Selasa, 18 Juli 2017

Bakso Goreng So Good Cabai Udang Rebon


Bakso Goreng So Good Cabai Udang rebon



Assalammualaikum,,,

Kali ini saya akan membagikan resep praktis untuk masak dadakan, di rumah memang kebetulan selalu siap So Good  Siap Masak karena memang terjamin mutu dan kwalitasnya, dan karena anak-anak juga  menyukainya. Biasanya saya buat untuk sarapan dan kalau tidak sempat  masak. Jadi untuk yang praktis dan siap saji saya selalu menyediakan So Good Siap Masak

Kenapa saya memilih So Good Siap Masak?

Karena PT So Good Food Manufacturing telah memproduksi  daging berkualitas sejak tahun 1999 dan seluruh produknya berrkualitas dibuat dari daging pilihan terbaik, diolah secara higienis melalu proses yang modern, dan melalui pengawasan mutu yang ketat dan Untuk produk So Good Chicken Nugget dan sejenis, telah melewati proses pemasakan pada suhu 170° C selama tidak kurang dari 3 menit, langsung dibekukan cepat untuk menjamin kesegaran, kelezatan, dan nutrisi kandungan daging olahannya

Bahkan So Good telah tersebar selain di Indonesia juga memiliki cabang di Asia seperti Thailand, Filipina, Cina, Hongkong dan Taiwan, jadi sudah terbukti kwalitasnyakan.

Kali ini saya memasak menggunakan Bakso Goreng So Good Instant, resep ini tercipta ketika pulang berkunjung dari rumah nenek Kebon Jeruk ke Sawangan yang biasa lancar sore itu macet dan memakan waktu hampir 5 jam, karena anak-anak tidur sepanjang jalan sampai ke rumah sekitar pukul 19;00 dan lapar, di frezzer hanya ada Bakso Goreng So Good Instant jadilah saya memasak ini cepat dan praktis disajikan hangat-hangat dengan nasi hangat langsung habis tanpa sisa.
  
Bakso Goreng Instant dan Bakso Kuah Instant So Good


Komposisi yang ada di Bakso Goreng Instant (ayam, ikan dan udang) ini adalah : tepung tapioca, daging ayam, ikan, air, udang, tepung telur, gula, penguat rasa, magnesium glutamate, garam, pengatur keasaman natrium bikarbonat.

Adapun kandungan gizinya

  • Energy total 350 kkal
  • Lemak total 15gr
  • Protein 17 gr
  • Karbohidrat total 36 gr
  • Natrium 900mg

Resep Bakso Goreng So Good Cabai Udang Rebon

bahan dan bumbu resep bakso goreng so good cabai udang rebon

Bahan-bahan yang disediakan

  1. Bakso Goreng So Good Instant
  2. Cabai Hijau besar 250 gr
  3. Cabai rawit merah 5 buah (boleh ditambah jika suka pedas)
  4. Bawang merah 5 buah
  5. Tomat 2 buah
  6. Udang Rebon 100gr
  7. Garam secukupnya
  8. Gula putih secukupnya
  9. Minyak (untuk menggoreng)

Cara memasak

Goreng bakso So Good menurut petunjuk di kemasan, kemudian goreng udang rebon.
Rebus cabai hijau + cabe rawit + bawang merah + tomat sampai layu
Ulek kasar bahan-bahan yang direbus + udang rebon,(jika malas mengulek bisa di blender asal) tumis dengan minyak tambahkah garam+gula kemudian campurkan bakso goreng So Good, sajikan dengan nasi hangat. Semoga resep ini menjadi tambahan menu sehari-hari di rumah ya.


Jangan lupa jika kita membeli apapun yang siap saji/instant perhatikan selalu tanggal kadaluarsanya juga cara penyajiannya, dan jika mempunyai masakan favorit yang praktis dan lezat juga disukai keluarga jangan lupa ikutan lomba yang diadakan Blogger Perempuan Network bareng PT. So Good Food Manufacturing informasi ada di fan page Blogger Perempuan Network dan untuk ide masakan lainnya bisa klik ke http://www.sogood.id/

Jumat, 14 Juli 2017

Film Mars Met Venus Satu Cerita Dua Sudut Pandang





Sampai kapanpun kita tidak akan pernah temukan cinta, jika yang dicari adalah kesempurnaan

Pernah mendengar kata-kata bijak itu, munkin sepertinya itulah yang akan disampaikan dalam film Mars Met Venus, dimana keduanya mempunyai sifat yang berbeda tapi saling mencintai dan menghargai perbedaan mencoba memahami perasaan masing-masing tanpa harus ada yang disembunyikan, dan hingga akhirnya ada sebuah kejujuran yang tidak pernah diungkapkan yang membuatnya harus terpisah tapi,,,,,

Itulah tapi,…., nya yang harus ditemukan jawabannya untuk segera datang ke bioskop untuk menonton film Mars Met Venus yang diproduksi oleh MNC Picture, uniknya film ini satu cerita tetapi dibedakan versi tayangnya, yaitu versi cewe dan versi cowo, menurut Hedrah Daeng Ratu sang sutradara berjilbab ini,  tiba-tiba ide itu muncul ketika film ini akan release, dan berharap dengan dibedakan ini penonton akan penasaran untuk menonton keduanya. ( katanya juga Film ini curhatan pribadi sang sutradara yang terpemdam selama ini), dan Ge Pamungkas (Kelvin) juga mengungkapkan “Film ini adalah curhatan gue banget ada scene yang gue suka dimana gue ngga berani ngomong ke cewe gue yang sebenarnya  tetapi di flim ini gue bisa ungkapkan!”,,, hmmm semakin membuat penasaran kan.dan kata Mila (Pamila Bowie) dalam memerankan tokoh Mila tidak ada kesulitan karena di Mila ini dia bisa menjadi diri sendiri.

para pendukung film Mars Met Venus dan Sutradara Hadrah Daeng Ratu

Pada tanggal 13 Juli 2017, di Plaza Senayan saya berkesempatan untuk menghadiri Press Release dan screening  film versi cowo, yang ternyata menurut cowo itu garis besarnya kalau cewe itu terlalu ribet, terlalu memperbesar masalah yang sebenarnya bisa diatasi, selalu ingin diperhatikan dan pencemburu,, pada hal ada hal besar yang disembunyikan oleh Mila yang pada akhirnya membuat dia menangis karena selama 5 tahun di sembunyikan, dan ternyata Kelvin tidak menyadarinya pada akhirnya menyesal bahwa yang dia simpulkan ternyata salah, Apa yang disembunyikan Mila? (cari tahu jawabannya?,,,, )

foto bersama setelah Prees Conference


Oh ya konflik ini dimulai ketika mereka berdua sedang membuat “vlog” sebagai perjalanan cinta mereka. Pertanyaan-pertanyaan yang sebenarnya simple ternyata sulit diungkapkan yang akhirnya menyebabkan keduanya harus break

Selain Ge Pamungkas film ini di dukung juga oleh Cemoe Project Reza Nangin, Bobby Tarigan, Martin Anugrah dan Steve Pattinama yang berperan sebagai sahabat-sahabat Kelvin yang menjadi tempat curhat dan memberikan nasehat. Juga  dukung oleh Ica (Ria Ricis) dan Mila (Rani Ramadhany) yang berperan sebagai sahabata Mila. Selain itu ada pemain senior seperti Pong Harjatmo dan Ayu Diah Pasha.

Intinya film Mars Met Venus ini berpesan bahwa konflik akan selalu ada seideal apapun pasangan kita, dan itu harus kita sadari, bahwa pasangan yang sempurna itu tidak ada yang ada adalah saling melengkapi kekurangan.

at plaza senayan screning film mars met venus

Saksikan nanti versi cewe akan tayang mulai tanggal 20 Juli 2017, dan versi cowo akan tayang mulai tanggal 3 Agustus 2017. Film bergenre komedi  yang akan mengajak kita ikut menyimpulkan opini dan sudut pandang yang terpisah, dan  ini wajib di tonton  karena merupakan yang pertama kali film di Indonesia yang tayang terpisah, dengan alur yang menarik dengan permasalahan yang mungkin kita temui dalam kehidupan kita sehari-hari.

Para pendukung Film Mars Met Venus

Ge Pamungkas           sebagai                        Kelvin
Pamela Bowie             sebagai                        Mila
Reza Nangin                sebagai                        Reza
Bobby Tarigan             sebagai                       Bobi
Steve Pattinama         sebagai                       Steve  
Martin Anugrah           sebagai                       Martin
Fadi Iskandar              sebagai                       Julian
Ria Ricis                       sebagai                        Icha
Rani Ramadhany        sebagai                       Malia
Pong Harjatmo            sebagai                       Abah
Ayu Diah pasha          sebagai                        Ibu
Ovy Dian                      sebagai                         Kak Lisa
Ajeng Suseno              sebagai                        Widy
Amanda Zevannya     sebagai                        Sonya
Wisnu Adi Widayat     sebagai                       Lukman
Nurul Noor                   sebagai                        Amak


Untuk mengetahui kegiatan atau roadshow Film Mars Met Venus
Instagram           : @filmmarsmetvenus dan @mncp_movie
Twitter                  : @marsmetvenus





Selasa, 11 Juli 2017

Lawang Sewu,,, Seribu Pintu??






Lawang sewu merupakan ikon kota Semarang konon gedung tua ini peninggalan kolonial Belanda menempati lahan seluas 18.232 m² , terdiri dua lantai dan ada ruang bawah tanah, gedung ini titik awalnya merupakan sejarah perkeretapian di Indonesia karena di bangun sebagai Het Hoofdkantoor Van de Nederlandsch – Indische Spoorweg Maatscappij (NIS), yaitu perusahaan kereta api swasta di masa pemerintahan Hindia Belanda yang pertama kali membangun jalur kereta api di Indonesia dan menghubungkan Semarang dengan “Vorstenlanden” (Surakarta dan Yogyakarta), dengan jalur pertamanya, jalur Semarang Temanggung pada tahun1867.

Lalu kenapa gedung ini dinamakan lawang sewu, lawang barasal dari bahasa Jawa yang artinya “Pintu”  sedangkan sewu berarti "seribu". Lalu benarkah gedung pintunya berjumlah seribu? Setelah menanyakan kepada petugas disana ternyata jumlah  pintu Lawang Sewu yang hanya memiliki 429 pintu dengan daun pintu lebih dari 1200. Sebagian pintunya memiliki 2 daun pintu, sebagian lagi memiliki 4 daun pintu, yang terdiri dari 2 daun pintu jenis ayun dengan engsel, ditambah lagi dengan 2 daun pintu jenis sliding door/pintu geser. 

tampak depan gedung lawang sewu (foto by ucha)

Setelah cukup lama Lawang Sewu seperti tak terurus, akhirnya Lawang Sewu dilakukan pemugaran yang memakan waktu cukup lama. pemugaran selesai pada akhir Juni 2011 dan kembali dibuka untuk umum setelah tanggal 5 Juli 2011. Lalu diresmikan oleh Ibu  Ani Bambang Yudhoyono dan pernah dijadikan tempat Pameran Kriya Unggulan Nusantara yang menampilkan produk-produk tradisional dari seluruh nusantara.

Benarkah lawang sewu ini ada nilai mistiknya? seperti cerita-cerita yang beredar, konon gedung ini dulu di kuasai oleh Belanda dan menjadi saksi sejarah kelamnya Bangsa Belanda terhadap rakyat Indonesia dan ketika Jepang menjajah Indonesia, maka gedung ini direbut oleh tentara Jepang dan disana banyak tentara Belanda yang disiksa oleh tentara Jepang, adapun jeritan-jeritan yang  sering terdengar itu merupakan jeritan para none-none Belanda yang menyaksikan penyiksaan tersebut,  bahkan bangunan yang menjadi saksi bisu tempat bertempurnya para pahlawan tanah air untuk mengusir para serdadu Jepang yang terakhir berkuasa. Jadi saksi bisu ribuan pejuang Indonesia yang disiksa di lokasi itu. Benar atau tidak kita sendirilah yang mempercayainya, karena menurut hadist agama saya rumah yang tidak ada penghuninya bahkan tidak pernah ada pengajian (penghuninya yang membaca qur’an) maka rumah itu disebut “kuburan” 

ruang dalam lawang sewu

Walaupun menyimpan cerita mistik dari berbagai versi Lawang sewu ini merupakan bangunan kebanggaan kota Semarang  dan pernah dipakai untuk kantor jawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI) atau sekarang berganti nama menjadi PT Kereta Api Indonesia. Dan juga pernah sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro) dan pernah juga dijadikan Kantor Wilayah (Kanwil Kemhub) Kementerian Perhubungan Jawa Tengah. Dan  Pemerintah Kota Semarang dengan Surat Keputusan Wali Kota Nomor. 650/50/1992, memasukan gedung Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno bersejarah di Kota Semarang yang wajib dilindungi keberadaanya.

lorong lawang sewu


Kini  Lawang Sewu banyak sekali pengunjungnya, katanya tidak sah kalau ke Semarang belum ke “lawang Sewu”  bahkan Lawang sewu banyak dipakai sebagai foto “pre weeding” pada saat saya mengunjunginya.

bagian samping lawang sewu foto by rivi

Jadi untuk yang belum pernah ke “Lawang Sewu” penasarankan untuk merasakan sensasi dan  suasana eksotiknya, Secara umum gedung Lawang Sewu  memiliki gravitasi yang menarik karena wilayah keberadaan gedung yang terletak di tengah-tengah Kota Semarang, keberadaannya sangat berarti bagi pembentukan citra lingkungan dan mampu tampil sebagai “landmark” bagi Kota Semarang. keseluruhan gedung ini merupakan karya yang sangat indah  sehingga dijuluki “ Mutiara dari Semarang “.