Friday, 18 January 2019

Tips Mengatur Keuangan Bagi Pasangan Muda


Assalamualaikum…

Hai,, pernah dengar enggak istilah  bahwa uang suami adalah uang istri dan uang istri bukanlah uang suami,  awalnya memang ingin praktekan seperti itu akan tetapi setelah menikah pada akhirnya yang dipakai adalah kesepakatan bersama. Karena setelah menikah ternyata banyak sekali kebutuhan yang diperlukan jadi sepertinya enggak mungkin deh uang istri dikekepin sendiri.

Ketika saya menikah kebetulan masih bekerja di sebuah universitas tinggi swasta di Jakarta, dan langsung diberi amanah (hamil) ketika usia pernikahan mencapai 3 bulan, mulai deh terpikirkan untuk punya rumah, karena awal-awal menikah saya masih tinggal di PIM (pondok mertua indah) terus bagaimana nanti biaya melahirkan. Akhirnya mulai mengabungkan gaji kita masing-masing. Dan atas musyawarah bersama. Gaji Suami untuk menyicil rumah, biaya kebutuhan sehari-hari dan gaji saya ditabung untuk persiapan nanti melahirkan nantinya.

Nah ini ada tips mengatur keuangan bagi pasangan muda, dan ini juga dibuat atas kesepakatan bersama.

Tentukan Kebutuhan Prioritas
Kebutuhan prioritas setiap rumah tangga mungkin berbeda-beda. Biasa saya  membuat pengelompokkan berbagai macam kebutuhan dan ini dilakukan terlebih dulu sebelum akhirnya menambahkan kebutuhan pendukung lainnya. Misalnya saja, prioritaskan pembayaran tagihan dan cicilan, setelah itu dilanjutkan dengan pembelanjaan kebutuhan, dan dicatat secara rutin agar mudah melakukan pengecekan, agar bisa dengan mudah mengatur keuangan.

Susun Anggaran Bulanan
Kemudian saya menyusun anggaran keuangan yang akan membantu mengalokasikan pendapatan dengan tepat dan ini berguna sekali  untuk menghitung semua pendapatan dan pengeluaran selama satu bulan penuh. Lakukan hal ini dengan cermat bersama pasangan, sehingga semua kebutuhan bisa dicatat secara rinci.


Sisihkan Dana Tabungan dan Investasi
Selain berbagai kebutuhan pokok yang harus dipenuhi, ada hal yang lebih penting dan wajib bagi kita berdua yaitu beberapa persen untuk menyisihkan sekian persen dari penghasilan bulanan untuk dialokasikan ke dana investasi dan tabungan. Dengan begitu, akan menjamin keamanan keuangan dan memberikan rasa aman. Nah, salah satu investasi yang saya lakukan adalah dengan ikut serta asuransi HappyOne.id dari Asuransi Astra. Mengapa pilih HappyOne.Id? karena manfaat utama dan tambahan banyak sekali caranya pun sangat mudah cukup mendaptarkan di website HappyOne.Id  dan hanya dengan satu ID kita sudah bisa ikut mendaptarkan empat perlindungan yaitu HappyMe  (Asuransi Kecelakan diri), HappyEdu (Asuransi Santunan Pendidikan dan Jaminan Pendidikan Anak), HappyHome (Asuransi Kebakaran) dan HappyTrip (Asuransi Perjalanan).

Evaluasi Keuangan
Memeriksa kembali kondisi keuangan secara berkala, terutama jika mengalami kendala dalam menjalankan anggaran keuangan. Segera perbaiki sistem keuangan yang salah sehingga keuangan bisa berjalan sesuai dengan harapan.

Itu saja tips-tips yang bisa saya berikan akan tetapi meskipun sudah punya kesepakatan tentang cara mengatur uang, jangan ragu membuat perubahan jika memang diperlukan, sekalipun sudah ada kesepakatan yang telah kali buat hal tersebut bukanlah kontrak mati yang selamanya harus begitu. Itu artinya tetap ada kemungkinan perubahan kesepakatan sesuai dengan kondisi yang terjadi. Misalnya terjadi kenaikan BBM, tagihan listrik yang akan berpengaruh pada alokasi uang, kita bisa menyesuaikan hal tersebut sesuai dengan perubahan yang terjadi. 

Intinya buatlah senyaman mungkin aturan keuangan keluarga kita tentunya kenyamanan ini juga tetap harus terencana ya, tidak harus bersikap kaku terhadap segala aturan. Hal terpenting dari seni mengatur uang adalah membuatnya segala terencana dengan tetap mengedepankan kenyamanan dan keluarga. Dan juga keterbukaan serta komunikasi. Karena meskipun kita sudah menerapkan berbagai cara tapi tanpa keterbukaan dan komunikasi tentunya hasilnya bisa kurang maksimal. 




Jadikan keuangan keluarga  menjadi mandiri yang artinya penghasilan lebih besar dari pengeluaran, tidak mempunyai hutang kartu kredit dan investasi yang maksimal demikian tips mengatur keuangan bagi pasangan muda dari saya.

Semoga bermanfaat ya,

16 comments :

  1. Salah satu cara saya mengatur keuangan adalah dengan tidak memiliki kartu kredit, apapun alasannya just say no untuk yanh satu itu.
    Lebih memprioritaskan kebutuhan yang penting dahulu dibanding keinginan sesaat.

    ReplyDelete
  2. Huhu bener mbak. Pada akhirnya penghasilan yang didapat harus digabungkan demi memenuhi segala kebutuhan. Makasih mbak tipsnya. Berguna sekali nih buat pasangan yang baru menikah. Yang kadang masih susah buat saving.

    ReplyDelete
  3. Yang penting adalah komunikasi dan saling terbuka ya mba, jadi gak ada saling curiga. Apalagi soal keuangan ini hal yang sensitif.

    ReplyDelete
  4. Aku udah peaktikkan poin 1-2 mom. Tinggal evaluasinya nih kadang kelupaan, hehe padahal penting yaa utk bukan berikutnua juga.

    ReplyDelete
  5. Itu masih berlaku mba untuk saya, uang istri ya untuk istri hehe tapi masih ada kelonggaran sih saya juga ikut membantu. Terima kasih mba untuk sharenya saya masih lemah ini mengatur keuangan.

    ReplyDelete
  6. Jadi ingat waktu awal nikah, shock saya ngatur keuangan yang ternyata bikin sakit kepala.

    Emang kudu belajar financial sejak dini, dan tidak lupa membiasakan nabung plus investasi.
    Di Happy One keren ya, mudah dan bikin Happy :)

    ReplyDelete
  7. tips mengatur keuangannya boleh banget dicoba nih mbak, karena memang harus dari sekarang, bisa di mapping untuk apanya, dan janganlah berhutang yah

    ReplyDelete
  8. Yup setuju penting banget ya buat ngatur keuangan buat pasangan yang baru memulai rumah tangga..karena biar nantinya gak repot..buat pasangan lama jg kayaknya butuh nie aku..makasi ya kak tipsnya

    ReplyDelete
  9. Waalaikumsalam

    Iyes, sering denger, wkwkwk. Awalnya saya juga mau nerapin kaya gitu, eh pas udah nikah mah nggak enak kalau duit sendiri cuma dipake untuk sendiri, meski dipake bareng-barengnya hanya saat urgent.

    Alhamdulillah saya juga tiap bulan selalu nabung dari hasil gaji suami.

    ReplyDelete
  10. yeaayy dapat ilmu lagi sebagai bekal kalau kelak sudah mengarungi kehidupan berumah tangga

    ReplyDelete
  11. Berguna banget buat calon pasangan muda kaya aku. Yang penting memang pencatatan ya, mbak.

    ReplyDelete
  12. Evaluasi keuangan itu penting banget, kalau bisa dilakukan setiap bulan ya mbak, biar tau dimana aja bocor2 alusnya. Kalau aku terus terang banyakan jajan yg jd bocor alus wkwkk :P

    ReplyDelete
  13. Kalau pengeluaran lebih besar dari pemasukan wah bener2 deh amburadul. Bukannya tambah bahagia ya mbak.... Malah tambah stresss... Saya juga sudah mulai belajar mengatur dan mengelola keuangan yang pas...

    ReplyDelete
  14. Menyisihkan dana tabungan itu menurutku memang penting banget untuk dilakukan deh bahkan walaupun sudah menikat puluhan tahun. Makasih remindernya ya mba

    ReplyDelete
  15. Untuk mengelola keuangan keluarga memang harus ada kesepakatan antara suami dan istri dalam membuat pos pos keuangan. Kesepakatan yang dibuat dibuat luwes tapi harus konsisten

    ReplyDelete
  16. tentukan kebutuhan prioritas itu penting banget mom. aku sebelum suami gajian, sudah bikin note lengkap untuk bulan ini anggarannya kemana. karena terkadang ada anggaran mendesak seperti imunisasi atau ada pesta.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, Jangan tinggalkan Link URL BlogPost ya,,, makasih🙏