli Rumah di Pameran Properti Expo 2019



Assalamualaikuam…

Memiliki tempat tinggal sendiri adalah impian kita semua terlebih pasangan yang baru menikah. rencana ini merupakan prioritas utama Di awal pernikahan, hanya sedikit pasangan muda yang langsung tinggal di rumah sendiri. Sebagian besar mereka masih perlu menyewa rumah/apartemen, dan tidak jarang juga memutuskan untuk menumpang di rumah orang tua untuk sementara waktu. Opsi menyewa hunian atau tinggal satu atap bersama orang tua kerap dipilih oleh pasangan yang baru menikah, mengingat kondisi keuangan mereka masih belum stabil. Apalagi harga rumah saat ini tidaklah murah dan terus melambung setiap tahunnya.

Dulu awal-awal pernikahanpun saya menumpang dirumah mertua selama delapan bulan kemudian baru mengontrak rumah petak dan pada akhirnya bisa membeli rumah yang kami tempati sampai sekarang, alhamdulillah. Nah, untuk memiliki rumah ada beberapa hal yang saya dan suami lakukan salah satu melihat pameran properti. Banyak kentungan ketika kita datang ke pameran properti selain banyak promo kita bisa juga menentukan banyak pilihan dan tentunya pengembang yang melakukan pameran pastilah sudah ada kredibiltasnya bukan pengembang bodong.

Manfaat Membeli Rumah di Pameran Properti Expo 2019

Salah satu pameran yang sedang berlangsung kali ini adalah Indonesia Properti Expo (IPEX) yang diselengarakan oleh Bank Tabungan Negara (Persero)Tbk dalam ulang tahunnya yang ke 69, yang menjadi sponsor utama penyediaan fasilitas kredit/pembiyaan KPR atau KPA. Acara IPEX 2019 merupakan yang ke 17. Ada 167 pengembang yang terdiri dari 116 pengembang KPR Non Subsidi dan 51 pengembang KPR Subsidi dengan total proyek properti lebih kurang 189 proyek yang tersebar diseluruh Indonesia.

Tempat pendaftaran masuk ke IPEX
Ada juga ditawarkan KPR untuk generasi millennial, walaupun belum menikah enggak ada salahnya memiliki rumah bisa juga untuk investasi, karena sudah tidak jaman nih punya handphone mahal tetapi tidak memilik investasi. Nah hunian yang ditawarkan banyak  kemudahan dalam pengajuan KPR/KPA adalah
  • Uang muka bisa mulai dari 1%
  • Diskon biaya provisi 50%
  • Bebas angsuran pokok 2 tahun
  • Pengajuan dan approval KPR bisa via online
Pada hari ke 2 pameran saja, pengunjung IPEX sudah banyak yang mengunjungi yang paling banyak fovoritnya rumah bersubsidi dari pemerintah karena menawarkan banyak kemudahan diantara ada yang bebas biaya uang muka (DP) dan DP mulai dari 1%, serta jangka waktu kredit bisa sampai 30 tahun, Jadi kalau kamu kesana bisa banget nih, pameran IPEX ini berlangsung dari tanggal 2 – 10 Februari 2019, jadi masih ada 5 hari kedepan untuk mengunjungi. Selain ada banyak pemeran hunian, pengunjung dihibur dengan pertujukan band di panggung utama Hall B, dan beberapa talkshow. Pada hari ke 2 kemarin ada talkshow tentang Dekor Rumah Ala Instagram bersama  Irma Alaydrus dan Adelya yang ditemani oleh Teh Ani Berta pendiri Komunitas Indonesian Social Blogpreneur/ISB.

Ki-Ka : Teh Ani Berta, Mba Adelya dan Mba Irma Alaydrus
Setelah memiliki rumah tentunya kita sebagai penghuninya ingin sekali rumah itu sedap dipandang mata, walaupun rumah mungil kalau penataannya instagramable membuat kita betah berada didalamya, karena rumah merupakan tempat untuk kembali untuk pulang dari berbagai aktivitas.

Ada tips yang diberikan Mba Adelya yang memiliki rumah mungil hanya berukuran 33 x 60, akan tetapi ibu dari satu anak ini mencoba menata rumahnya dengan suasana Boho/Bohemian yang memadukan unsur warna putih, cokalat dan hijau dari pepohonon, ada beberapa tema rumah yang bisa kita apresiasikan selain Boho, Minimalis, Japan dan Industrial
Salah satu contoh tema Boho di dapur rumah Mba Adelya
  • Tema minmalis yaitu rumah yang tampak putih dan befcahaya, mengutamakan banyaknya Chaya alami yang masuk kedalam ruangan sehingga terang. Didalam rumahnya tidak terlalu banyak barang dan perabotnya sangat minimalis
  • Tema Japan juga memiliki unsur minimalis tetapi lebih dominan unsur kayunya.
  • Tema Boho seperti rumah mba Adelya yang sudah saya sebutkan diatas memilik tone putih, coklat juga ada unsur kayu dan tanaman-tanaman simple didalam rumah.
  • Tema Industrial mengacu pada trn estetika dalam desain interiornya yang mengambil petunjuk dari pabrik-pabrik tua dan ruang industry,  contohnya banyak unsur besi dan warna agak gelap
Salah satu contoh desain instgramable ala mba Irma
Untuk mendapatkan efek instagramable pada rumah kita bisa nih, diaplikasikan tanaman-tanaman (indoor plant) dan figura-figura/bingkai foto. Kemudian menurut Mba Irma Alaydrus agar rumah kita tampak instamagrable dalam  dokumentasi ada tips-tips yang diberikan, ketika kita akan mendokumentasi untuk di upload di Instagram
  • Straight lines, pastikan ketika mengambil foto ambil posiis lurus dengan objek, pasang gird pada kamera, atau gunakan aplikas editing pada handphone seprti snapset, vsco, ligtroom dan lain-lain.
  • Multiple angles, dalam mangambil foto objek ambil dari berbagai sudut agar banyak pilihan saat muali mengupload
  • Soft Texture, tambahkan proofs/ornament  yang sesuai dengan objek utama, misalnya ketika kita akan memoto sofa tambahkan bantal sofa atau buku.
  • Natural Light, cahaya yang paling baik adalah cahaya alami dari matahari dan jam-jam yang baik saat kita mengambil foto adalah jam 6 pagi sampai jam 10 siang atau jam 3 sore sampai jam 6 sore. Ketika cahanya yang kita dapatkan menyebar untuk mendapatkan penerangan maksilmal gunakan bantuan reflector seperti cermin.
Agar rumah kecil tampak luas, untuk mendesain yang pertama adalah siapkan budget, jangan memaksakan membeli semua barang, seperti rumah saya yang bergaya Scandinavian  yang lebih mengutamakan kesederhanaan dan minimalis. Semua barang yang saya beli dan saya pajang mempunyai funsionalnya. Jika memenuhi dengan banyak barang maka ujung-unjungnya rumah terlihat sumpek dan sempit, Lalu dalam pemilihan warna ada baiknya memilih warna putih, tutup Mba  Irma Alaydrus.

Suasana pengunjung IPEX

Kenapa Harus Datang ke IPEX?

Seperti yang telah saya uraikan daiatas untuk lebih lengkapnya, Kenapa harus datang ke IPEX untuk kita yang akan memiliki rumah sebagai hunian atau investasi?

Banyak pilihan dan hemat waktu
Saat berkunjung ke pameran tentunya kita akan disuguhkan dengan banyaknya booth (gerai) yang menyajikan produknya, bisa langsung memilih hanya dalam waktu satu hari dan sudah bisa membandingkan properti mana yang akan dibeli. Dibandingkan dengan mendatangi lokasi satu persatu.

Bisa tentukan pilihan sesuai budget
Di pameran properti biasanya menyediakan penjualan berupa rumah, apartemen, villa, ruko dan sebagainya. Tidak hanya banyak pilihan, harganya pun bervariasi harga mulai dari Rp 130 juta hingga triliunan.

Banyak bonus, promo, diskon dan kemudahan
Bedanya membeli properti diluar dan di dalam pameran adalah adanya promo spesial seperti tanpa DP, diskon yang bisa meringankan pengeluaran untuk membeli poperti, sampai hadiah langsung saat  booking fee. Bahkan kemarin saya ditawarkan hadiah langsung berupa handphone.

Kemudahan di setujui saat proses Kredit Kepemilikan Rumah (KPR)
Kali ini, BTN sebagai salah satu integrator program satu juta rumah (program pemerintah). BTN memberikan tawaran kemudahan proses Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) bagi masyarakat. Dalam IPEX kali ini, berbagai program ditawarkan antara lain KPR non-Subsidi dengan bunga tetap 5 persen selama 1 tahun dan 6,5 persen selama 3 tahun. Selain itu, uang muka mulai 5 persen dan diskon hingga 20 persen untuk premi asuransi jiwa.

Dalam pameran kali ini, BTN menawarkan fasilitas KPR Bundling untuk kredit kendaraan bermotor dan furniture untuk isi rumah. BTN juga memberikan diskon biaya administrasi sebesar 50 persen, bunga 5 persen selama jangka waktu kredit, dan uang muka (down payment/DP) mulai 1 persen untuk program KPR Subsidi. Kemudahan yang disediakan BTN diantaranya, Suku Bunga / Margin Murah, 5.00 persen (Fixed 1 Th & Cap 2 Th), 6.50 persen (Fixed Rate 3 Th), Uang Muka Ringan, Diskon Provisi 50 persen, Diskon Administrasi 50 persen, Diskon Premi Asuransi 20 persen.

Makin siang bertambah pengungjung yang datang ke IPEX
Banyak sekalikan manfaatnya jika kita membeli rumah di IPEX, oh iya untuk datang ke IPEX ini free, kita hanya perlu mendaftar ditempat yang setelah disediakan, kemudia lengan kita diberi stempel sebagai tanda sudah mendaftarkan diri, dan bukti pendaftaran dimasukkan ke dalam box yang nanti akan diundi diakhir pameran, pemenang utama undian  akan mendapat hadian sebuah mobil, motor , tiket umroh dan voucher belanja, dan lain-lain,  mudah-mudahan saya termasuk salah satunya.

Semoga bermanfaat ya…

Friday, 1 February 2019

Upaya Pencegahan Gizi Buruk dan Stunting



Assalamualaikum,,

Pernah mendengar istilah gizi buruk dan stunting. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak usia bawah lima tahun akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada priode emas 1.000 hari pertama kehidupan anak. Stunting menghambat perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Tinggi badan balita stunting lebih rendah daripada standar umurnya. Ketika beranjak dewasa anak stunting rentan terhadap penyakit, kurang berprestasi di sekolah, rentan mengalami kegemukan, dan ketika dewasa lebih mudah terkena berbagai penyakit tidak menular, seperti jantung dan diabetes.

Sedangkan gizi buruk yang nanti akan mengakibatkan stunting pada anak, Gizi buruk dan Stunting ternyata masih jadi permasalahan di Indonesia, banyak daerah-daerah yang bahkan dekat dengan Jakarta mengalami Gizi Buruk, hal itu seperti yang disampaikan oleh Ibu Yuli Supriati dari Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (KOPMAS), bahwa di daerah Pandeglang, Cirebon banyak sekali ditemukan anak-anak yang mengalami gizi buruk salah satunya karena pemberian SKM sebagai pengganti ASI. dengan alasan harganya yang murah, dan tidak sanggup untu membeli susu formula lainnya.

Upaya Pencegahan Gizi Buruk dan Stunting

Selain Ibu Yuli Supriati hadir juga sebagai pembicara di acara Diskusi Publik Menyambut Hari Gizi Nasional 2019, Pentingnya Edukasi Pemenuhan Gizi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan Menuju Zero Gizi Buruk dan Stunting 2045, di LBH Jakarta pada tanggal 29 Februari 2019. Yaitu :
  • Bpk. Ir Doddy Izwardy, MA Direktur Gizi Masyarakat, Kementrian Kesehatan RI.
  • Ibu Anisyah S.Si, Apt, MP Direktur Registrasi Pangan Olahan BPOM dan
  • Arif Maulana , SH. MH, Direktur LBH Jakarta
  • Arif Hidayat, SH, MH Ketua KOPMAS
Menurur Bpk Doddy Gizi buruk yang berakibat stunting dikarenakan kurangnya asupan bergizi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), Gizi buruk pada anak dimulai dari berat badan yang kurang. Ini terlihat pada masa 1.000 hari pertama kelahiran. Karena itu ibu harus peka untuk mendeteksi perubahan berat badan anak. Sebab, jika tidak segera diatasi, dapat mengakibatkan dampak yang permanen pada anak karena mengganggu perkembangan otak saat dewasa. 

Ki-Ka; Kang Maman, Bpk Ari, Bpk Doddy, Ibu Yuli dan  Ibu Anisyah
Anak-anak dengan gizi buruk tidak dapat seproduktif seperti anak-anak lainnya. Untuk diketahui, anak mengidap stunting , baik sejak lahir maupun setelah lahir, tidak akan dapat sembuh 100%, khususnya anak yang sudah mengidap stunting sejak lahir. Jadi anak yang stunting tidak bisa sembuh total. Karena ini sifatnya permanen dan tidak bisa diulang. Kekurangan gizi pada dua tahun pertama kehidupan anak juga dapat menyebabkan kerusakan otak yang tidak dapat diperbaiki. Menurut penelitian, sebanyak 25% bayi yang mengalami gizi buruk akan memiliki IQ 51-70 pada usia 40 tahun nanti.

Permasalahan gizi buruk tidak hanya mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak semata. Nyatanya dengan IQ yang rendah, orang bersangkutan akan sulit mendapatkan pekerjaan yang mumpuni. Dengan demikian dapat berpengaruh pada kondisi perekonomiannya. 

Jadi penting sekali peran orang tua, dimana seorang ibu adalah kelompok kecil yang akan melakukan perubahan besar dirumahnya cukupi kebutuhan gizi anak-anak, gizi disini bukan hanya makanan melainkan perhatikan pola makan dan hidup sehat dan juga aktivitas fisik yang rutin, pantaulah berat badan sebulan sekali itulah definisi gizi sebenarnya.

Bpk Ir, Doddy Izwardy
Dan saat ini  fokus pemerintah adalah pencegahan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.

Terdapat 3 hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting, yaitu perbaikan terhadap

Pola Makan
Masalah stunting dipengaruhi oleh rendahnya akses terhadap makanan dari segi jumlah dan kualitas gizi, serta seringkali tidak beragam. Istilah ''Isi Piringku'' dengan gizi seimbang perlu diperkenalkan dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam satu porsi makan, setengah piring diisi oleh sayur dan buah, setengahnya lagi diisi dengan sumber protein (baik nabati maupun hewani) dengan proporsi lebih banyak daripada karbohidrat.

Pola Asuh
Stunting juga dipengaruhi aspek perilaku, terutama pada pola asuh yang kurang baik dalam praktek pemberian makan bagi bayi dan Balita. Dimulai dari edukasi tentang kesehatan reproduksi dan gizi bagi remaja sebagai cikal bakal keluarga, hingga para calon ibu memahami pentingnya memenuhi kebutuhan gizi saat hamil dan stimulasi bagi janin, serta memeriksakan kandungan empat kali selama kehamilan. Kemudian bersalin di fasilitas kesehatan, lakukan inisiasi menyusu dini (IMD) dan berupayalah agar bayi mendapat colostrum air susu ibu (ASI). Berikan hanya ASI saja sampai bayi berusia 6 bulan. Setelah itu, ASI boleh dilanjutkan sampai usia 2 tahun, namun berikan juga makanan pendamping ASI. 

Jangan lupa pantau tumbuh kembangnya dengan membawa buah hati ke Posyandu setiap bulan. Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah berikanlah hak anak mendapatkan kekebalan dari penyakit berbahaya melalui imunisasi yang telah dijamin ketersediaan dan keamanannya oleh pemerintah. Masyarakat bisa memanfaatkannya dengan tanpa biaya di Posyandu atau Puskesmas.

Sanitasi dan Akses Air Bersih
Rendahnya akses terhadap pelayanan kesehatan, termasuk di dalamnya adalah akses sanitasi dan air bersih, mendekatkan anak pada risiko ancaman penyakit infeksi. Untuk itu, perlu membiasakan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, serta tidak buang air besar sembarangan. Pola asuh dan status gizi sangat dipengaruhi oleh pemahaman orang tua (seorang ibu) maka, dalam mengatur kesehatan dan gizi di keluarganya. Karena itu, edukasi diperlukan agar dapat mengubah perilaku yang bisa mengarahkan pada peningkatan kesehatan gizi atau ibu dan anaknya. Kata Bpk Doddy .

Ibu Pkk dari salah satu desa di Pandeglang, menuturkan masih banyak penderita gizi buruk di daerahnya
dan sulitnya mengedukasi mereka.
Kemudian Ibu Anisyah upaya BPOM dengan banyaknya penyimpangan pemberian SKM diberikan kepada bayi, pruduk yang terlanjur bereadar akan dievaluasi dan diregulasi harus ada standart produk dan label tambahan bahwa SKM bukan pengganti susu terlebih ASI. Dan pencegahan gizi buruk harus dilakukan sejak dini melalui pemberian air susu ibu (ASI) dan makanan pendamping air susu ibu (MPASI) yang tepat untuk anak. Karbohidrat, lemak, dan protein adalah tiga zat utama yang dibutuhkan anak untuk perkembangan otaknya. 

Dari KOPMAS, Bpk Arif mengatakan meskipun Riskesdas 2018 menunjukkan adanya perbaikan status gizi  pada balita Indonesia, namun ancaman gizi buruk tetap menghantui dikarenakan sulitnya  akses kampung yang dijangkau. Intinya masalah gizi buruk dan stunting ini merupakan tanggung jawab kita bersama perlu adanya sinergi baik pemerintah, swasta maupun Lembaga-lembaga non pemerintah/LSM  dan KOPMAS hadir mengajak serta membantu pemerintah untuk bersama-sama dalam upaya mengurangi gizi buruk, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat khususnya generasi muda.

Semoga kita sebagai ibu menjadi tahu untuk memberikan yang terbaik buat keluarga untuk mencegah gizi buruk dan stunting terjadi lagi, Jika ada tetangga sedang memberikan SKM kepada bayinya jangan segan-segan untuk memberitahu bahwa kandungan gula pada SKM sangatlah besar, dan bukan penganti ASI/susu.

Semoga bermanfaat ya..