Buku Bahagia Bersama

Buku Bahagia Bersama
Kalau bicara tentang bahagia bersama tentunya identik kebahagiaan itu harus kita nikmati bersama, atau paling tidak kehadiran kita membawa kebahagiaan bagi orang sekitar. Memberi kebagahian akan terus menerus memberikan energi positif tidak hanya bagi diri sendiri  tapi tentnunya dengan orang-orang yang ada didekat kita.

Tidak terlebih dengan paket yang kehadirannya selalu ditunggu-tunggu, entah itu dari teman, saudara, kekasih, anak ataupun orangtua. Paket merupakan suatu bentuk perhatian atau sebagai pengganti kehadiran kita untuk memberi rasa bahagia.

Karena saat pandemi seperti, hampir 2 tahun tidak bertemu kebahagiaan-kebahagiaan kecil amat berharga. Kebahagiaan itu menjadi seperti oase bagi lelahnya fisik maupun mental. Tentunya ha yang sama dialami dengan teman-teman semua, ketika kegiatan hampir 80% di rumah saja. membuka ecommerce, memasukan barang-barang ke keranjang belanjaan sedikit menjadi obat waras bagi kita.

Terlebih jika teriakan “Pakeettt,,,,,,” itu sudah datang, ketika sedang melakukan apapun kita jadi terhenti dan buru-buru dan tidak sabar berhambur keluar untuk menghampiri kurir.

jne-bahagia-bersama

Seperti kita merasa yang paling bahagia menerima paket, pun bagi kurir. Mereka juga bahagia telah menuntaskan pekerjaannya. Bahagianya berlipat ganda ketika melihat kita bergembira menerima paketnya. Itulah kunci bahagia bersama, bahagia melihat orang lain bahagia.

Meski dalam perjalanannya mengantar paket menempuh banyak rintangan, seorang kurir akan selalu tersenyum saat berhadapan di depan penerima paket.


Tentang Penulis  Buku Bahagia Bersama Kang Maman
Apa kaitannya buku Bahagia Bersama dengan teriakan pakeett, Karena contoh diatas merupakan kutipan yang juga ada di  cerita-cerita dari buku “Bahagia Bersama” yang ditulis oleh Kang Maman atau nama lengkapnya Maman Suherman. Alumni jurusan Ilmu Kriminologi dan Duta Literasi Iluni Universitas Indonesia ini pernah menjadi jurnalis pada tahun 1998 sebagai reporter dan sempat menjabat sebagai pemimpin redaksi di Kelompok Kompas Gramedia, Managing Director Rumah Produksi/Biro iklan dan sudah banyak banget buku- buku yang ditulis dan hampir kesemuanya best seller.

Oh iya buku inipun diterjemahkan juga menjadi ilustrasi yang berwarna dan berkarakter oleh Muhammad Misrad atu lebih dikenal dengan nama Mice

bersama-bahagia

Buku Bahagia Bersama ini dipersembahkan juga untuk HUT JNE yang ke 31 jatuh pada tanggal 26 November 2021, JNE yang mempunyai tagline “Berbagi, Memberi, Menyantuni.

Seperti yang kita ketahui Kang Maman disetiap tulisannya selalu ada kata-kata bijak yang menyentuh hati, sederhana tapi mempunyai arti yang sangat dalam. Buku Bahagia Bersama ini ceritanya merupakan pengalaman-pengalaman yang diambil dari kisah nyata, dari kurirnya dan cerita biografi tiga sosok penting dalam tubuh JNE

Apa yang ada di Buku Bahagia Bersama ?
Saya tertarik dengan cerita “Hak Pakai, Bukan Hak Milik” hal 63, dimana kisah seorang suami istri yang beruntung mendapatkan tiket bus untuk mudik, tapi pada saat dibus, tempat duduk suamiya harus direlakan, karena sudah diduduki oleh seorang perempuan yang kakinya cacat, tanpa memintanya untuk berdiri, sampai bus itu tiba ditujuan,,,

Sang istri protes ketika sampai tempat tujuan tapi apa kata si suami.

Orang lain sudah tidak nyaman seumur hidupnya, aku hanya kurang nyaman hanya selama 3 jam saja”

Kadang kita tidak terpikirkan untuk berbuat itu ya, Kang Maman menutup cerita itu dengan kata-kata karena rezeki dan harta hanyalah hak paka bukan hak milik.

Pokoknya di buku Bahagia Bersama ini banyak sekali kisah-kisah inspiratif yang membuat kita tercenung dan tanpa sadar mengetuk mata hati kita karena selama ini kita belum sampai ke arah itu, ikhlas memberi tanpa berharap, selalu memberikan kebahagiaan walaupun hanya sedikit kebahagian yang kita terima.

Ada juga biografi 3 sosok penting di JNE, (tiga Serangkai) Bpk H. Soeprapto Suparno sebagai pendiri JNE, Mohammad Feriadi Direktur Utama JNE dan HUI Chandra Fireta, Edi Santoso keduanya sebagai Direktur JNE,  ada kisah para juara dari JNE Writing Competition 2020, yang menulis kisahnya tentang pengalaman bersama JNE.

Yang paling menarik kisah dari judul “Berawal dari Jalur Neraka” ditulis Harmoko sebagai juara ke-2, dimana kadang disadari atau tidak kita sering protes kenapa paket kita sering terlambat datang tanpa memikirkan nasib kurir kenapa dan apa yang terjadi?

Disebut Jalur Neraka karena block dan nomor rumah tidak beraturan dan berurutan, seorang kurir bisa memutar sampai 10 kali, baru menemukan alamat yang dituju, Google Maps pun kadang tidak banyak membantu. Tapi dengan semangat kurir tetap mengantarkan paket, dan ada rasa bahagia ketika customer menerima paketnya.

Berbagi, Memberi dan Menyantuni Prinsip JNE
Banyak sekali contoh , perjuangan dan ketulusan dari buku Bahagia Bersama ini. Berbagi, memberi, menyantuni merupakan fondasi yang kokoh yang bisa diterapkan di dalam individu orang maupun sebuah perusahaan.

buku-bahagia-bersama

Prinsip tersebutlah yang diterapkan JNE hingga mampu menjadi perusahaan ekspedisi terbesar di Indonesia. Prinsip JNE itu dibentuk dari karakter pendirinya, Bpk Soeprapto Suparno. Seorang yang rendah hati dan gemar berbagi. Hingga kemudian JNE menjadi besar seperti sekarang.

Buku Bahagia Bersama ini bisa didapatkan secara offline di toko buku Gramedia dan juga secara online melalui website gramedia.com, serta toko resmi JNE di Tokopedia dan Shopee.

Utieadnu

20 comments

  1. Hehe bener banget tuh, sesibuk apa pun kita kl dengar teriakan "Pakeeet"
    pasti teriakan kita pun gak kalah nyaring dengan pak kurir. Rasanya menunggu yg ditunggu- tunggu itu SESUATU. Yg bikin bahagia kl ada kejutan dari anak2 yg niruin "paket, paket, pakeeeet. Ternyata 3 oaket yg masing2 beratnya 50kg, 49 kg dan 45kg. wkwkwk..kejutan anak2ku yg datang tanpa prior info. Ini kejutan paket hidup yg bikin bahagia pake banget.

    ReplyDelete
  2. Produktif sekali ya kang Maman
    Aku tau nih komik Mice dulu sering dimuat di koran kompas
    Pernah juga ketemu langsung sama komikus ini, ramah banget. Humble orangnya

    ReplyDelete
  3. Kang paket tuh emang suka bikin bahagia.. Semacam dapat hadiah gitu, padahal hasil belanja sendiri. Tapi kurir kan ya namanya manusia, kadang sudah dikasih alamat ancer-ancer lengkap, masiiih aja tanya, hahhaa.

    ReplyDelete
  4. Paket.. Anak2 langsung kepo apakah isinya heheuu.. Wah bagus bukunya nih mba, dan dibikin ilustrasinya gitu ya jadi tambah menarik ceritanya berbobot tapi teteup fun ya. Hak pakai bkn hak milik.. Beneer yaa. Semua yg ada di dunia bukan milik kita.

    ReplyDelete
  5. Tulisan2 kang maman memang menginspirasi ya, mbak. Diksinya juga juara banget

    Bentar lagi dong ultah JNE, ya.

    ReplyDelete
  6. ah aku tahu tulisan kang maman emang bernas ya mbak
    aku jadi penasaran mw baca buku ini
    apalagi ilustrasinya menarik gitu

    ReplyDelete
  7. Ilustrasinya Keren. Salut dengan penulisnya ya. Kang Maman ini inspiratif banget ya, dia sampai merelakan tempat duduk untuk mudik demi orang lain yang punya keterbatasan. Orang lain kayanya merasa tidak nyaman seumur hidupnya, biarlah dia engga nyaman selama 3 jam ini.

    ReplyDelete
  8. Kalau naik bus, saya juga memberikan ke orang yang lebih butuh. Bahkan saat hamil pun, gapapa. Asal yakin badan kuat.

    ReplyDelete
  9. Bahagia sungguh sederhana yaa..
    Dengan perbanyak memberi, hati bisa bahagia. Filosofi yang bagus sekali dan buku yang insighful dari JNE.

    ReplyDelete
  10. JNE punya prinsip selalu berbagi ya terhadap sesama supaya bisa berbahagia bersama. Bukunya bisa jadi reminder untuk ikut berbagi karena gak akan mengurangi apapun yg kita miliki

    ReplyDelete
  11. Jadi mau beli buki kang maman deh. Bener banget kalau kita bahagia efeknya bukan ke diri sendiri tapi ke orang lain juga

    ReplyDelete
  12. Paling bahagia sekali kalau dengar teriakan paket dari kurir. Sering dapat kiriman yang diantar JNE, sampai kurirnya hapal kalau aku nggak ada di rumah, dia nyamperin ke rumah ibuku. Dan bener akhirnya kita ketemu *kayak jodoh 😅.

    ReplyDelete
  13. Bener banget, kunci bahagia bersama adalah bahagia melihat orang lain bahagia. Bagus-bagus semua ya kayaknya cerita-cerita inspiratif di dalam buku ini.
    Berawal dari Jalur Neraka, judul ini gak ketebak isinya sih kalau belum baca ringkasannya. Hehe..

    ReplyDelete
  14. mice ini memang kece daridulu. klo ga salah di kompas kan aku selalu menanti2 gambarnya yang unik dan khas

    beberapa kali beli buku gambarnya yang isinya celekitan tentang Indonesia
    pengen beli yang ini juga secara kang maman keceee

    ReplyDelete
  15. Mbak aku mewek pas suaminya bilang ga nyaman 3 jam doang. Hiks. Terus jadi sadar kalau nomor rumah emang banyak yang enggak berurutan dan itu sangat menyulitkan para kurir atau pengantar paket. Buku ini sungguh menarik, jadi pingin baca

    ReplyDelete
  16. Penasaran ingin baca juga bukunya nih, ceritanya sangat inspiratif semuanya bikin ingin baca lanjutannya.

    ReplyDelete
  17. Aku baca bukunya mbak, bagus banget ya.. isinya banyak cerita inspiratif, setiap cerita ada pelajaran yang bisa dimabil. KEren banget JNE, semoga bermanfaat untuk semua

    ReplyDelete
  18. Bukunya lucu, sedih dan sesekali bikin ngakak dengan kartun Mice
    Saya bersyukur mengenal Kang Maman dan Mice sehingga punya rem kehidupan agar tidak sombong dengan dunia

    ReplyDelete
  19. isi ceritanya pasti menarik-menarik ini, karena dari penggalan cerita saja sudah bikin orang pengen baca keseluruhan isi bukunya.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, Jangan tinggalkan Link URL BlogPost ya,,, makasih🙏