Thursday, 28 June 2018

Rujukan Zaman Now dari BPJS Kesehatan



Assalammualaikuam..


Apa kabar semua semoga dalam keadaan sehat ya, kali ini saya akan cerita tentang acara Halal Bi Halal (HBH) dan  Ngopi bareng BPJS Kesehatan, dengan tema Rujukan Zaman Now,  Kata Ibu Maya Amiarny Rusady selaku Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, “Di zaman serba digital BPJS Kesehatan tentunya harus tetap bergerak mengikuti zaman  agar peserta JKN-KIS mendapat pelayanan kesehatan berkualitas, peran Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang menjadi mitra BPJS Kesehatan pun kian dioptimalkan melalui berbagai pengembangan sistem teknologi. Salah satunya adalah sistem rujukan online."

Nah,  saya yakin semua teman-teman sudah mendownload Aplikasi Mobile JKN, karena banyak sekali kemudahan yang didapat, apalagi dengan rujukan online ini. Karena apabila kita terkena musibah tiba-tiba jatuh sakit  dengan adanya aplikasi mobile JKN banyak kemudahan yang akan kita rasakan, dari antrian online, sistem rujukan online dan juga tentunya ada kemudahan ketika kita lupa membawa kartu JKN-KIS tinggal menunjukkan handphone maka kita kan dilayani dengan cepat dan tentunya harus disertai dengan iuran yang telah di lunasi tiap bulannya.

Rujukan Zaman Now dari BPJS Kesehatan

Ada beberapa faktor Mengapa BPJS Kesehatan  menggunakan sistem rujukan online?
  • Jumlah Rumah Sakit yang terbatas serta penyebaran informasi yang ridak merata pula
  • Kompetensi setiap rumah sakit tidak sama ( jumlah Dokter spesialis dan  sarana prasarana tidak sama )
  • Tidak semua penyakit dapat ditangani di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama  (FKTP)
  • Untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta sesuai kebutuhan medis berdasarkan fasilitas kesehata  yang tersedia dan juga hal ini merupakan inovasi yang terus dilakukan oleh BPJS Kesehatan guna tercapainya perbaikan proses secara (simplikasi, Integrasi data dan informasi, otomasi, digitalisasi dan standarisasi)

Faskes yang sudah mengakses rujukan online
Adapun keuntungan bagi pasien  yang menggunakan sistem rujukan online ini adalah
  • Rujukan real time online dari FKTP ke FKRTL
  • Digital documentation dan potensi paperless  (tidak perlu lagi banyak berkas yang harus dibawa) yang tentunya bisa lebih praktis dan nyaman.

Sedangkan keuntungan bagi FasKes adalah
  • Mengetahui data “calon pasien” lebh cepat sehingga dapat melakukan rencana terapi yang diperlukan
  • Tersedianya data yang akurat untuk analisis money
  • Terjadi koordinasi antar Faskes secara real time
  • Mengurangi biaya administrasi

Nah,, Rujukan Online ini dimulai sejak  tanggal  21 Juni 2018 dan jumlah Fasilitas Kesehatan (Faskes)  yang sudah bekerja sama  sudah hampir 89.3 % (Puskesmas, Klinik Polsri, Kilinik TNI, Kilinik Pratama Swasta, DPP. ES Daerah Pratama) lanjut Ibu Maya menjelaskan, sistem rujukan online sebetulnya sudah dipersiapkan sejak lama.  Namun implementasinya sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur masing-masing fasilitas kesehatan. Menurut Maya, prosedur rujukan online pada dasarnya sama dengan rujukan manual. Bedanya, ada sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki rujukan manual. Pertama, dengan sistem rujukan online, peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir jika kehilangan atau lupa membawa surat rujukan karena informasi rujukan peserta sudah terekam dalam sistem online, baik di FKTP maupun di rumah sakit. Hanya dengan menunjukkan kartu JKN-KIS, peserta sudah bisa dilayani di FKTP dan FKRTL tempatnya dirujuk. Kedua, data peserta sudah tercatat di database antar fasilitas kesehatan, sehingga pelayanan peserta JKN-KIS pun menjadi lebih cepat karena data tidak perlu di-input ulang pada saat pendaftaran, termasuk data diagnosa penyakit yang diderita peserta.
Prosedur rujukan online
Prosedur Rujukan Online

Adapun prosedur rujukan online pada dasarnya sama dengan rujukan manual. Bedanya, ada sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki rujukan manual. Pertama, dengan sistem rujukan online, peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir jika kehilangan atau lupa membawa surat rujukan karena informasi rujukan peserta sudah terekam dalam sistem online, baik di FKTP maupun di rumah sakit. Hanya dengan menunjukkan kartu JKN-KIS, peserta sudah bisa dilayani di FKTP dan FKRTL tempatnya dirujuk. Kedua, data peserta sudah tercatat di database antar fasilitas kesehatan, sehingga pelayanan peserta JKN-KIS pun menjadi lebih cepat karena data tidak perlu di-input ulang pada saat pendaftaran, termasuk data diagnosa penyakit yang diderita peserta. Selain itu, peserta JKN-KIS juga mendapat kepastian rujukan ke fasilitas kesehatan yang kompetensinya sesuai dengan kebutuhan medis peserta yang bersangkutan

Selain itu, peserta JKN-KIS juga mendapat kepastian rujukan ke fasilitas kesehatan yang kompetensinya sesuai dengan kebutuhan medis peserta yang bersangkutan. "Sistem rujukan online ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di fasilitas kesehatan. Nilai plusnya, rujukan online bersifat real time dari FKTP ke FKRTL, serta menggunakan digital documentation dimana data dari P-Care di FKTP langsung terkoneksi ke FKRTL sehingga memudahkan analisis data calon pasien.

Acara kemarin juga dihadiri oleh Ibu Dwi Martininsih selaku Deputi Direksi Bidang jaminan Pembiayaan Kesehatan Primer katanya sistem rujukan zaman now ini juga karena terbatasnya jumlah pegawai di BPJS Kesehatan Degnan sistem ini berharap semua peserta JKN- KIS bisa dilayani dengan sempurna walaupun sistem ini masih terus disempurnakan aplikasi dan prosesnya masih dalam masa transisi  akan tetapi jumlah 18.737 FKTP sudah terhubung jaringan komunikasi datanya dan bisa menerapkan sistem rujukan online.

Walaupun demikin rujukan manual dalam bentuk kertas (hardcopy) masih berlaku, namun rujukan online juga sudah berjalan secara bertahap di sebagian fasilitas kesehatan. Kami sedang berupaya agar dalam waktu dekat mekanisme rujukan online ini dapat diterapkan dengan optimal di seluruh fasilitas kesehatan yang bermitra dengan BPJS Kesehatan. Untuk itu, kami juga akan mensosialisasikan kepada petugas fasilitas kesehatan agar paham betul mekanisme rujukan online ini sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN-KIS yang membutuhkan.” Lanjut ibu Maya menjawan beberapa pertanyaan dari media maupun blogger.

Semoga apa yang dilakukan BPJS Kesehatan bisa semakin paripurna melayani ribuan bahkan jutaan peserta JKN – KIS, Dan saya berharap sih, semoga kita selalu dalam keadaan sehat waalfiat, sehingga dana yang kita berikan setiap bulannnya untuk iuran BPJS Kesehatan dapat benar-benar membantu orang-orang yang benar-benar juga membutuhkan.

Semoga bermanfaat ya.












16 comments :

  1. Bukannya BPJS itu wajib ya?
    Mungkin manfaat bpjs tidak akan pernah terasa saat sehat.. Karena lebib banyak kita merasa sehat ketimbang sakit tho? :)

    kakve-santi(dot)blogspot.com

    ReplyDelete
  2. BPJS memang menjadi fenomena di Indonesia. Negara-negara lain sudah terbiasa dengan asuransi bahkan memang anggaran kesehatan disediakan pemerintahnya sehingga urusan kesehatan biayanya gratis.

    ReplyDelete
  3. Aku belom pernah nyobain rujukan onlen Utiee, alhamdulillah belom kepake bpjsnya,insyaallah buat tabungan kelak aja deh *amit amit

    Semoga bpjs makin dipermudah deh urusannya biar yang sakit pun ga jadi tambah sakit mikirinnya hahhaa.

    btw, maap lahir batin yaaa..

    ReplyDelete
  4. waini aku jadi agak ngeri pas liat faskes I ku penuh banget klo pas pada ngatre rujukan
    sampe mbaknya yang nyatet bingung

    aku simpan dulu mbak makasih banget udah tulis ginian
    salam

    ReplyDelete
  5. Aku belum pernah rujukan online biasanya ke faskes 1 dulu lanjut ke tingkat lainya. Kalau udah online gini jadi lebih mudah dan praktis ya.

    ReplyDelete
  6. Saya udah lama gak aktif BPJS nya mbak. Baru tahu ada rujukan online nya, jadi nggak perlu repot ngantri panjang lagi. Duh jadi pengen ngaktifin lagi BPJS yg udah lama mati suri

    ReplyDelete
  7. terima kasih, informasi ini bermanfaat. Buat saya yang skeptis dengan BPJS sampai saat ini.

    oiya, rujukan online ini bisa dialkukan di seluruh indonesia kah?

    ReplyDelete
  8. Baru tahu informasinya nih Mbak. Kalau yang seperti kami di pelosok, di puskesmas blm ada sistem online gimana ya? Bisa juga kah? Secara di Cianjur Selatan ini ke RSUD Cjr jauh banget.

    ReplyDelete
  9. enak memang jika akses internet sudah merata sehingga sudah bisa langsung merujuk online. kebetulan aku kerja di Puskesmas dan belum ada jaringan internetnya jadi rujukan tetap manual hehehe

    ReplyDelete
  10. Bagus ya, semakin dipermudah untuk layanan rujukannya. Seharusnya memang begitu disesuaikan dengan perkembangan digital sehingga bisa efektif dan efisien, tepat sasaran :)

    ReplyDelete
  11. Daku juga pernah pakai BPJS, sampai di faskes pertama aja. Dan alhamdulillah sembuh. Semoga BPJS semakin mantap melayani masyarakat, dan didukung oleh banyak fasilitas.

    ReplyDelete
  12. Saya juga pernah minta rujukan ke faskes tingkat pertama yaitu ketika mau periksa mata jadi faskes tingkat pertama langsung memberi rujukan Ketika saya mau periksa mata tanpa diperiksa terlebih dahulu karena memang bukan bidang penyakit yang ingin saya periksakan

    ReplyDelete
  13. Alhamdulillah udah ada rujukan jaman now, semoga semua nya cepat siap menjalankan sistem ini ya mbak... Soale aku yakin bgt kalo sistem ini jalan kan kita pasti bakal say goodbye deh Ama antrian di RS...

    ReplyDelete
  14. ini memudahkan sekali yah sistemnya, mudah - mudahan BPJS ini semakin memudahkan semua kalangan yah dan ga ada antrian yang bikin tambah sakit, aamiin

    ReplyDelete
  15. saya salah satu peserta BPJS yang udah merasakan manfaat baiknya nih.. ternyata sekarang bisa minta rujukan melalui online ya, jd gak perlu antri lama ya, keren juga nih inovasinya BPJS ❤️

    ReplyDelete
  16. Bpjs makin berkembang ya kak.banyak programnya yang kece kece

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, nanti insyaAllah saya akan balik meninggalkan jejak,,, salam persahabatan selalu,