Tuesday, 31 July 2018

Konser Mandiri The Professor Band Plus



Hai,, teman pernahkah membentuk sebuah band?, dulu sewaktu SMA saya pernah, kebetulan saya sering menciptakan lirik lagunya dan teman saya yang mengaransemen, jadilah band SMA itu terbentuk dan pernah beberapa kali manggung hanya di acara sekitaran event sekolah, tapi kini grup bandpun bubar seiring lulus SMA. Suka kangen sih masa-masa itu ada kesenangan tersendiri kumpul barang teman yang mempunyai hobi sama. Jadi cerita tentang masa lalu.
Nah, kini saya akan menceritakan sebuah grup band yang personilnya adalah professor-professor dari sebuah universitas negeri yaitu Universitas Indonesia, pertama mendengarnya saya terkagum-kagum kata professor tentu yang ahli dibidang akademik, yang pendidikan dan intelegentnya sudah tidak diragukan lagi tapi ini juga dalam bidang seni. Mendirikan grup band ini bukan hanya menyalurkan hobi tetapi juga bertujuan untuk menjembatani mahasiswa. Biasanyakan hubungan mahasiswa dengan dosennya itu selalu serius dan identik dengan mengajar apalagi kalau sedang skripsi, jadilah para dosen dikejar-kejar mahasiswa untuk menjadi dosen pembimbing.
Konser Mandiri The Professor Band Plus
The Professor Band Plus (TBP),  ini terbentuk sekitar tahun 2002, dan grup ini launching pada tahun 2003 dalam suatu acara di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Pada acara itu, para dosen  bermain musik dan para mahasiswa boleh menyanyi dan berdansa. Tahun berikutnya, TPB diminta bermain dalam acara Badan Eksekutif Mahasiswa. Setelah itu, para anggotanya sepakat melanjutkan hobi bermusik mereka karena mereka merasa nyaman dan terhibur.

Bintang tamu Yok Koeswoyo
ikut bernyanyi bersama 
TPB ternyata bukan hanya bermain di lingkungan kampus saja, akan tetapi TPB berhasil menorehkan  beberapa prestasi diantaranya adalah tahun 2015 berhasil mengeluarkan sebuah album bertajuk Seribu Satu Malam mengusung lagu-lagu abadi ciptaan komponis legendaris Indonesia Ismail Marzuki,  Tahun 2008 masuk Museum Rekor Indonesia mencatat TPB sebagai pemegang rekor band dengan anggota professor terbanyak (waktu itu anggotanya 12 professor). Tahun 2007 rekaman pertama berisi campuran lagu Indonesia dan Barat dibuat untuk kalangan sendiri (UI) diluncurkan pada Dies Natalis UI 2007, TPB bukan hanya tampil di lingkungan UI (Dies Natalis UI, Jazz Goes To Campus FEUI), tetapi juga pada berbagai event nasional 6 kali ikut Java Jazz Festival, 3 kali ikut Jakarta Jazz Festival, bahkan pernah bertandang ke Belanda dan India. 

TPB ini terbilang langka dan unik dilihat dari para anggotanya juga awetnya grup ini sampai usianya 12 tahun lebih hingga sekarang, untuk latihannya mereka dibantu Harry Wisnu musisi professional untuk menyatukan genrenya yang berbeda, baik dari segi teknis hingga terciptanya harmoni musik yang optimal

Nah pada tanggal  27 Juli 2018 di Auditorium Makara Art Center Universitas Indonesia TPB menggelar konser mandirinya yang pertama kali. Denga tema The Professor Band Plus Tribute to KoesPlus dan Panbers. Saya yang menyaksikan ini bahagia dan merinding karena dalam usia mereka bukan lagi muda, tapi suara dan bermain musiknya mempunyai power yang tidak kalah dengan band anak-anak muda.

Sebagian dari personil The Professor Band usai tampil
TPB memiliki banyak anggota, tetapi yang terlibat dalam pagelaran The Professor Band Plus Tribute to KoesPlus dan Panbers adalah :
  • Prof. DR. Ir. Triatno Judoharyoko, MSc., Ph.D – Gitar (Guru Besar Bidang arsitektur – Pemukiman dan Perumahan Perkotaan Universitas Indonesia).
  • Prof. Dr. Agus Sardjono, SH, MH – Gitar (Guru Besar Ilmu Hukum dari Bidang kajian Utama Hukum Ekonomu dan Intellectual Property Universitas Indonesia).
  • Prof. Dr. Tb. Roni Rahman  Nitibaskara - Mandolin (Guru besar Kriminologi Pascasarjana Universitas Indonesia).
  • Prof. Dr. Paulus Wirutomo, MSc – Drum, (Ketua TPB Guru Besar Sosiologi FISIF Universitas Indonesia).
  • Prof. Dr. Budi Susilo Soepandji , DEA - Flute, (Jabatan saat ini sebagai Gubernur LEMHANNAS RI dan menjadi Pembina orkes simfoni UI Mahawaditra).
  • Dosen ; DR. R. Yugo Kartono Isal, Msi – Harmonika
  • Vocal : DR. Iriani Sophiaan, MSi, Drs. AG. Sudibyo, Msi, Eki Meilinawati
  • Brass Mahasiswa : Necia- Flute, Pandu – Terompet, Josephine – Trombone
  • Vokal Mahasiswa ; Nobel, David, Ester
  • Pemain Professional : Sukat- keyboard, Yoga Dachi- Bass, R. Septa Suryoto- Saxophone
  • Paduan suara ; Ibu - Ibu Rektor
Direktur musik dan pelatih : R. Septa Suryoto, Ssn.
Manager : Dra. Catharina Wirutomo, Msi

Dengan tema Tibute To Koesplus dan Panbers ini juga dapat turut serta melestarikan lagu-lagu Indonesia pop - klasik ditengah menjamurnya  lagu-lagu pop sekarang yang cepat populer namun cepat dilupakan serta TPB ingin berperan aktif agar lagu-lagu Indonesia kembali berjaya di rumahnya sendiri. Hadir tamu istimewa pada konser mandiri ini personil dari KoesPlus Yok Koeswoyo, yang ikut juga bernyanyi bersama.

The Professor Band dengan blogger
Ruangan Makara Art UI, sudah mencatat sejarah tersendiri dengan konser mandirinya TPB ini. Semoga TBP bisa menjadi inspirasi bagi kita semua, bahwa musik bukan hanya milik anak-anak muda dan  bisa menyatukan perbedaan status antara dosen dengan mahasiswa yang tentunya perbedaan yang positif yang bisa menghibur walau usia bukan lagi muda akan tetapi mampu menunjukkan bahwa mereka tetap eksis sesuai filosofinya yaitu guna menyeimbangkan kinerja otak kanan dan kiri, belajar tidak egois karena bermusik harus seirama agar terdengar indah, membuat awet muda karena menyenangkan dan TPB ingin memberi pesan pada para mahasiswa bahwa main, belajar dan bermain musik itu sama pentingnya. 20 lagu yang dimainkan dalam waktu 2 jam, tentunya membutuhkan tenaga yang maksimal. dan itu membuat saya terinspirasi.

Selamat The Professor Band Plus semoga personilnya selalu sehat dan panjang umur.












19 comments :

  1. Wah seru yaa bisa hadir di acaranya..

    ReplyDelete
  2. Namanya unik... Hehehe saya salah satu yg kurang apdet dengan musik. Bisa dapat banyak informasi terkait musik di artikel ini senang banget...

    ReplyDelete
  3. Akh senangnya nih kalau mahasiswa punya dosen-dosen yang suka nyanyi dan main musik. Karena di jamin nggak Killer pun tampangnya ada juga yang Killer hahaha

    ReplyDelete
  4. Waah, para profesor ini jiwa seninya luar biasa, selain berkutat dengan mahasiswa juga nge-and, keren bangetlah, lagu-lagu yang dibawakannya pun lagu-lagu lawas yang melegenda

    ReplyDelete
  5. Pas kuliah kalau lihat profesor pasti kesannya pendiam, serius dan kaku. Nggak nyangka kalau ada band profesor :O main musik memang berguna untuk melepaskan penat ya :)

    ReplyDelete
  6. Wah gak nyangka kl mbak Uti pernah punya grup Band di sekolah. Sayang ya bubar, coba kalau nggak bubar, mungkin bisa nge-band

    ReplyDelete
  7. Cakep ini, kesenian akan berperan sebagai pengikat rasa antar dosen dan mahasiswanya.
    Musik memang universal, bisa meretas batas

    ReplyDelete
  8. Wuih keren ya band ini. Sudah berumur pun tetep berkarya. Keren pula pilihannya. Koes Plus dan Panbers. Legenda2 musik Indonesia.

    ReplyDelete
  9. Wah, ibuku seneng banget ini klo diajak nonton konser ini. Bisa mengharu biru, secara ibu suka nyanyi lagu-lagu Koesplus dan Pambers

    ReplyDelete
  10. Belum pernah liat The Profesor tampil live tapi pernah liat mereka maen di tipi. Band2 kyk gini bikin para dosen keliatan "humanis" yaaaa... gak melulu soal akademisi, jd bisa lbh pedekatein mahasiwanya hehe

    ReplyDelete
  11. Baru kali ini aku mendengar nama The Profesor Band, hehehe. Jadi bikin betah di kampus nih, kalau ada grup band ketje seperti ini 😃

    ReplyDelete
  12. Keren deh ini bisa ketemu Yok Koeswoyo. Iri deh bisa liat konser mereka juga. Huhu

    ReplyDelete
  13. Kalau ngelihat susunan personelnya, salut banget dengan The Professor Band. Mana kiprahnya udah sampai ke luar negeri segala lagi ya...

    ReplyDelete
  14. Aku sekalipun anak kelahiran 90'an tpi musik yang aku suka adalah musik era 80'an. Dalem, ngena, gak berlebihan komposisinya... Dan sangat nyaman aja didenger di telinga.

    Termasuk lagu-lagunya koesplus

    ReplyDelete
  15. Biasanya para akademisi dikenal dengan keseriusannya tapi melalui konser The Professor band ini para profesor menampilkan kemampuannya dalam bermusik pasti keren

    ReplyDelete
  16. Legendaris yang selalu ada dihati ya mba hehe ketauan deh jamannya.. btw acaranya sangat inspiratif semoga akan terus berkelanjutan dan supaya generasi muda jadi lebih mengenal legenda musik Indonesia

    ReplyDelete
  17. keren amat yak ini para profesor. ada sisi lain diluar profesi yang mereka geluti..jadi pengen lihat live performance mereka juga

    ReplyDelete
  18. TPB bisa menjadi bukti bila bermusik itu tidak mengenal usia , yaa bisa dilihat juga sih dr karya nya koes plus. Jd pengen liat juga bia the profesor band manggung, mau dong mbakk tiket nya bilaa adaa..

    ReplyDelete
  19. The Professor Band ini keren banget yaaaaa. Karena semua anggota personilnya adalah Professor. Nggak cuma pintar di bidang akademik, tapi juga berkarya di bidang musik yaaaaa. Sukses terus The Profrssor Band!

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, nanti insyaAllah saya akan balik meninggalkan jejak,,, salam persahabatan selalu,