Kamis, 26 Januari 2017

Msakan Rumah, The Silent Killer Kok Bisaa???





Saya agak terpaku sih,,,, melihat judul simposium yaitu Masakan Rumah, The Silent Killer  yang diadakan oleh minyak goreng SunCo Indonesia dalam memperingati Hari Gizi Nasional di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta, kok bisa batin saya ternyata setelah dipaparkan oleh lima nara sumber baru mengerti yah,, ternyata memang bisa...




Kata Dr Entos Zainal, bahwa Ibu merupakan kunci utama yang bisa  membantu menumbuhkan sel-sel syaraf ketika masih bayi dengan asupan yang sehat waktu bayi masih dalam kandungan, karena ternyata katanya gizi merupakan kunci untuk menciptakan anak cerdas, gizi amat berperan di dalam proses pertumbuhan dan perkembangan otak  baik dari energi, protein dan lemak juga vitamin dan mineral



Katanya lagi pengaruh gizi terhadap sel syaraf

1. melalui proses pembelahan sel syaraf yang akhirnya menentukan jumlah dari sel syaraf yang dibentuk
2. melalui pertumbuhan sel syaraf yang akan menentukan ukuran sel syaraf
3. melalui proses perkembangan sel syaraf yang akan menentukan sel syaraf



Kemudian dilanjutkan oleh  Ibu Theresia tentang Penyakit yang Tidak Menular (PTM) berresiko bahaya karena pola makan dan pola gaya hidup  tidak seimbang karena kurangnya aktivitas fisik ketika usia muda sudah merokok dan minum ber-alkohol dan kurang konsumsi buah dan sayur. Menurut  Permenkes no.30 tahun2013 batas konsumsi gula, garam dan lemak di singkat G4G1L5

-         -  Gula per orang per hari yaitu 50 gram (4 sendok makan)
-         -  Garam 2000 mgr natrium/sodium atau 5 gram garam  (1 sendok teh,)
-         -  Lemak 67 gr (5 sendok makan minyak)
-         -  Baca label pangan kandungan gula garam lemak (produk makanan jadi )



Jadi benar-benar harus sehat, setidaknya benar-benar menjaga pola makan dan tentunya pola aktifitas, jangan sampai gaya hidup yang tidak sesuai dengan kondisi tubuh menjadi beban bagi tubuh kita hingga akhirnya jatuh sakit bahkan bisa menjadi penyakit kronis  misalnya jantung, gagal ginjal yang lebih parah sampai kanker kata Dr Tirta Prawita Sari,  salah diet salah satunya,  karena ternyata kegemukkan/over weight, merupakan salah satu yang menjadikan momok utama bagi kaum perempuan tidak mungkin juga menimpa kaum laki-laki, pilih mana diet karbo atau diet lemak? Ternyata tidak keduanya sebisa mungkin kita menjaga pola makanan yang seimbang kalau sudah terjadi kegemukan yang perlu dilakukan bukan diet tapi atur pola makannya.


Nah,,, ini hal utama bagi kita perempuan sebagai ibu gizi dari seluruh keluarga dari semenjak bayi dikandung sampai melahirkan asupan yang diberikan kepada keluarga harus benar-benar terjaga bebas dari bahan kimia atau pun formalin, apalagi dengan minyak yang kita gunakan sehari-hari, dulu saya sempat berpikir bahwa  jenis minyak jenuhlah yang jahat namun ternyata adalah minyak jenis trans yang terdapat pada margarine atau butter, jadi kita harus hati-hati untuk tidak percaya pada iklan sebelum melihat komposisi,

Seperti kata Ibu Mulina Wijaya bahwa minyak yang baik ialah minyak yang bersal dari kelapa sawit, karena minyak goreng itu salah satu sumber lemak jadi kita harus mengerti apa itu jenis minyak goreng yang baik untuk di konsumsi sehari-hari, yaitu mudah sekali adalah warnanya bening, dan memiliki kekentalan seperrti air jadi sedikit lebih menempel pada makanan, kemudian tidak mudah beku yang berarti kandungan lemak jenuhnya lebih sedikit atau kita bisa membuktikan dengan meminumnya satu sendok makan apabila tanpa ada rasa atau rasanya seperti air, tidak serik/menyangkut ditenggorokan berarti minyak goreng itu minyak goreng yang baik dan semua ciri tersebut ada pada minyak goreng SunCo.

Tips lagi bagi kita kaum perempuan ketika menggunakan minyak goreng pastikan jangan menggunakan minyak itu berulang-ulang apabila sudah berubah warnanya dan menjadi kental alangkah baiknya di buang, dan ketika kita memasak hendaknya menggunakan api yang kecil atau sedang karena apabila kita menggunakan suhu yang panas saat memasak, dapat berubah menjadi radikal bebas yang merugikan, karena dapat merubah kandungan vitamin yang ada pada minyak tersebut atau bisa juga sayur mayur yang kita buat.



Itu ternyata paparan yang lengkap tentang masakan rumah bisa menjadi the silent killer,, mudah-mudah untuk selanjutnya kita lebih konsen terhadap gizi atau asupan yang diberikan kepada keluarga seperti halnya tips yang diberikan oleh  brand ambassador SunCo Christian Sugiono hidup sehat adalah pilihan kita sendiri yang menentukan dengan menjaga asupan dan apa saja aktifitas yang dibutuhkan oleh tubuh seperti olah raga yang rutin dan terjaga juga sebisa mungkin menghindari makanan junkfood atau siap saji.




Jadi intinya untuk sehat adalah kita yang memilih kita yakin apabila semua terjaga dari rumah pasti tubuh keluarga kita akan sehat terhindar dari penyakit-penyakit yang tidak menular apalagi yang tertular, SunCo ternyata sangat aware akan hal itu, karena bukan tidak mungkin bahwa kegunaan minyak goreng setiap hari pasti digunakan dan pastinya selalu menjadi bahan pembantu pokok untuk olahan di rumah maupun di luar rumah, supaya resep olahan rumah berkreasi kemarin juga ade demo masak dari chef Nanda menggunakan minyak goreng SunCo sebagai campuran salad, kata chef Nanda kenapa SunCo bisa dijadikan sebagai campuran salan karena #dikitnempel dan merupakan #minyakgorengbaik yang hasilnya ternyata gurih dan enak.



 SunCo merupakan inovasi pertama yang pembuktian bahwa minyak goreng SunCo jika kita minum satu sendok makan rasanya sama seperti air, dan tidak serik/nyangkut di tenggorokan yang berarti sedikit saja menempel pada makan, bening dan tidak mudah beku., jadi yakin SunCo merupakan minyak goreng baik dikit nempel di makanan, yakinlah untuk memberikan segala yang baik untuk keluarga kita. Jadi ingat minyak goreng pastikan ingat minyak goreng yang baik SunCo untuk disediakan di rumah., jadi ketika kita memilih yang sehat harus yang benar-banar baik.







Untuk kita yang terbiasa menggunakan medsos bisa me - like akun facebook SunCo Indonesia https://www.facebook.com/SunCoIndonesia/ akan ada informasi sekitar kegiatan SunCo Indonesia dan informasi-informasi yang berguna untuk kita baca sebagai tambahan ilmu pengetahuan

14 komentar:

  1. Garam satu sendok dlm sayur... dimakan rame2.. blm masalah..donk...karena asinnya menyebar...

    BalasHapus
  2. Garam satu sendok dlm sayur... dimakan rame2.. blm masalah..donk...karena asinnya menyebar...

    BalasHapus
  3. Cepet banget mba udah selesai reportasenya :D eh kemarin kita ketemu apa gak ya

    BalasHapus
  4. Siyaaappp menyesuaikan takaran konsumsi gula,

    Nah kalau jumlah konsumsi minyak ini yang masih agak2 galau krn masak lauk msh dominan di goreng.

    BalasHapus
  5. Hmm, habis ngitung2, kayaknya masih tahap wajar. Gula paling dalam masakan aja sih, jarang banget minum minuman yang manis. Garam juga gitu.
    Semoga bisa sehat2 terus ya Mba :)

    BalasHapus
  6. Setuju mba. Bagaimanapun harus tetap ya memperhatikan makanan rumahan :)

    BalasHapus
  7. Info kece nih. Alhamdulillah emak2 emang dapat ilmu deh, makasih ya sharingnya.

    BalasHapus
  8. yuk ah gak takut lagi mengoreng. nyambel pakai minyak panas endol mak

    BalasHapus
  9. senengnya ikut acara ini. jadi dpt ilmu ttng minyak goreng yg sehat :)

    BalasHapus
  10. Selain untuk menggoreng, untuk bikin sambal matah yang pakai minyak, jadi makin aman deh kalau pakai SunCo :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ya Mbak jadi makin yakin buat pakai Minyak goreng Sunco.

      Hapus
  11. Makin tambah yakin dech pakai Sunco, sudah terbukti ya Mbakk. Tinggal menjaga pola hidup sehatnya niy harus ditingkatkan.

    BalasHapus
  12. iya ngeri kalau sampai berulang-ulang, warnanya sudah berubah gt,

    BalasHapus

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, nanti insyaAllah saya akan balik meninggalkan jejak,,, salam persahabatan selalu,