Monday, 13 January 2020

Ketika Bayi Lahir Terlilit Tali Pusar

Ketika Bayi Lahir Terlilit Tali Pusar
Memiliki anak adalah karunia yang luar biasa, megandung selama sembilan bulan, kemudian ke tahap memberikan ASI, Mpasi, Batita, Balita, masuk Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama selanjutnya Sekolah Menengah Atas. Semuanya ada cerita masing-masing.

Mungkin kita akan berucap alangkah cepatnya waktu berlalu, dulu dia masih menangis kini sudah bisa membujuk adiknya untuk berhenti menangis, dulu dia masih kita tuntun berjalan kini tingginya melebihi kita orang tuanya.

Ketika Bayi Lahir Terlilit Tali pusar

Cerita tentang kelahiran anak kedua.
Ini cerita mengharu biru ketika anak kedua lahir, awal pemeriksaan satu sampai sembilan bulan normal, tidak menunjukan gejala apa-apa. Sampai tepat pada waktu kelahiran, pukul 23:00 merasakan mulas, lama-lama mulas itu semakin intens akhir menuju bidan klinik terdekat,. Sampai pukul 07:00 pagi ternyata pembukaan sudah pas tetapi bayi tidak menunjukan akan keluar pada akhir diputuskan dokter memecahkan air ketuban tetapi tetap nih, bayi tidak menunjukan turun kebawah istilahnya.

Diperiksa denyut jantung masih pada akhirnya memutus untuk di operasi caesar, karena di klinik tidak lengkap peralatan akhirnya di rujuk ke rumah sakit terdekat , waktu Rumah Sakit Seruni di bilangin MT Haryono. Tiba di rumah sakit pukul 09:00,  karena masih ada pasien yang operasi caesar akhirnya saya menunggu di lorong depan kamar operasi. 

Sambil berbaring tidak henti-henti saya melafazkan doa agar bisa lahir normal dan kuasa Allah akhirnya rasa mulas itu datang lagi, segera dokter dan beberapa bidan menghampiri saya, akhirnya bisa bernafas lega bayi keluar tetapi keadaan membiru karena lehernya terlilit dua kali tali pusar setelah diberi oksigen baru terdengar tangisnya. Bisa kebayangkan bagaimana waktu itu posisi saya. Ya Allah,,,,,,. 

Ketika Bayi Lahir Terlilit Tali pusar

Penting Diketahui Ciri-ciri Ketika Bayi Lahir Terlilit Tali Pusar
Penting diketahui, bayi terlilit tali pusar bukanlah disebabkan apa yang dilakukan ibunya, tetapi karena bayi bergerak dalam kandungan, dan ini merupakan hal yang normal. Ibu hamil kemungkinan tidak mengalami gejala apapun, sehingga tidak dapat mengetahui bahwa bayinya terlilit tali pusar.

Selain karena gerakan bayi yang aktif dalam kandungan, ada beberapa kemungkinan penyebab bayi terlilit tali pusar, antara lain mengandung anak kembar, memiliki cairan ketuban yang berlebihan, serta kondisi tali pusar yang panjang.

Untuk mengetahui apakah bayi terlilit tali pusar, sebaiknya melakukan pemeriksaan kehamilan secara berkala pada dokter kandungan. Pemeriksaan ultrasonografi (USG)  dapat membantu mendeteksi lilitan tali pusar. Dokter akan memberi tahu apabila bayi terlilit tali pusar, agar ibu hamil dapat memahami kondisi kehamilannya, dan dapat merencanakan proses persalinan yang tepat bersama dokter.

Penanganan bayi terlilit tali pusar
Meskipun bayi terlilit tali pusar umumnya tidak berbahaya, namun lilitan itu bisa menyebabkan masalah ketika tali pusar melilit leher bayi saat persalinan. Dokter perlu memerhatikan apakah lilitan tali pusar tersebut erat atau tidak, karena dikhawatirkan dapat menghalangi aliran darah.

Jika tali pusar tidak terlalu erat melilit leher bayi, dokter dapat dengan mudah melepasnya dengan cara melonggarkan tali pusar melewati kepala. Akan tetapi jika tali pusar melilit lebih dari satu kali lilitan, atau jika tali pusar melilit pada leher bayi dengan sangat erat, maka kemungkinan tali pusar akan dijepit dan dipotong sebelum bahu bayi keluar dari vagina.
Ketika Bayi Lahir Terlilit Tali pusar

Sebenarnya ada tanda-tanda yang bisa kita rasakan kalau leher bayi terlilit tali pusar saat dalam kandungan, di antaranya:
  1. Perhatikan gerakan bayi dalam kandungan. Bayi yang terlilit tali pusar bisa mendadak bergerak dengan cepat, namun setelahnya amat melambat.
  2. Bayi bergerak dengan lambat di minggu-minggu terakhir menjelang kelahiran.
Namun, tidak perlu khawatir berlebihan mengenai leher bayi kita yang terlilit tali pusar, karena umumnya kondisi ini dapat ditangani oleh dokter dan bayi tetap bisa lahir melalui persalinan normal. Untuk itu, sangat dianjurkan agar ibu hamil mengikuti jadwal rutin pemeriksaan kehamilan, sehingga dokter kandungan dapat memantau perkembangan bayi.
Ketika Bayi Lahir Terlilit Tali pusar
Ade Fazh kiri sekarang sudah besar
Mungkin kemarin saya kurang memantau gerak bayi pada minggu-minggu terakhir, jadi mitos nih, jika bayi lahir terlilit tali pusar karena kalau mandi ayahnya suka mengalungkan handuk dileher. Semoga pengalaman saya ketika bayi lahir terliilit tali pusar bisa bermanfaat ya. Sekarang anaknya sudah besar sudah satu kelas SMP.

Utieadnu

*sumberhalodokter

25 comments :

  1. MasyaAllah TabarokAllah
    Udah gedeee ya
    Semoga jadi anak baik, sehat, cerdas, taat k ortu

    ReplyDelete
  2. Anak pertamaku juga terlilit tali pusar jadi harus perawatan di ruang perina setelah lahir. Katanya nitos ya mbak mengenai melilitkan handuk di leher, tapi entah lah itu. Berarti anaknya seumuran ya sama anakku tapi anakku kelas 2 SMP. Allhamdulillah sehat selalu ya

    ReplyDelete
  3. Anak keduaku pas lahir terlilit tali pusar. Udahlah lewat HPL, ukurannya besar, terlilit tali pusar pula. Alhamdulillah walaupun sakit banget pas lahirannya, tapi bisa terlewati juga. Sekarang udah gede aja anaknya, tahun ini lulus SMA :)

    ReplyDelete
  4. baru tahu mitos ngalungin handuk di leher :D
    duh alhamdulillah ya mba dedeknya skr sudah gede dan jadi abg :)

    ReplyDelete
  5. Wah Mba. Aku terharu ikh baca ceritanya. Allhamdulillah adenya gapapa ya mba dan lahir dengan selamat. Doain aku ya mba. Semoga dikasih amanah untuk anak yang ke dua

    ReplyDelete
  6. Alhamdulillah, sekarang anaknya udah SMP ya, Mbak. Memang udah tepat, deh. Kalau ada kasus begitu, serahkan ke ahlinya. Bukan ikutin segala mitos :)

    ReplyDelete
  7. Alhamdulillah yang penting selamat ya mbak... Dan bagaimanapun juga memang diserahkan kepada ahlinya alhamdulilah aku lahiran enggak percaya sama namanya mitos mitos dan aku ga mau tau.. Hehe

    ReplyDelete
  8. Walau tak percaya mitos, aku termasuk yg suka mencari ada apa di balik mitos. Alhamdulillah semua baik2 saja ya Mbak

    ReplyDelete
  9. Anak pertamaku juga kelilit tali pusat dan detak jantungnya sudah melemah. Tapi bukan di leher kayak anak Mba Utie, dia kelilit di badannya. Kalau aja ade tau ciri2 anak yang terlilit tali pusat seperti penjabaran Mba Utie, pasti ceoat ditangani ya, Mba. Tapi alhamdulillah sih Abang lahir dengan sehat dan selamat. Skrg juga seusia sama Ade Faz.

    ReplyDelete
  10. Alhamdulillah, lahirnya sehat tanpa kendala ya, sekarang udah gede dan cantik..bisa terdeteksi lewat USG ya..

    ReplyDelete
  11. Saya malah baru dengar banget mitos kalau bayi kelilit tali pusat gara² ayahnya suka mengalungkan handuk kalau mandi.

    ReplyDelete
  12. Wah, info penting banget ini. Ibu hamil memang harus aware terhadap kondisinya dan rutin kontrol dokter ya..jika menjumpai sesuatu yang tidak biasa harus segera periksa. Tfs mb...

    ReplyDelete
  13. Saya langsung terbahak membaca kalimat terakhir. Ternyata ada juga ya yang beranggapan kalau bayi lahir terlilit tali pusar karena ayahnya suka mengalungkan handuk di leher...duh, maaf Mbak, auto ngakak.

    ReplyDelete
  14. Kirain mbak Utie lahiran lagi hihihi.
    Dulu anka2 juga sempat terlilit tali pusat trus sama dokter disuruh ngajak ngomong gtu disounding ayo adek kalau gerak jangan heboh ya lepasin pelan2 talinya hihihi. Alhamdulillah pas lahiran udah pd gak heboh lilitannya :D

    ReplyDelete
  15. Kebetulan banget anakku juga terlilit tapi pusat mbak, pada usia 30w baru ketahuan kalau terlilit tapi pusar, udah segala cara udah aku lakuin sampai orang bilang suruh ngepel lantainya dengan posisi sujud, banyakin sujud tetapi tetap tidak bisa lepas

    ReplyDelete
  16. Suka parno sendiri mba waktu hamil anak kedua ini. Takut terlilit. Makanya sering banget USG, hampir tiap bulan. Wkwk. Emak2 ah gitu kelakuannya. Tp pas bulan terakhir itu bayi aku melintang. Duh, terpaksa SC kemarin

    ReplyDelete
  17. Alhamdulillah ya mba, anak keduamu tetap bisa lahir dengan selamat meskipun terlilit tali pusar. Oya, ada mitos juga nih, kalau anak yang terlilit tali pusar tuh pake baju apa aja bakalan kelihatan cantik atau ganteng. ;)

    ReplyDelete
  18. alhamdulillah saat hamil darell tidak terlilit tali pusar, cuman ketubannya abis aja sih

    ReplyDelete
  19. Alhamdulillah.. semoga tumbuh sehat selalu dek.. jadi kebanggaan kedua orang tuanya....

    ReplyDelete
  20. Lebih intensif periksanya di Minggu Minggu terakhir ya supaya dapat informasi dari dokter tentang posisi bayi

    ReplyDelete
  21. alhamdulillah, bacanya ikut deg deg an apa lagi dede sudah membiru, sehat sehat terus ade cantik

    ReplyDelete
  22. Kalau rajin USG bisa tau perkembangan bayi dengan baik, termasuk terlilit tali pusat or ngga. Dan sekarang banyak teknik yang bisa digubakan oleh dokter kaaan untuk mengatasinya

    ReplyDelete
  23. Alhamdulilah ya mba akhirnya bisa ditangani dengan baik duh deg2an aku bacanya sampe harus dibawa ke rumkit dulu..

    ReplyDelete
  24. Ini bakal aku share ke temen juga ah yang lagi hamil. Penting banget ternyata untuk USG secara rutin :')

    ReplyDelete
  25. Ya ampunnnn senyumnya pas foto baby dengan udah gede tetap sama gemesnya..... :)
    Sehat terus ya Nak...

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, Jangan tinggalkan Link URL BlogPost ya,,, makasih­čÖĆ