Friday, 12 April 2019

Andaliman Rempah Toba dan Ekosistem Hutan

Andaliman Rempah Toba dan Ekosistem Hutan
Teman pernah mendengar nama Andaliman bagi orang Batak tentunya sudah tidak asing lagi dengan nama ini. Andaliman merupakan tanaman yang berasal dari marga Zanthoxylum. Di Indonesia tanaman ini banyak ditemukan di daerah Kabupaten Dairi, Siborong-borong, dan Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Andaliman ini biasa digunakan oleh masyarakat Sumatera Utara sebagai bumbu khas batak, karena kulit luar buahnya memiliki citra rasa yang lezat yang memiliki rasa seperti jeruk dan memberikan rasa getir.

andaliman rempah toba dan ekosistem hutan



Tanaman Andaliman ini memiliki tinggi 1.5 hingga 3 meter yang memiliki batang dan cabang berwarna merah. Pada batang, cabang, dan rating tanaman andaliman ini terdapat duri. Buah andaliman ini terdapat di antara duri-duri pada batang bergerombol dengan ranting-ranting yang halus kecil. Bentuk buah andaliman ini mirip dengan merica yaitu bulat kecil, Andaliman muda memiliki warna hijau, yang matang berwarna merah dan yang sudah kering berwarna kehitaman. 

Keunikan Andaliman terletak pada aromanya yang sitrus dan pedas tidak biasa. Ketika digigit, Andaliman menimbulkan sensasi mati rasa dan sengatannya seperti tertinggal di lidah. Nah. Andaliman merupakan rempah yang masuk dalam suku jeruk-jerukan. Disebut sebagai 'merica batak' karena memang rempah ini begitu terkenal di Sumatera Utara. 

Sejauh ini, Andaliman banyak dimanfaatkan sebagai bumbu khususnya oleh masyarakat sekitarnya. Andaliman juga sebagai pengawet bahan makanan, karena mengandung senyawa aktivitas antioksidan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan dan berperan penting untuk mempertahankan mutu produk pangam (pengawetan) dari berbagai kerusakan, perubahan nilai gizi serta perubahan warna dan aroma makanan.

Ternyata manfaat Andaliman untuk kesehatan pun sangat banyak yaitu 
  • Sebagai antioksidan alami yang sangat baik untuk menjaga daya tahan tubuh terhadap segala serangan radikal bebas 
  • Sebagai penambah darah alami 
  • Melancarkan peredaran darah dan menghindari penggumpalan 
  • Menyehatkan mata dan menjernihkan pandangan 
  • Menguatkan tulang dan gigi 
  • Menjaga kinerja otak 
  • Mencegah kulit wajah pucat 
  • Melancarkan menstruasi atau datang bulan 
  • Sebagai bahan untuk aroma terapi 
Lalu bagaimana dengan masyarakat luar Sumatera Utara seperti saya misalnya yang baru mengenal Andaliman lebih dalam pada saat acara temu blogger dan jurnalist, dan ini pengalaman luar biasa bagi saya bertemu orang-orang yang begitu mencintai lingkungan. Dalam acara yang digelar oleh Yayasan Dr. Sjahrir yang ke-2, tepatnya di Almond Zucchini Cooking Studio yan bertajuk Andaliman Citarasa Danau Toba, hadir
  • Dr, Amanda Katili Founder Omar Niode Foundation 
  • Ir. Murni Titi Resdiana MBA - Kantor Utusan Khusus Presiden Bidang Perubahan Iklim 
  • Dr. Ir Wan Hidayati MSI - Dinas Pariwisata & Kebudayaan Provinisi Sumatera Utara 
  • Marandus Sirait Pendiri Taman Eden 100. 
Menurut Ibu Amanda, Andaliman merapakan salah satu kekayaan rempah Indonesia yang harus dilestarikan dari dulu kekayaan rempah Indonesia sudah tidak perlu diragukan lagi. Setiap masakannya menggunakan rempah dan bumbu yang khas sehingga citarasa yang dihasilkan begitu beragam. Rempah-rempah juga digunakan untuk membuat suatu sajian terasa lebih menggugah selera. Banyaknya rempah dan jenis bumbu yang digunakan masyarakat Nusantara, membuat beberapa diantaranya tergerus oleh zaman sehingga kini terlupakan.


andaliman rempah toba dan ekosistem hutan
Ibu DR. Amanda Katili

Bagaimana caranya kita mengangkat citra Andaliman ke kancah internasional? Nah, karena Andaliman merupakan tanaman endemik yang tumbuh di sekitaran Danau Toba dan tanaman yang ramah lingkungan sehingga harmonis dengan masyarakat. Hal itu menjadi satu alasan mengapa Andaliman menjadi salah satu produk yang turut di promosikan di acara COP 24 United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC), di Katowice Polandia pada tanggal 10 Desember 2018 lalu.



Ternyata promosi Andaliman saat itu mendapat sambutan hangat dari pengunjung yang hadir dalam acara tersebut. Semua mencicipi produk-produk olahan Andaliman. Seperti sambal dan keripik, dan sajian masakan yang berbumbu Andaliman semua menyukainya dan hampir Semua produk olahan Andaliman laku terjual dan ini adalah peluang yang menjanjikan bagi Andaliman untuk bisa dipasarkan ke Eropa. Karena ternyata lidah orang eropa menyukai resep masakan yang tersaji.


andaliman rempah toba dan ekosistem hutan
Ibu. Ir. Murni Titi Resdiana MBA 

Andaliman Rempah Toba dan Ekosistem Hutan

Kemudian menurut Ibu Titi hal itu tentu saja merupakan kabar baik bukan hanya masalah produk Andaliman yang kini beraneka ragam tapi juga peran tumbuhan Andaliman yang pengaruhnya terhadap lingkungan dan iklim. Andaliman menjadikan momen terbaik untuk menghentikan perubahan iklim yang tidak terkendali yang tentu saja konsekuensi dengan pemanasan global.



Jika pemanfaatan Andaliman mulanya hanya sebatas rempah tentu saja tidak seimbang dengan upaya pelestarian tanaman Andaliman, maka tanaman Andaliman akan punah. Faktor kerusakan habitat seperti penebangan pohon Andaliman di daerah Sumatera Utara untuk kawasan perumahan adalah faktor utama dalam ancaman kepunahan tanaman tersebut.

Lanjut Ibu Titi saya ingin Andaliman bukan hanya untuk citra rasa nasional misalnya seperti nasi goreng andaliman, ayam goreng sambal andaliman tetapi Andaliman sebagai cita rasa international.

Kemarin katanya Ibu Nurmala Kartini Sjahrir membuat sendiri Spaghetti Aglo Olio Andaliman rasanya enak sekali, Andaliman juga bisa dibuat Pizza Andaliman yang ternyata rasanya juga  lezat. Nah selain produk yang bisa dimakan sayapun ingin Andaliman sebagai pepper spray pelindung perempun jika travelling sendirian. Inovasi produk Andaliman harus terus dikembangkan karena manfaat untuk kesehatan ternyata banyak sekali Jika sudah berkembang maka rempah Andaliman Toba dan  ekosistem hutan akan tetap terjaga.

Tentunya jika produk-produk Andaliman dikembangkan maka berhubungan juga dengan
  • Pemberdayaan perempuan
  • Peningkatan ekonomi lokal Danau Toba
  • Terjaganya ekosistem hutan yang mengurangi dampak pemanasan global, 
Menurut Ibu Wan Hidayati yang membuka dengan Horas!! Sebutan khas daerah Batak ini mengatakan Danau Toba adalah merupakan salah satu destinasi tujuan wisatawan para wisatawan domestik dan mancanegara. Nah Danau Toba ini terbentuk akibat letusan dahsyat gunung api (letusan katastrofik) di Sumatera Utara sekitar 74.000 tahun silam.

andaliman rempah toba dan ekosistem hutan
Ibu Dr. Ir Wan Hidayati MSI
Letusan Gunung Api Toba Purba, tersebut menyisakan lekukan cukup dalam di dasar kaldera yang kemudian terisi air dengan kedalaman hingga mencapai sekitar 550 meter dan luas 1.130 km persegi. Kini kita mengenalnya sebagai Danau Toba.

Salah satu peristiwa geologi pasca pembentukan kaldera adalah terbentuknya Pulau Samosir. Pulau ini terbentuk akibat pengangkatan sebagian besar danau ke permukaan. Danau Toba dan Pulau Samosir, merupakan salah satu destinasi unggulan yang dimiliki Provinsi Sumatera Utara.

Kawasan Danau Toba yang termasuk di dalamnya Pulau Samosir, ditetapkan menjadi Geopark Kaldera Danau Toba. Tentu saja berhubungan dengan rasa Andaliman yang unik yang hanya tumbuh disekitaran Danau Toba. Mungkin nanti jika ada rezeki saya akan membawa blogger kesana, waahh senang banget bu, mendengarnya soalnya belum pernah ke daerah sebrang. 

Lanjutnya Geopark Kaldera Toba terus melakukan pembangunan dalam upaya memperkenalkan kawasan Danau Toba di mata dunia sehingga akan terus menambah para wisatawan, baik lokal maupun internasional. Lanjut Ibu Wan Hidayati ada 13 geosite dengan pemandangan yang indah yang bisa kita nikmati salah satunya Taman Eden 100 milik Bpk. Miradus Sirait. Dan Geopark ini masih dalam tahap observasi untuk masuk kedalam UNESCO Global Geopark.

Dengan masuknya geopark di Indonesia yang masuk dalam UNESCO Global Geopark, akan lebih memudahkan dalam mempromosikan destinasi wisata bahkan hingga ke level dunia. Tidak hanya untuk mendongkrak jumlah wisatawan asing atau turis, tapi juga mendorong peningkatan pendapatan masyarakat sekitar objek wisata dan juga pemerintah asli daerah serta pendapatan negara.

andaliman rempah toba dan ekosistem hutan
Bpk. Marandus Sirait
Sosok Dibalik Andaliman
Dialah Bpk Marandus Sirait orang paling kaya tetapi ternyata sangat sederhana mempunyai lahan seluas 5,5 hektar, dan lahan tersebut dipersembahkan untuk konservasi lingkungan Danau Toba yaitu Taman Eden 100 yang dikelola dengan konsep agrowisata 

Taman Eden 100, adalah karya nyata dan bukti perjuangannya bagi lingkungan. Sebuah apresiasi yang setinggi-tingginya layak diberikan kepadanya. Hingga beberapa Kalpataru diperolehnya dan penghargaan itu pun saya nilai sangat wajar baginya. 

Bpk Marandus menerima Kalpataru untuk kategori Perintis Lingkungan tahun 2005, yang langsung diberikan oleh Bpk Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono, di Istana Cipanas, Bogor. Piala Wanalestari dari Mentri Kehutanan  dan UGM Award dari Rektor Bpk Pratigno. Saat menerima penghargaan dari Bpk Preseiden katanya usianya masih 38 tahun, dan masih lajang mungkin termasuk kategori penerima Kalpataru yang termuda sampai sampai saat ini.

Saat awal pembuatan taman ini, sekitar tahun 1998, dia menjual semua alat-alat musiknya untuk memulai langkah awal niatnya yang tulus. Pastilah sangat berat karena katanya musik adalah kecintaannya, awalnya pernah menjadi guru musik di gereja dan guru musik bagi penyandang tunanetra perlahan ditinggalkan untuk membangun Taman Eden 100 ini. 

Taman ini berada di ketinggian 1700 meter di atas permukaan laut. Taman ini sudah banyak dikunjungi disana kita bisa menikmati indahnya pemandangan yang menghijau sepanjang mata memandang. Taman eden adalah hutan lindung yang luas. Selain pohon hutan tropis, Taman Eden juga merupakan tempat konservasi tanaman endemik yang hanya ada di tanah Batak.

Tadinya Taman Eden 100 berawal dari lahan kelurga yang ditanami bermacam pepohonan oleh Bpk Mirandus dan orangtuanya. Lahan keluarga ini berbukit bukit, bukit paling tinggi ada 2500 m dari permukaan laut. Dulu katanya sempat ada yang ingin membeli seharga 1 Miliar. Untungnya orangtua beliau tidak jadi menjualnya, Saking cintanya pada lingkungan, Bpk Marandus memilih tanggal pernikahannya bertepatan dengan Hari Lingkungan Sedunia dan berbeda dengan adat khas Batak.

Tamu yang datang pada pesta pernikahannya dirayakan dengan melakukan aksi tanam pohon. Uniknya setiap tamu boleh menanam pohon tapi berbayar, dan boleh menorehkan nama masing-masing dipohon yang mereka tanam unik bangetkan....

Tapi ternyata menanam pohon itu mudah katanya merawatnya yang susah pernah menjual semua penghargaanya untuk mendanai pohon-pohon tersebut. Terus terang saat mendengar cerita ini antara kagum dan sedih, ternyata apa yang diperjuangkannya kini berhasil Taman Eden 100 menjadi salah satu Geo park dan banyak dikunjungi wisatawan.
andaliman rempah toba dan ekosistem hutan
Source ToPed


Salah satu tanaman yang banyak dijumpai disana adalah Andaliman, Beliau bersyukur Andaliman hanya tumbuh ditanah Batak. Andaliman hanya bisa tumbuh di ketinggian 1100m sampai dengan 1500m Dpl, di hawa dingin, pohon berbatang kuat, bukan merambat. Batang-batangnya berdahan banyak, daunnya kecil-kecil, mirip seperti bunga mawar. Di sekujur batang, ranting, dari bawah ke ujung dipenuhi duri-duri yang tajam. Namun duri andaliman lebih besar dan kokoh. Tinggi pohon rata-rata 2-4 meter, jarang lebih dari 5 meter. Usia produktif kurang dari 7 tahun. Buahnya muncul dari antara duri-duri itu, lazimnya diapit duri-duri, buah tumbuh di antara duri. Memetik andaliman perlu konsentrasi tinggi karena banyaknya duri. Buahnya kecil-kecil, butirannya lebih kecil dari merica. 

Sebenarnya menanam Andaliman tidak begitu banyak memerlukan perhatian serius dan membutuhkan perawatan, akan tetapi membutuhkan tanaman lain untuk pelindungnya. Andaliman sangat cocok ditanam diantara tanaman kopi karena pohon kopi bagus sebagai pelindung.

Sempat saya didatangi beberapa orang dari sebuah TV Swasta yang ingin melihat pohon Andaliman tetapi tidak bertemu sampai jauh berjalan kedalam hutan. Akhirnya dari peristiwa itulan Bpk Marandus ingin membudidayakan Andaliman di Taman Eden 100. Kini Taman Eden 100 sangat banyak dikunjungi wisatawan, bisa dijadikan lokasi perkemahan, mendaki gunung, ada air terjun 2 tingkat dan juga untuk penelitian flora dan fauna.

Membawa Andaliman ke Dunia International
Bpk Marandus bercerita sebenarnya dia tidak suka berpergian jauh apalagi naik pesawat. Waktu ke Polandia pun, hampir gelisah karena lama sekali perjalannya akan tetapi ketika sampai disana ternyata sambutan sangat luar biasa. Beberapa jenis produk yang dibawa ke pameran habis terjual, Nah diacara kemarinpun Bpk Mirandus berseloroh agar kita semua membeli produk-produk Andaliman supaya dia bisa pulang ke Sumatera katanya.

Beberapa produk Andaliman produksi Taman Eden 100 yang menjadi oleh-oleh khas Danau Toba, produk-produk ini bisa dilihat di instagram @andalimanta.
  • Sambal Andaliman 
  • Roti Ketawa Andaliman 
  • Keripik Andaliman 
  • Kacang Telur Andaliman 
  • Kacang Tojen Andaliman 
  • Sasagun 
  • Bandrek andaliman 
  • Andaliman kering 
  • Merica Bubuk andaliman
andaliman rempah toba dan ekositem hutan
Kemasan Andaliman Kering
andaliman rempah toba dan ekositem hutan
Sambal dan merica Andaliman

Produk-produk Andaliman

Akhirnya acara diakhiri dengan melihat cooking class bersama chef Rahung Nasution yang membuat Sate Ikan Andaliman dan Nasi Goreng Bumbu Tombur. (Nah resepnya  sudah ada di blog kuliner saya) dan makan siang yang disajikan oleh Almond Zucchini hampir semuanya memakai rempah Andaliman.

Baca juga : Resep Ikan Lilit Andaliman

Chef Ruhung Nasution dan Koki dari Almond Zuccini
andaliman rempah toba dan ekositem hutan
Nasi Goreng Bumbu Tobur
andaliman rempah toba dan ekositem hutan
Sate ikan andaliman
Semoga saja dengan berkembang produk-produk Andaliman, yang merupakan bagian dari hasil hutan bukan kayu ini, ekosistem lingkungan terutama hutan turut terjaga. Andaliman rempah toba dan ekosistem hutan merupakan bagian dari cita-cita Yayasan Dr Sjahrir  yang peduli dengan lingkungan dan kekayaan sumber alam Indonesia. Semoga dari tulisan ini akan muncul banyak orang-orang seperti Bpk Marandus Sirait yang mempunyai lahan yang luas tetapi diperuntukkan untuk pemulihan, pelestarian, perlindungan dan pengawasan integritas ekosistem.

Taman Eden 100
Desa Sionggang Utara, Kec Lumban Julu
Kab, Tobasa , Sumatera - Utara

51 comments :

  1. Ih...ternyata persis seperti buah darah-darahan yaa..
    Yang kalau dipenyet kluar merah-merahnya..

    Rasanya bikin penasaran.
    Apa sesuai dengan lidah orang Jawa..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rempah khas ini yang menyebabkan Indonesia dulu dijajah Belanda dan Jepang yaa...
      Semoga rempah Andaliman makin mendunia.

      Delete
  2. Ish baru tau ternayta andaliman banyak manfaatnya, aku blm pernah nyoba masak pake andaliman, karena jarang nemu dipasar. Tapi sering dikasih ikan andaliman sama temen kantor yg orang batak :D

    ReplyDelete
  3. Salut pada Bp. Marandus yang konsisten ingin melestarikan lingkungan. Bahkan harta bendanya sampai dilepas demi mewujudkan tujuan itu. Luar biasa banget niihh...

    Kalau andaliman aku masih asing banget, belum tau rasanya gimana. Masakan di Jawa kayaknya ngga ada yang pake ya. Jadi penasaran lhooo..

    ReplyDelete
  4. Mbak, aku baru paham Andaliman itu berasal dari negaraku sendiri. Rasanya gimana ya? mungkin aku sudah pernah icip rasa andaliman ini, tapi nggak ngeh kali ya. Nanti kalau ke supermarket mau cari produknya Pak Marandus, di mana saja ya adanya?

    ReplyDelete
  5. Andaliman ternyata bisa dikembangkan menjadi aneka produk ya, dan tampaknya enak-enak. Pengen nyicip sambal andaliman sama kripik andaliman..rasanya pedes2 harum rempah gitu ya mungkin...

    ReplyDelete
  6. Kirain tadi nama tempatandaliman itu. Sekilas fisik ama kegunaannya mirip merica ya Mak. Tapi ini bisa buat obat juga.

    ReplyDelete
  7. pertama baca tentang andaliman waktu baca bukunya Dee Lestari sekian tahun yang lalu, penasaran dan cari-cari di jawa nggak pernah nemu. Asyik ya sekarang kalau bisa di beli di @andalimanta .

    ReplyDelete
  8. Andaliman emang bikin rasa masakan khas gitu. Dulu suka bingung kenapa masakan Indonesia sebenarnya mirip tapi dari satu pulau ke pulau lin kayak ada bedanya, ternyata karena ada tanaman yang bisa dijadiin bumbu seperti andaliman ini yang menjadikan masakan tiap daerah unik gitu. semoga tetep lestari ya tanaman bumbu yang udah langka-langka gini :)

    ReplyDelete
  9. Aku tau andaliman ini pas baca buku resep Masterchef Indonesia. Adanya di Medan katanya. Lihat langsung belum pernah penasaran banget S ama rasanya..

    ReplyDelete
  10. Ciyusan baru tau bentuk andaliman ini. Senang banget sekarang sudah ada bentuk kemasan dengan bermacam menu yang bisa dibeli. Mau cuss ahh ke akun IG itu. Asli penasaran dengan cita rasa andaliman

    ReplyDelete
  11. Andaliman itu memang rempah unik. Khas untuk makanan Sumatera Utara, arsik!

    Masa kecilku di kota Siantar Sumut sangat kental dengan aroma andaliman ini karena eh karena aku sering kebagian tugas menggiling bumbu arsik, hihihi



    ReplyDelete
  12. Andaliman unik ya. Pedas seperti merica tapi juga ada sensasi citrus karena dari suku jeruk2an. Khas banget untuk masakan batak. Waah perlu dicoba nih, rempah olah makanan yang belum pernah saya temui di jatim

    ReplyDelete
  13. Wah... Aku baru pertama mampir sini, langsung dapat informasi tentang salah satu kekayaan Indonesia, yaitu Andaliman.
    Andaliman bisa untuk bumbu kuliner yang sepertinya menjadi bumbu ajaibnya kuliner dan kerennya memiliki banyak manfaat.
    Informasinya keren dan lengkap Kak.

    Salam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Habis ini seluruh negeri ini jadi makin kenaal sma andaliman. Gak cuma masakan alaa batak tapi juga bisa dimodifikasi untuk masakan jawa yg biasanya terkenal manis

      ..salam, artha

      Delete
  14. Peluang bagus ya mengingat ini komoditas endemik dan bisa diterima oleh selera internasional.

    ReplyDelete
  15. Aku penasaran sama rasa Andaliman ini. Pengen punya pohonnya deh. Bisa nggak sih dibudidaya di tanah Jawa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadilah pengen cari bibitnya deh, biar bisa nanem Andaliman sendiri.

      Delete
  16. Rasanya rempah gimana mak Andaliman ini. Bisa banget dibuat macam-macam makanan. Dari masakan rumah sampai kue ya. Kerasa banget ga rempahnya?

    ReplyDelete
  17. Aku pernah tinggal di Langkat 5 tahun dulu, jadi tahu andaliman ini..
    Memang masakan kalau dikasih ini aromanya jadi istimewa, beda rasanya.
    Tapi aku baru tahu kalau manfaat andaliman ini banyak. Dan salut itu semua pihak di acara ini yang ingin melestarikan pemanfaatannya.
    Semoga juga bisa dijual secara meluas karena memang di luar Sumatera Utara susah ditemui andaliman ini...
    Duh, foto makanan di atas yang bercita rasa andaliman bikin kangen akutuuu

    ReplyDelete
  18. Kalau untuk masakanku sendiri ya nggak pernah pakai andaliman, karena jujur kayaknya krg cocok untuk makanan Jawa. Tapi aku sering pesan Arsik ke temenku yang orang Batak. Dan rasanya emang beda banget, ada ciri khasnya setelah andaliman dicampurkan. Ternyata manfaatnya untuk kesehatan banyak juga ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi kebayang Arsik Ikan Emas bikinan Mama temennya Najwa yang super endes itu, yummy

      Delete
  19. Udah bayangin itu rempah pasti rasanya sedeup banget klo buat bumbu makanan. Jadi semakin penasaran. Ga nyangka Danau Toba menyimpan kekayaan alam luar biasa.

    ReplyDelete
  20. Wahhh banyak juga produk yg dihasilkan dari rempah andaliman dari Toba ini yah mbak
    Jadi pengen deh belanja online produknya, apalagi seperti jenis keripik itu. ulalaa
    Makasih yah mbak buat sharingnya ^_^

    ReplyDelete
  21. Rempah Andaliman ini emang juara banget sih ya mbak karena khasnya itu yang bikin jadi beda. Duh itu sambal botol Andaliman udah dadah-dadah minta dicoba. Hahahahaaaa

    ReplyDelete
  22. Hanya bisa dijumpai di Sumatra ya mbak? Apa memungkinkan kita tanam sendiri di tanah Jawa ini?
    Aku terus terang baru tau soal rempah ini dan kyknya blm pernah makan masakan dengan bumbu empah ini, jd penasaran kyk apa rasanya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samaa.. aku juga penasaran banget nih dengan rempah Andaliman. Pengin tau masakan apa saja ya di Jawa yang pake bumbu rempah yang satu ini.

      Delete
  23. Bapak Marandus ini keren banget ya, kontribusinya untuk pelestarian tanaman Andaliman membuahkan hasil yang spektakuler. Jadi bisa ya berkunjung ke geopark di Toba kalo ingin melihat tanaman Andaliman.

    ReplyDelete
  24. Aku malahan baru tahu tanaman Andaliman ini mba banyak manfaatnya yah dan baru tahu juga ga asing kalau di batak :)

    jadi pengen cobain masakan pake bumbu andaliman ini

    ReplyDelete
  25. Menarik banget si andaliman ini :D
    Ternyata banyaaaaakk tanaman dan rempah yg berkhasiat obat ya
    https://bukanbocahbiasa(dot)com

    ReplyDelete
  26. belum pernah liat langsung tanaman andaliman. dan belum pernah nyoba masakan yg pakai andaliman juga :D jadi penasaran

    ReplyDelete
  27. Aku pikir Andaliman masuk ke suku cabe-cabean ternyat abukan ya malah ke jeruk.
    Aku baru tahu tanaman ini sekarang nih, padahal salah satu rempah yang terkenal di Indonesia ya khususnya di Sumatera Utara

    ReplyDelete
  28. Saya belum sempet belanja bulanan nih ke supermarket. Rasanya pernah membaca di bagian rempah ada andaliman, tapi kan dulu gak tahu. Semoga besok libur, saya bisa ajak suami ke supermarket lihat lihat lagi andaliman ini

    ReplyDelete
  29. Saya baru dengar nama buah Andaliman ini, ternyata bisa dikreasikan untik berbagai produk ya maaak, jadi penasaran saya gimana rasanya. Hehehehe

    ReplyDelete
  30. sambal andaliman tuh paling mantap, mak..
    apalagi kalau buat arsik ikan mas...
    tambah mantap rasanya :)

    ReplyDelete
  31. Jadi penasaran nih pingin nyobain gimana sensasinya masakan menggunakan bumbu andaliman ini.

    ReplyDelete
  32. Keren juga sudah ada dalam kemasan

    ReplyDelete
  33. Wah, khasiat dan manfaatnya banyak banget yah mba, kayaknya dlu waktu kecil aku sering makan andaliman dhe. Noted nih klu pulkam pengen makan andaliman

    ReplyDelete
  34. Keren banget bpk yg satu, kaya, huble pake banget, cinta lingkungan pastinya. 100 Garden of Eden, pencipta keren juga nama Taman Eden 100. Kagum dan penasaran kepingin ke Dansu Toba yg memiliki pulau Samosir. Hal ini bln terealusasi udah muncul lg rempah Andaluman dan 100. Manfaat Andaliman pun membuat penasaran juga pengen ngerasain lezatnya masakan dengan bubuhan Andaliman.

    ReplyDelete
  35. Aku baru dengar nama Andaliman ini semenjak tinggal di Batam saja. Sebelumnya nggak tahu sama sekali. Di sini orang-orang Batak kalau ngomongin masakan pasti pada ngomongin andaliman, jadi aku kepo kayak apa sih bentuknya. Baru tahu dari foto-foto di sini.

    ReplyDelete
  36. Wah belum pernah nyicip si andaliman. Kalo buah aslinya kayak apa rasanya ya mbak? Itu produk olahannya juga terlihat menarik ya. Jadi pingin icip2.

    ReplyDelete
  37. Penasaran banget dengan aroma dan rasa andaliman ini. Dulu mama pernah pake. tapi aku lupa gimana. Nyari ah bumbu andaliman...

    ReplyDelete
  38. Bangga pokoknya mah mengetahui produk lokal go international.

    ReplyDelete
  39. Ya ampun, banyak sekali varian menu yang bisa disajikan dari satu bahan rempah toba, andaliman ya. dan terlihat lezat

    ReplyDelete
  40. Saya baru tahu nih ada tumbuhan namanya andaliman yg ternyata utk bumbu masakan di Toba..

    ReplyDelete
  41. Jd penasaran sm andaliman...kudu cari nih kalau ke supermarket

    ReplyDelete
  42. Aku penasaran sama produk yang pakai rempah Andaliman ini. Apalagi ada produk roti juga ya sama bandrek, kayak apa rasanya ya mbak

    ReplyDelete
  43. Tanaman Andaliman cuma bisa tumbuh di Sumatera Utara ya, coba kalau bisa ditanam di daerah lain yang syaratnya sesuai dengan di Sumatera Utara kan bisa makin lestari pohonnya. Selama ini kalau belanja bumbu rempah di supermarket juga belum ketemu bumbu ini.

    ReplyDelete

  44. IONQQ**COM
    agen terbesar dan terpercaya di indonesia
    segera daftar dan bergabung bersama kami.
    p1n bb:*58ab14f5

    ReplyDelete
  45. Ternyata selain enak dijadikan masakan atau sambal, banyak juga manfaat lainnya. Baru tauuu.. next time klo ke medan, mau berburu andaliman juga aahh..

    ReplyDelete
  46. seneng ngeliat sekarang udah mulai banyak yang kenal dan membuat produk berbahan andaliman.
    sebagai orang yang tinggal di Medan, rempah yang satu ini nggak asing buat saya. rasanya asem-asem cetar di mulut. aromanya khas. dan hangat di perut :)

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, Jangan tinggalkan Link URL BlogPost ya,,, makasih­čÖĆ