Monday, 28 August 2017

Sudahkah Kita #BijakBersosmed?




Gerakan #BijakBersomed yang di usung oleh Indosat Ooredoo merupakan inisiatif netizen  untuk mendorong dan menjaga penggunaan sosial media di Indonesia yang sehat, cerdas, aman dan bijak. Bertempat di Auditorium Indosat pada tanggal 26 Agustus 2016 dihadiri sekitar 200 peserta dari murid SMK hingga berbagai komunitas.

Menurut Ibu Ripi Mangkoesoeberoto Indosat Ooredoo mendukung gerakan ini karena peduli dengan berita yang akhir-akhir ini di media sosial agar peran media sosial ini dibuat sebagai suatu ajang yang bermanfaat, sebagai wadah menyampaikan informasi yang benar dan baik, melahirkan inovasi baru, bertukar gagasan dan menghargai perbedaan pendapat dengan cara yang santun.

Karena disisi lain kekuatan sosial media saat ini, banyak dimanfaatkan oleh sebagian kelompok untuk memproduksi konten-konten yang dapat memecah belah persatuan, dan dijadikan sebagai lahan profit bagi para penyebar hoaks. Karena begitu memprihatinkannya media sosial maka gerakan #BijakBersosmed ini menjadi salah satu ajang untuk bisa memecahkan keprihatinan berita-berita yang beredar saat ini.

Direktur Jendral Aplikasi Informatika, kementerian Komunikasi dan Informasi Bpk Samuel Abrijani  sangat mengapresiasi hadirnya gerakan ini, beliau berharap media sosial yang merupakan bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia khususnya anak-anak perkotaan manfaatkan media sosial itu sebagai ajang yang positif, bijak dalam bersosmed juga merupakan rasa syukur atas kemerdekaan RI.

Bagaimana mengekspresikan agar kita bisa bijak bersosmed yaitu di mulai dari diri  sendiri mulai dari sekarang, jangan menjadi tiba-tiba yang maha tahu begitu membaca sebuah berita, saring dulu sebelum sharing, berpikir sebelum bertindak karena sejarah kita di media sosial itu tidak akan terhapus begitu kata Enda Nasution Koordinator Gerakan #BijakBersosmed

nara sumber #BijakBersosmed
Dalam kesempatan itu Enda Nasution membacakan  ikrar #BijakBersosmed yaitu :
  •  Menolak segala bentuk penyebaran kebencian, penghinaan dan pelecehan terhadap siapapun di media sosial, apalagi yang sengaja disebarkan untuk membuat merusak dan memecah kehidupan kita.
  • Sekuat tenaga untuk bersikap dan menyebarkan hal-hal positif dan optimis, serta menjauhi penyebaran informasi yang negatif, nyinyir dan tidak bermanfaat.
  • Semoga saya mendapat kekuatan untuk memenuhi ikrar saya ini.

Mulai detik ini jadikan media sosial sebagai ajang yang positif dan memang benar kesadaran ini harus dimulai dari diri sendiri terlebih dulu, jika itu dimulai dan semua orang menyadari maka media sosial pasti akan menjadi ajang yang bermanfaat selalu menyebarkan berita yang positif dan tidak memecah belah seperti saat ini. Yuk,, dukung gerakan #BijakBersosmed mulai detik ini.

Informasi gerakan #BijakBersomed ini lebih lengkap bisa di lihat di web bijakbersosmed.id dan akun media sosial seperti facebook bijakbersosmed.id serta twitter dan instagram @bijakbersosmed_



33 comments:

  1. kalau semua pengguna sosmed bisa seperti ini damainya dunia maya

    ReplyDelete
  2. Gerakan seperti ini harus kita dukung ya, supaya generasi kedepannya nda mudah percaya dengan berita yang berselieran di medsos...yang kadang banyak berita HOAX begiti cepat disebar :(

    Saya, nonamelinda #BijakBersosmed juga hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. siap sama kita,, mending ngeshare yang baik2 aja ya bikin gk baper

      Delete
  3. hoho setuju tuh, jangan sok maha tahu padahal sumbernya juga gak jelas ya. Mari mari kita bijak bersosmed, bijak juga pada diri sendiri, ibarat padi makin berisi makin merunduk, bukan malah pongah di sosmed

    ReplyDelete
  4. Sebenarnya kalau filter itu dimulai dari pribadi kita masing masing misalnya menahan diri apabila ingin share dan nyebarkan gosip tentu gak akan deh kita ikut ikutan nyebarkan hoax

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap kadang kita jg suka lupa,,, main share n copas Aja

      Delete
  5. Sering gemas kalau lihat orang-orang share berita di fb yang gak jelas sumbernya. Makin gemas kalau yang share itu orang-orang yang kita kenal punya pendidikan tinggi. Hadeehh~

    ReplyDelete
  6. bener banget nih, mba. komen atau berita hoax negatif yg betebaran di sosmed bikin geregetan, semoga masyarakat indonesia bisa lebih bijak menggunakan sosmed kedepannya, amiin

    ReplyDelete
  7. Baru kemarin akhirnya aku ngomel-ngomel di FB gara-gara ada yang nge-sahre tubuh korban kecelakaan. Terus sebelumnya geregetan gara-gara yang nyebar soal nasi plastik.
    Duhhhhh gemez maksimal aku Mbak kalau nemu yang ngesahre berita tapi blom tentu benar.
    Semoga makin banyak yang bijaksana dalam menggunakan media sosial.

    ReplyDelete
  8. Suka gregetan ama orang yang share berita nggak jelas trus menganggap bahwa itu tindakan yang benar. Harus hati2 bersosmed

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba ali mending buat ngeshare ootd ya,,, biar dpt hadiah

      Delete
  9. Yup, benar mbak, kita harus hati-hati bermedia sosial. Karena kita gak tau siapa orang diluar sana yang ngintip medsos kita. Tetap waspada aja sih.

    ReplyDelete
  10. Penting untuk menjaga jari di medsos

    ReplyDelete
  11. Perlu cek n ricek sebelum sharing. #masih berusaha jadi pengguna sosial media yg bijak.
    Tfs Buat sharingnya ya Mbak

    ReplyDelete
  12. aku lebih berhati-hati menyebarkan broadcast message. Cari tahu dulu sumbernya valid apa gak. Bijak bersosmed dimulai dari diri kita sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mba hrs dari diri kita sendiri dulu

      Delete
  13. Jadi lebih hati-hati lagi kalau ingin like atau share konten.

    ReplyDelete
  14. sosmedku si aku pakai buat cari duit dan senang2, sharing yg fun2 aja, jarang buat nyebarin hoax dan curhat hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. siap mba sama kita lebih baik yang bermanfaat ya,,

      Delete
  15. menyebarkan hal positif n inspiratif. setuju pake banget

    ReplyDelete
  16. Bijak di dunia nyata dan di dunia maya juga ya mbak. Kadang ada yang nyinyir di dunia nyata tapi nggak bawa-bawa nginyir nya ke dunia maya, begitu juga sebaliknya di dunia maya melihatan bijak tapi setelah ketemu orangnya asli nyinyir setengah mati, apalagi kalau nyinyir disana sini ya kaan..mending seimbang sih menurutku

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mba tuty,,, real harusnya antara dunia maya dan nyata

      Delete
  17. Banyak yang nggak bijak malah. Udah nyinyir pada baperan pula itu di sosmed. Hadeeuuh. Perang deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iy kadang klo nyirnyir mending matiin lappy

      Delete
  18. Emang bener, harus bisa sebijak mungkin menggunakan Media Sosial, yahhh salam kenal dari #DuniaFaisol

    ReplyDelete
  19. Selain bijak menggunakan sosial media harus bijak pula memanage status sosmed yang kebanyakan disisipi unsur hoax atau curhat ga jelas 😂

    ReplyDelete
  20. Yuk realisasikan hashtagnya. Keren pasti kalo terwujud

    ReplyDelete
  21. betul mbak, aku juga lebih senang sosmed buat ajang positif, walau cuma kasih tulisan semangat di status sosial media, bisa loh menular ke yang membacanya

    ReplyDelete
  22. Harus berhati-hati ketika kita bersocmed. Karena socmed memang sebetulnya menguntungkan. Asalkan bijak menggunakannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iy bnr digunakan k hal2 yg positif bs jd pahala y

      Delete
  23. Apalagi anak muda yg masih labil pikirannya perlu didampingi saat bersosmed

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, nanti insyaAllah saya akan balik meninggalkan jejak,,, salam persahabatan selalu,