Friday, 21 June 2019

Gerakan Plastic Reborn dari Coca Cola

Gerakan Plastic Reborn dari Coca cola sebagai langkah awal #BeraniMengubah
Plastik seakan menjadi boomerang buat kita semua, Plastik kita  butuh dan memang kita semua ada di jaman plastik. Banyak sekali tanpa kisa sadari semua yang kita gunakan dirumah saja hampir sebagian berbahan plastik. 

Dan yang kita kenakan juga semuannya berbau plastik contoh misalnya kacamata, jam tangan. Yang jadi masalah sekarang adalah ternyata sampah plastik yang bekas kita gunakan sehari-hari menjadi sampah yang sangat berbahaya terlebih yang tidak bisa didaur ulang.

gerakan plastic reborn dari coca cola


Bahkan Indonesia penjadi peringkat ke-dua di dunia negara penyumbang sampah terbesar dilautan, kemarin banyak bangetkan kita lihat bagaimana biota-biota laut yang mati dan terancam hidupnya karena sampah plastik.


Nah, langkah apa yang kita harus ambil untuk mengurangi sampah plastik yang khususnya tidak bisa didaur ulang ini. Tentunya dengan langkah bijak berplastik dari membawa totebag jika ingin berbelanja, membawa sedotan sendiri, atau membawa kotak makanan jika ingin membeli makanan dari luar. Mungkin langkah itu kecil tetapi jika dilakukan setiap hari dan orang lain mungkin akan meliat dan mencotoh perbuatan kita kemungkinan sampah plastik akan berkurang.

Melalui kesadaran ini PT Coca Cola Indonesia menyerukan gerakan Plastic Reborn #BeraniMengubah sebuah inisiatif peduli lingkungan untuk berkontribusi dalam mengatasi sampah plastik di dalam kehidupan sehari-hari. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk turut aktif dalam mengatasi permasalahan sampah plastik di Indonesia.

Dengan menghadirkan rangkaian kegiatan edukasi dan diskusi bersama para pakar, yang bertujuan untuk menambah wawasan peserta mengenai kemasan plastik, diskusi penanganan dan manajemen sampah plastik dengan konsep circular economy. Kegiatan edukasi ini juga diisi dengan kegiatan lokakarya kreatif dan edukatif yaitu daur ulang sampah botol plastik menjadi barang yang memiliki nilai baru bersama peserta.

gerakan plastic reborn dari coca cola
Kika :Mc Novan, Bpk Triyono, Bpk Gunawan, Prof Enri
Pada tanggal 16 Juni bertempat di Kantorkuu menghadirkan beberapa pembicara seperti :
  • Prof. Enri Damanhuri, Guru Besar Pengelolaan Udara dan Limbah, Institut Teknologi Bandung
  • Triyono Prijosoesilo, Public Affairs and Communications Director Coca-Cola Indonesia, 
  • Gunawan Mangunsukarjo, Regional Technical Director Coca-Cola Indonesia 
  • Iqbal Alexander, Pendiri Komunitas Kertabumi Klinik Sampah.
Menurt Bpk Gunawan Jika dilihat dari sudut pandang industri, plastik merupakan bahan baku sehingga ada nilai ekonomi di dalamnya, sehingga memiliki nilai manfaat ekonomi tidak hanya untuk industri tetapi juga untuk masyarakat. Dan plastik merupakan inovasi luar biasa yang bersifat fleksibel, affordable dan tahan lama, karenanya penggunaan plastik dalam berbagai bentuk telah menjadi bagian tak terhindarkan dari kehidupan masyarakat modern.

Berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian, saat ini kapasitas terpasang industri kemasan plastik mencapai 2,35 juta ton per tahun. Namun, utilisasinya sebesar 70 persen, sehingga rata-rata produksi mencapai 1,65 juta ton, sedangkan penyerapan tenaga kerjanya sekitar 350.000 orang.

Namun disisi lain, keuntungan dari penggunaan kemasan plastik juga memiliki dampak terhadap lingkungan. Sampah telah menjadi sebuah persoalan yang mendapat perhatian masyarakat global dalam beberapa waktu terakhir. Jumlah komposisi sampah plastik khususnya, berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, di wilayah DKI Jakarta pada tahun 2016 – 2017 menempati posisi kedua setelah sampah sisa makanan dengan jumlah sebesar 12.40%.

Kemudian menurut Prof, Enri Damanhuri. Permasalahan sampah memang merupakan tugas dari seluruh pihak. Namun, penanganannya dapat dimulai dari individu masing-masing. Artinya semua orang Indonesia harus dapat mengelola sampahnya di sumber mereka sendiri, di rumah, sekolah atau kantor.

Sampah plastik merupakan masalah lama dan edukasi harus terus dilakukan. Salah satu edukasi yang perlu terus diberikan ialah pentingnya membiasakan untuk tidak membuang sampah di mana saja, dan selanjutnya membiasakan untuk berperilaku bijaksana dalam menggunakan plastik termasuk dalam hal penanganan sampahnya.

Faktor utama sampah tentu berasal dari perilaku masyarakat yang semakin konsumtif. Minimnya kesadaran dan pola pikir juga turut andil, hal ini bisa dicegah dengan memilah dan mengumpulkan sampah plastik dalam satu tempat. Selain itu diperlukan kerjasama dari pihak produsen, pengumpul sampah plastik (collector) sampai konsumen untuk berperan aktif dalam mendorong masyarakat berperilaku lebih bijaksana dalam penanganan sampahnya, melalui edukasi dan penegakan peraturan yang konsisten.

Dan Coca cola Indonesia turun aktif untuk mengatasi permasalahan plastik ini sesuai dengan komitmen dan visi perusahaan The Coca-Cola Company yaitu World Without Waste. Visi perusahaan untuk mewujudkan World Without Waste dimulai dengan membangun pemahaman bahwa kemasan makanan dan minuman adalah bagian penting dari kehidupan masyarakat modern, namun juga tidak melupakan bahwa masih banyak yang perlu dilakukan untuk mengurangi sampah kemasan secara global. Kata Bpk Triyono.

Coca-Cola bersama-sama dengan mitra pembotolan perusahaan memiliki beberapa tujuan utama, yaitu: 
  • Investing in the Planet  (investasi untuk Bumi): Setiap botol atau kaleng yang terjual oleh Coca-Cola dan mitranya (Coca-Cola system) secara global, kami bertujuan untuk membantu mengumpulkannya kembali agar kemasan tersebut dapat dimanfaatkan kembali dan memiliki masa hidup lebih dari satu kali. Melalui 3 pilar World Without Waste, Design-Collect-Partner, Coca-cola memiliki komitmen tinggi untuk melakukan pengumpulan (botol plastik) dan mendaur ulang setiap botol plastik yang terjual dan dikonsumsi oleh masyarakat di tahun 2030.
  • Investing in Packaging (Investasi pada kemasan): The Coca Cola Company mendukung konsep circular economy melalui investasi multi-tahun dan jutaan dolar yang mencakup kerja berkelanjutan untuk membuat seluruh kemasan produk Coca-Cola 100% dapat didaur ulang pada tahun 2025. Termasuk, menyertakan 50% konten daur ulang di seluruh kemasan pada tahun 2030.
Seperti kegiatan kemarin merupakan bagian dari program Plastic Reborn dengan menyerukan gerakan #BeraniMengubah yang mengedukasi dan mendorong para peserta untuk menjadi agen-agen perubahan dengan mulai berkontribusi dalam menangani sampah plastik di Indonesia. Karena sekecil apapun upaya yang dilakukan, bisa memberikan kontribusi dan diharapkan akan menjadi suatu gerakan besar yang dapat mengubah masa depan Indonesia menjadi lebih baik.
gerakan plastic reborn dari coca cola
Memegang hasil recycle botol plastik coca cola
Inisiatif Plastic Reborn yang telah digelar Coca-Cola Indonesia sejak 2018 lalu, kembali berlanjut di tahun ini. Kemarin ada worshop langsung yang dilakukan oleh Mas Iqbal dari Kertabumi Recycling Center yang menyebut organisasi mereka sebagai klinik sampah, bukan bank sampah yang mengumpulkan sejumlah sampah bernilai ekonomis.

Katanya Kerbumi ini klinik sampah. Jadi, kalian bawa sampah yang menurut kalian sudah tidak berguna, nanti kami ubah jadi produk baru, dirinya menyebut sebagai pemulung karena setiap hari dia mengumpulkan sampah-sampah kering, terutama plastik, dari rumah tangga. Misi Kertabumi sederhana sekaligus rumit, menghilangkan anggapan memilah sampah rumit dan menjadikannya gaya hidup.

Banyak sampah-sampah kering terutama plastik ini akan disulap menjadi produk bernilai ekonomis, hasil penjualan akan ditaruh di yayasan agar mereka bisa terus membantu masyarakat untuk mengelola sampah.

gerakan plastic reborn dari coca cola
Botol Ades yg sudah digunting disterika
gerakan plastic reborn dari coca cola
Kemudian dijahit untuk dijadikan dompet kecil
Kertabumi Recycling Center tidak hanya menerima donasi sampah kering, mereka juga menjemput bola dengan menyediakan layanan gratis jemput sampah ke rumah, demi menumbuhkan gaya hidup mengelola sampah. Cara lain mengumpulkan sampah, mereka membuka "dropbox", saat ini baru terdapat di daerah Senayan, Gandaria dan Bintaro. 

Beberapa hasil dari sampah palstik seperti botol plastik ades, kantong plastik (kresek), botol Cocacola/sprite yang dipotong kecil-kecil kemudian di press dijadikan tatakan gelas. Kertabumi ini juga biasa mengadakan atau melatih workshop

gerakan plastic reborn dari coca cola
Saya dan Mas Iqbal
Nah sekarang langkah bijak berplastikpun tentunya harus kita lakukan mulai detik ini, jangan sampai peduli dengan lingkungan tetapi kita belum mulai juga mulai melakukannya.

Bagaima caranya?
Mulailah Membawa Tote Bag, Tempat Minumd an peralatan makan bukan plstik
Jika ingin berangkat aktivitas, selalu membawa botol minuman, sedotan, sumpit sendok/garpu dari stainless jika ingin berbelanja ke mini market atau pasar usahakan membawa totebag sendiri.

Memilah Sampah dengan Benar
Pemilahan sampah yang benar bukan “organik” dan “non organik” tetapi dibedakan berdasarkan materialnya, yaitu sampah plastik, sampah organik, sampah kertas, sampah kaca dan sampah logam.

Belajar Mendaur Ulang Sampah
Tidak ada salahnya belajar membuat biopori, yaitu membuat kompos sendiri di halaman rumah yang berasal dari sampah organik. Dengan begitu, hanya sampah plastik dan non organik yang akan sampai di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). Jika sampah organik ini berkurang, akan jauh mengurangi beban TPA. 

Jika semua orang melakukan yakinlah Indonesia mudah-mudahan tidak termasuk urutan penyumbang sampah plastik lagi dan semoga apa yang dilakukan PT. Coca Cola Indonesia bisa dilakukan oleh perusahan-perusahaan lainnya yang menggunakan palstik sebagai kemasan. Gerakan Plastic Reborn dari Coca Cala sebagai langkah awal berani mengubah untuk bumi semakin baik.


25 comments :

  1. Aku masih jauh banget untuk mengurangi sampah neh. Mudah-mudahan segera bisa diet deh sampah plastik.

    Keren juga ya kegiatan coca cola ini. Semoga bisa ada diseluruh Indonesia kegiatannya.

    ReplyDelete
  2. Salah satu cara CocaCola membantu supaya lingkungan tidak risak makin parah ya dengan gerakan plastic rebord. Ternyata ada layanan jemput bolanya juga ya.

    ReplyDelete
  3. Ulalaaaaa, support yg warbiyasak dari Coca Cola :D
    Semoga bs menginspirasi banyak perusahaan dan komunitas lain ya
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  4. Gerakan yang positif dan kalau dibiasakan akan mengurangi sampah di negeri ini ya. Salut dengan support yang diberikan.

    ReplyDelete
  5. Bergizi sekali acaranya ya mba, makin membuka mata kita untuk mulai bergerak mengurangi plastik sebelum bumi kita tertimbun sampah..bagus banget program dari Coca Cola senang banget perusahaan besar juga peduli lingkungan

    ReplyDelete
  6. Mengagumkan kalau melihat semangat orang yang setia dengan mendaur ulang bahan yang dianggap sampah!

    Sejujurnya aku termasuk orang pembuang "sampah" dalam arti sekali pakai buang. Sekarang menyesal karena ada nilai ekonomis di balik "sampah" ini . Malu deh ga jadi orang yang 'green'

    ReplyDelete
  7. Wow cica cola bikin Movement yg cukup agresif juga niih
    Keren laaah
    As personal aku sjh dah sadar banget soal initl soal pembiasaan nih yang masjh harus digenjot termasuk pembiasaan buat less plastic di rumah ke anak-anak

    ReplyDelete
  8. Niat diet plastik sudah dimuai tapi konsistennya ini yang susah. Kadang-kadang gak sengaja mampir belanja pas lupa bawa kantong. Kadang juga beli lauk lupa bawa kotak makan. Hiks, hiks. Kayaknya musti padang tulisan gede-gede dan reminder di hp nih.

    ReplyDelete
  9. Saya masih tergantung sama plastik, Masih butuh plastik buat tempat sampah, jadi memudahkan tukang sampah buat ngambilnya.

    ReplyDelete
  10. Miris memang, negara kita termasuk negara yang paling banyak menyumbang sampah di dunia. Perlu kesadaran dari masyarakat untuk bisa mengurangi pemakaian sampah plastik dan berkarya mendaur ulang sampah

    ReplyDelete
  11. Asyik banget dong programnya. Apalagi Cola Cola adalah penyumbang kemasan plastik ya, dan dengan program daur ulang ini, semoga penumpukan sampah semakin berkurang y

    ReplyDelete
  12. uwooo...pengen banget belajar langsung dr klinik sampah. bagaimana mengolah sampah mjd barang yg berguna, memenejemen konsistensi diri, lalu mengajak org2 lain utk melakukan hal serupa. keren mbak uti

    ReplyDelete
  13. Wih inovasi baru yaa dari coca cola.. salah satu cara meminimalisir sampah jg yaa

    ReplyDelete
  14. Miris sebenernya ketika Indonesia menduduki peringkat ke 2 untuk menyumbang sampah di lautan :(

    Plastik memang sebuah masalah besar dan perlu kesadaran dari kita semua untuk bijak dalam menggunakannya serta ketika membuangnya. Sangat baik bila kita bisa memilah dan mendaur ulang menjadi produk yang bernilai.

    Kalau di tempat Mertua saya, sampah plastik bungkus minuman sachet dibuat menjadi ras, dompet, taplak meja, dll.

    ReplyDelete
  15. Di dekat rumahku di Yogya, ada satu kampung yang mengolah sampah plastik ini jadi tas, pot, dan segala macam dari daur ulang.
    Di rumahku, seminim mungkin gunain plastik biar nggak banyak sampah.

    ReplyDelete
  16. Yup perlu adanya pengetahuan ini untuk mengolah sampah plastik ini ya mak.. Biar plastik ga numpuk

    ReplyDelete
  17. Aku dulu punya tetangga sekaligus teman baik yang suka banget ngasih pengarahan mengenai Kang Pisman (Kurangi, Pilah, Manfaatkan sampah)

    Jadi perlahan aku paham mengenai pilah sampah dan menabung sampah.

    Begitu pindah rumah, jadi balik lagi ke gaya hidup lama.
    Hiiks~

    memang kita itu membutuhkan lingkungan yang mendukung untuk bersama sadar pentingnya memilah sampah dan kurangi plastik.

    ReplyDelete
  18. Programnya kece banget Coca Cola, jadi punya solusi buat mendaur ulang sampahnya sendiri. Btw aku masih susah menerapkan mengurangi plastik nih mba, masih suka kelupaan bawa tote bag kalo belanja huhu

    ReplyDelete
  19. Aku lagi mengurangi penggunaan plastik nih mbak. Bawa tas belanja sendiri. Terakhir ini aku udah ga pembalut lagi ganti ke menscup

    ReplyDelete
  20. Selain dari konsumen, dari perusahaan juga harus memikirkan wadah lain untuk makanan atau minumannya yang tanpa plastik ya.

    ReplyDelete
  21. Wah keren ya karena Coca Cola ikut andil dalam peduli lingkungan dengan produk yang dihasilkan

    ReplyDelete
  22. Keren nih Coca-Cola ya mak, jadi pengen minum coca-cola pakai es batu. Seger banget pasti dan jangan lupa botolnya jangan langsung dibuang ya, kumpulin dan bisa dibawa kepada pengrajin.

    ReplyDelete
  23. Memang semua harus dimulai dari diri sendiri ya mb... Selain bisa menghasilkan sampah, kita juga harus bisa mengelola sampah. Sehingga sampah yang kita hasilkan kita juga yabg bertanggung jawab untuk mengelola. Setuju sangat dengan gerakan #beranimengubah dari coca cola ini..

    ReplyDelete
  24. Iya, bahkan di rumah skrg kalau mau kepasar selalu bawa tas sendiri dari rumah, kalau belanjaan yg ga butuh kresek, aku juga ga ambil kresek, mbak hhee
    Bagus banget program daur ulang dari Coca colanya, Mbak
    Apalagi bisa diadaakan di kantornya mbak, tambah seru ini hhehheee
    TFS yah mba

    ReplyDelete
  25. Bener nih mulai sekarang harus mau repot bawa tempat makan dan wadah air minum sendiri, udah keenakan praktis malah akhirnya banyak sampah wadah ya

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, Jangan tinggalkan Link URL BlogPost ya,,, makasih­čÖĆ