Tips Ajak Keluarga Cegah Demam Berdarah dengan 3MPlus dan Vaksin

Tips Ajak Keluarga Cegah Demam Berdarah dengan 3MPlus dan Vaksin
Hallo Moms, setuju gak kalau kebersihan adalah salah satu cara terbaik agar hidup jadi lebih sehat. Dan itu semua bisa dimulai dari rumah terlebih dulu. Bila dikerjakan sendiri pasti sangat susah, oleh karena itu perlu banget mengajak seluruh anggota keluarga. Mulai dari pasangan hidup dan anak-anak. Hal ini juga jadi salah satu cara merekatkan hubungan di antara anggota keluarga.

Apalagi sekarang masih musim tidak menentu kadang siang hari panas terik tiba-tiba sorenya hujan turun sangat lebat, Jika rumah sehat dan bersih salah satunya juga terhindar dari segala macam penyakit seperti Demam Berdarah (Demam Berdarah Dengue)

tips-ajak-keluarga-cegah-demam-berdarah

Bicara tentang Demam Berdarah ini adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus betina.

Nah tentu saja salah satu kunci agar tidak adanya nyamuk di rumah kita tentunya selalu dengan menjaga kebersihan rumah. Dan itu perlu banget terlibat seluruh anggota keluarga agar nyamuk tidak berkembang biak di rumah. Dengan membagi tugas menjaga kamar masing-masing bersih dan rapi, tidak ada gantungan pakaian yang menumpuk. Selalu menutup bak mandi setelah digunakan.

Terlebih penyakit Demam Berdarah ini bisa menyerang anak-anak, dewasa sampai orang tua. Ada beberapa pencegahan Demam Berdarah yang paling efektif dan efisien dengan cara 3M Plus, yaitu:

Menguras, membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es, tempat minum burung, vas bunga, dan lain-lain sekurang-kurangnya 7 hari sekali.

Menutup, yaitu menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, toren air, dan sebagainya.

tips-ajak-keluarga-cegah-dbd

Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk atau kalau tidak memungkinkan dibuang dengan cara menguburnya.

Adapun yang dimaksud dengan Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan seperti: menggunakan kelambu saat tidur, mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah, menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah, mengoleskan obat anti nyamuk pada daerah kulit terbuka, kecuali muka, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk, menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, serta memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk dll.

Bincang Santai Tentang Cegah Demam Berdarah Dengue

Hal yang sama pun aku dapat kemarin di acara “Bincang Santai Tentang Cegah Demam Berdarah Dengue” Bersama narasumber yang ternyata pernah mengalami Demam Berdarah bahkan ada anaknya yang meninggal dunia, yang diadakan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia di Jakarta hadir beberapa pembicara seperti:
  • dr Fita Moeslichan Sp.A
  • Ringgo Agus Rahman dan Sabai Morscheck
  • Tika Bisono
dr Fita mengatakan hampir seluruh keluarga pernah mengalami Demam Berdarah, karena Demam Berdarah bisa menyerang semua umur, dan mengatakan juga nyamuk Aedes aegypti ini biasa hidup di sekitar perumahan atau tempat-tempat umum, suka beristirahat di tempat yang agak gelap, seperti pada baju atau kain yang bergantungan di balik pintu, atau beristirahat di kolong/bawah meja atau kursi.

tips-ajak-keluarga-cegah-dbd

Jarak terbangnya sekitar 400 meter dan senang meletakkan telurnya pada tempat penampungan air bersih yang tidak berhubungan langsung dengan tanah seperti vas bunga, tempat minum burung, ban bekas/ kaleng bekas/gelas plastik bekas dan tempat minuman/batok kelapa yang didalamnya berisi genangan air hujan.

Nyamuk ini mengigit nya diantara jam 09:00 pagi sampai jam 05:00 sore. Jadi yang bersih itu bukan hanya rumah saja, sekolah , kantor tempat kita beraktivitas pun harus bersih.

Nah untuk meminimalisir nyamuk ini berkembang biak perlu mengajak peran serta RT, RW atau Lurah, Tokoh Masyarakat untuk memerangi demam berdarah ini lakukan Fogging secara rutin, kata Tika Bisono psikolog yang anak meninggal dunia karena Demam Berdarah. Beliau menceritakan anaknya terlambat ditangani karena awalnya dikira hanya demam biasa.

Lanjut dr Fita bagaimana gejala penyakit Demam Berdarah ?

Fase demam ditandai dengan demam yang mendadak tinggi, terus menerus , disertai nyeri kepala, nyeri otot seluruh badan, nyeri sendi, kemerahan pada kulit, khususnya kulit wajah. Gejala lain seperti nafsu makan berkurang, mual, dan muntah sering ditemukan.

Pada fase ini sulit dibedakan dengan penyakit bukan dengue, maupun antara penyakit dengue berat dan yang tidak berat. Bila diperiksa laboratorium darah, biasanya ada penurunan jumlah sel darah putih

Fase kritis biasanya terjadi paling sering pada hari ke 4–6 sejak dari mulai sakit demam. Pada fase ini terjadi peningkatan pembuluh darah kapiler sehingga sehingga darah menjadi kental, dan apabila tidak mendapat terapi cairan yang memadai, dapat menyebabkan syok sampai kematian.

Sering disertai tanda bahaya berupa muntah yang terus menerus, nyeri perut, perdarahan pada kulit, dari hidung, gusi, sampai terjadi muntah darah dan buang air besar berdarah.

Pada fase ini juga dapat ditemukan badan dingin (terutama pada ujung lengan dan kaki) sebagai tanda syok, tampak lemas, bahkan terjadi penurunan kesadaran. Pada pemeriksaan darah dapat ditemukan penurunan jumlah trombosit.

Fase ini terjadi pada saat suhu tubuh mulai mengalami penurunan sampai mendekati batas normal. Hal ini yang sering menyebabkan terlambatnya orang berobat, karena menganggap bila suhu tubuh mulai turun berarti penyakit akan mengalami penyembuhan.

Fase pemulihan biasanya ditandai oleh perbaikan keadaan umum, nafsu makan pulih, anak tampak lebih ceria, dan pengeluaran air kemih cukup atau lebih banyak dari biasanya.

tips-ajak-keluarga-cegah-dbd

Intinya jika ada anggota keluarga kita yang mengalami Demam Berdarah kita orang tua jangan khawatir, dan cemas segera bawa ke dokter jangan sampai terlambat. Nah karena penerapan 3M Plus saja tidak cukup. Dari tahun ke tahun jumlah kasus demam berdarah terus meningkat sehingga tetap diperlukan upaya tambahan yang dapat melengkapi pengendalian demam berdarah yaitu dengan vaksinasi

Vaksinasi Demam Berdarah untuk Tindakan Pencegahan

Demam Berdarah itu bisa dicegah dengan vaksinasi, Vaksin tidak hanya bekerja merangsang sistem imun untuk membentuk antibodi/ kekebalan tubuh. Vaksin yang terdaftar di Indonesia bisa diberikan untuk setiap usia 6 hingga 45 tahun. 

Vaksin demam berdarah memang untuk mencegah kemungkinan berkembangnya penyakit demam berdarah di kemudian hari. Tapi tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat ingin melakukan vaksinasi demam berdarah seperti rentang usia indikasi, butuh atau tidaknya screening pre-vaksinasi, dosis dan interval pemberian vaksin, efikasi dan keamanan yang tentunya dapat dikonsultasikan langsung dengan dokter.

Pengalaman yang sama juga dikatakan oleh pasangan artis Ringgo Agus Rahman dan Sabai Morscheck yang mengatakan anak bungsunya saat usia 3 tahun dan  hampir satu minggu dirawat karena DBD dan sudah sembuh. dan pada akhirnya dokter menyarankan untuk vaksin demam berdarah. dan kini katanya mereka tinggal menunggu vaksin yang kedua.

cegah-denam-berdarah-dengan-3mplus-vaksin

Lalu apakah orang yang sudah divaksin dapat terhindar Demam Berdarah?

Vaksin ini bermanfaat untuk mencegah terjadinya penyakit demam berdarah yang parah dan menyebabkan kematian, terlebih orang yang pernah terinfeksi virus dengue berisiko terinfeksi lagi untuk kedua kalinya. Vaksin bisa didapatkan di rumah sakit terdekat juga puskesmas tetapi intinya tetap harus berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter.

Jadi hal yang harus diingat adalah memanfaatkan salah satu upaya pencegahan demam berdarah. Masih banyak kombinasi faktor lain yang bisa mengurangi penyebaran virus demam berdarah. Yang perlu dilakukan untuk mengurangi penyebaran nyamuk Aedes aegypti adalah perilaku hidup bersih dan sehat, penerapan prinsip 3M Plus, vaksinasi juga merupakan salah satu upaya pencegahan demam berdarah.

Terapkan pola hidup sehat bersama keluarga, dengan menjaga daya tahan tubuh kita ini merupakan langkah penting lainnya yang perlu dilakukan sebagai pencegahan Demam Berdarah ialah meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan sistem kekebalan tubuh yang baik, risiko terkena penyakit pun bisa dikurangi.

Aturlah menu makanan yang kaya akan vitamin dan mineral seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan daging. Berolahraga juga menjadi cara terbaik menjaga kesehatan tubuh. Usahakan untuk olahraga secara rutin.

Nah untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang bagaimana cara efektif cegah Demam Berdarah ikuti media sosial @cegahdbd.id atau di web www.cegahdbd.com

C-ANPROM/ID/QDE/0114/Aug

utieadnu

21 comments

  1. Saya tertarik dengan vaksin DBD ini. Pernah ngerasai gak enaknya kena DBD sampai harus dirawat di rumah sakit. Jangan sampai mengalami lagi, deh. Makanya pengen juga bisa divaksin DBD untuk meminimalisir risiko.

    ReplyDelete
  2. Bagus kalau setiap keluarga paham dengan pencegahan DB ini ya, Mak, karena DB bahaya sama dengan kayak covid aja lebih bahaya DB karena banyak korban sejak dulu ya

    ReplyDelete
  3. Sedih memang kalau terkena DB, karena DB ini kan demamnya yang berulang yang ditakutkan!
    Udah gitu trombosit drop sehingga kadang tubuh menggigil... alhamdulillah kalau memang sudah ditemukan vaksinnya, walau memang masih dalam tahap uji coba

    ReplyDelete
  4. Selain memperhatikan kondisi di rumah supaya selalu bersih dan bebas nyamuk DB, upaya dengan vaksin juga bisa dilakukan ya Utie. Aku baru denger soal vaksin DB ini. Sepertinya perlu ya buat keluarga. Nanti coba aku konsul dulu dengan dokter. Thanks infonya Utie.

    ReplyDelete
  5. rumah bebas nyamuk DB ini penting banget, dan apalagi kalau ada ember2 kosong di depan rumah yang untuk siram2 tanaman ini wajib diperhatikan sih karena bisa jadi sarang berkumpul dan berkembangbiaknya mereka. Pengalaman kena DB tuh sampe susut BB, udah cukup sekali aja

    ReplyDelete
  6. Bulan ini lagi banyak-banyaknya nyamuk ya. Udaranya panas. Takut juga sama demam berdarah. Selain 3M, emang perlu juga ya divaksin. Salut dengan perkembangan kedokteran karena sudah ada vaksin DBD juga.

    ReplyDelete
  7. Saya paling anti sama nyamuk. Kulit saya begitu sensitif. Dan Nurin ke anak saya. Makanya sebisa mungkin menghindari nyamuk dan sarangnya. Vaksin DBD belum pernah nih. Coba tanya tanya di tempat saya ah... Mencegah lebih baik dari mengobati ya

    ReplyDelete
  8. Penting banget ilmu ini dibaca dan dipahami lagi dalam kondisi sekarang, sebab sedang musim kemarau jadi banyak tempat yang juga tersembunyi menajdi tempat berkembangnya nyamuk penyebab DBD yah

    ReplyDelete
  9. ngeri ngeri sedap ini memang demam berdarah mba...
    mengintai siapa aja dan kapan aja...
    udah gt suka deg2an deh klo ada yg kena, suka gak terduga tiba2 naik tiba turun gt trombosit, ga anak kecil ga orang dewasa harus dijagain super perhatian.
    alhamdulillah ya udah ada vaksinnya bisa untuk pencegahan

    ReplyDelete
  10. Jadi selain melakukan 3M untuk mencegah demam berdarah dan ada yang harus dilakukan juga ya mak. Dengan melakukan vaksinasi demam berdarah, ini tuh aku pernah lihat juga posternya di rumah sakit pas kemarin ke dokter. Jangan sampai ya kita kena demam berdarah karena gak enak banget jujur.

    ReplyDelete
  11. Ada vaksin DBD yah sekarang, semoga bisa mencegah dan atasi DBD yah

    ReplyDelete
  12. Demam berdarah ini ya, penyakit ngeri yang banyak disepelekan. Padahal tiap tahun kasusnya selalu banyak, dan sering juga memakan korban. Padahal kita semua juga udah tahu penyebab dan cara pencegahannya. Di tempatku, udah banyak nih anak yang kena. Termasuk ponakan. Semoga ya kesadaran masyarakat semakin tinggi dengan bahayanya penyakit demam berdarah ini. Dan iya, semoga juga nih kita semua bisa mendapat vaksin dengue ya. Biar DBD bisa dicegah dengan lebih efektif.

    ReplyDelete
  13. TIap tahun selalu ada aja kasus DB ya, aku baru tahu ada vaksinnya nih. Semoga masyarakat bisa saling membantu terutama menjaga kebersihan lingkungan

    ReplyDelete
  14. 3M kalau dilakukan dengan benar tuh bisa banget mencegah deman berdarah. Makin bagus kalau ditambah vaksin dan tentu saja dari kita kudu perkuat imun. Jadi gak gampang sakit deh

    ReplyDelete
  15. Demam berdarah termasuk penyakit yang harus ditangani segera ya
    Bahkan kini bisa dicegah dengan pemberian vaksin

    ReplyDelete
  16. Ternyta sekarang sudah ada vaksinnya yaa. Akhamdulilla semakin bnyk jalan upaya kita untuk terhindar dari penyakit demam berdarah, selain dengan 3 M, sekarang bisa vaksin juga.

    ReplyDelete
  17. Bahaya banget ya.. DBD ini, kak Utie.
    Mana sekarang tuh musim-musimnya nyamuk lagi seneng ngincer darah manusia buat persiapan berkembang biak pas musim penghujan.
    Jadi langkah pencegahan dengan 3M dan vaksin ini mantep banget.

    ReplyDelete
  18. DBD yg sekarang kayaknya lebih mengerikan. Bahkan kadang indikasinya terlihat seperti demam biasa. Itu DBD yg jenis itu sudah diteliti belum ya?

    ReplyDelete
  19. kalau gerakan 3mplus ini udah familiar ya mak. tapi vaksin ini nih yang belum familiar di masyarakat kita. bagus nih untuk sosialisasi ke masyarakat

    ReplyDelete
  20. Wah, iya nih. Aku belum ajarin anak buat melakukan 3M. Masih fokus sama peduli lingkungan untuk tidak buang sampah sembarangan. gerakan 3M agar terbebas dari DBD juga penting banget.

    ReplyDelete
  21. Aku jadi inget pernah kena DB dan rasanya memang ngga enak banget Mak. Semoga adanya program ini, masyarakat jadi makin teredukasi dan terhindar dr DBD

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, Jangan tinggalkan Link URL BlogPost ya,,, makasih­čÖĆ