Friday, 9 August 2019

Tips Keluarga Cerdas Berinternet Bersama Google

Tips keluarga cerdas bersama internet bersama google
Mom’s pernah kesal karena melihat buah hati bermain handphone terus, dan kita bingung bagaimana menghentikannya? Apalagi khawatir jika si anak membuka video-video yang tidak kita inginkan, lupa waktu, lupa makan karena keasikan main games

Ada cara jitu yang diberikan Lucian Teo, User Education and Outreach Manager, Trust & Safety, Google APAC dan Tari Sandjojo, Direktur Akademik Sekolah Cikal dan Co-Founder Yayasan Matahati, di acara Google #KeluargaCerdasBerinternet kemarin pada tanggal 8 Agustus 2019 di Jakarta.

Tips keluarga cerdas berinternet


Anak-anak kita terlahir dan tumbuh besar dengan teknologi. Pemahaman mereka lebih cepat dan lebih peka akan informasi digital bukan seperti kita yang masih terus beradaptasi. Kita sebagai orangtua tentunya tidak ingin hampir 90% waktu si anak ini terus dengan gadget atau laptopnya. Memarahi mereka tentunya bukan jalan keluar yang benar karena teknologi akan terus berkembang dan mereka akan maju bersamanya. Kalau kita tidak memperkenalkan teknologi tentu anak akan tertinggal jauh lalu bagaimana caranya?
tips keluarga cerdas berinternet
Lucian Teo
Menurut Lucian Teo. “Kemajuan teknologi telah membuat hidup kita lebih mudah, dan kami percaya dalam bekerja sama dengan orang tua untuk membantu keluarga mengadopsi teknologi secara bijak dan aman. Perlindungan dan pengaturan telah dikembangkan dan integrasi ke dalam banyak produk kami untuk memungkinkan orang tua memilih pengalaman dan pengaturan yang tepat untuk keluarga mereka.”

Berikut 5 tips keluarga cerdas berinternet. 

Tetapkan aturan digital dengan Family Link
Family Link dapat membantu kita memahami dengan lebih baik perilaku anak saat menjelajahi internet, sekaligus membantu mengelola akun mereka dan perangkat yang kompatibel. kita dapat menetapkan batas-batas yang sesuai kebutuhan keluarga kita dengan cara:
  • Mengawasi waktu penggunaan perangkat dan membatasi akses harian.
  • Memuaskan rasa ingin tahu anak dengan beragam aplikasi yang direkomendasikan para guru.
  • Mengunci perangkat anak  dari jarak jauh.
  • Melihat aktivitas mereka.
  • Melihat lokasi keberadaan mereka.
  • Mengelola akun dan aplikasi yang mereka gunakan.
Blokir situs dewasa di Google Search dengan filter SafeSearch
Setelan SafeSearch dirancang untuk memblokir gambar, video, dan situs dewasa dari hasil penelusuran Google Search untuk menghindari konten pornografi dan kekerasan. Tetapi, SafeSearch bukanlah alat yang sempurna, dan kita mungkin masih menemukan hasil penelusuran eksplisit. Jika demikian, kita dapat melaporkannya. Laporan dan masukan kita nih, dapat membantu kami menyempurnakan SafeSearch agar lebih baik bagi semua orang. 

Temukan aktivitas untuk dinikmati bersama keluarga menggunakan Asisten Google
Asisten Google memiliki beragam aktivitas untuk menghibur keluarga, mulai dari memberikan saran permainan untuk dimainkan bersama keluarga, hingga permainan seperti tebak gambar. Saat ini ada lebih dari 50 permainan, aktivitas, dan cerita dalam program Assistant for Families. Setiap aktivitas ini telah ditinjau dan disetujui oleh tim Trust and Safety, supaya kita yakin bahwa permainan ini cocok untuk keluarga. 

Tidak hanya itu, dengan menggunakan Family Link, kita bisa memblokir akses anak-anak agar tidak bisa melakukan transaksi keuangan, dan orang tua dapat menentukan apakah anak-anak diperbolehkan mengakses aplikasi pihak ketiga di Asisten atau tidak.

Ciptakan tempat yang nyaman untuk keluarga di Google Play
Untuk membantu kita menentukan konten yang cocok bagi anak, baca ulasan dan cari ikon bintang keluarga di aplikasi atau game. Ikon bintang ini menandakan bahwa konten telah ditinjau dengan saksama, dan aplikasi atau game tersebut dikembangkan dengan mengutamakan anak-anak. Ikon bintang ini juga menampilkan rentang usia yang disarankan untuk konten tersebut.

Periksalah rating konten untuk memahami tingkat kedewasaan suatu aplikasi dan mengatur filter berdasarkan rating tersebut guna menentukan aplikasi yang tepat bagi anak. Jika kita ingin mengetahui apakah suatu aplikasi berisi iklan, memiliki fitur pembelian dalam aplikasi, atau memerlukan izin perangkat, kita dapat memeriksa bagian informasi tambahan di halaman aplikasi tersebut di Play Store. 

Temukan dunia pembelajaran yang menyenangkan dengan YouTube Kids
Google membuat YouTube Kids agar bisa menjadi ruang yang cocok bagi keluarga dan anak-anak di seluruh dunia untuk mengeksplorasi minatnya melalui konten video online. Google juga memudahkan untuk menyeleksi pengalaman menonton konten yang menyenangkan dan cocok untuk keluarga melalui serangkaian kontrol orang tua:
  • Video dan kanal pilihan untuk anak - anak tersedia di aplikasi
  • Pasang timer untuk membatasi waktu anak-anak menonton video.
  • Hanya perbolehkan anak kita menonton koleksi channel yang telah dipilihkan oleh penyedia konten pihak ketiga tepercaya atau oleh tim YouTube Kids.
  • Pantau dan ketahui video apa saja yang ditonton anak melalui fitur “Tonton lagi”.
  • Nonaktifkan fitur penelusuran agar anak hanya dapat menonton channel-channel yang telah diverifikasi oleh tim YouTube Kids.
  • Blokir video atau channel supaya tidak muncul di aplikasi yang dipakai anak kita
Beberapa fitur tersebut ada di Google dan kita bisa mengaturnya lanjut Lucian. Tetapi intinya jika kita berada dekat anak-anak dan keluarga simpan handphone kita bicaralah, saling bercerita, jalan bersama atau makan bersama itu akan lebih baik dari hanya sekedar memegang gadget bersama.
tips keluarga cerdas berinternet
Tengah : Tari Sandjojo
Kemudian menurut Tari Sandjojo Internet adalah platform kuat yang dapat digunakan dalam menyebarkan hal positif atau negatif. Berita baik dan buruk menyebar dengan cepat di internet, tanpa memikirkan anak-anak dan remaja yang mendapatkan berita tersebut. Inilah sebabnya, kita sebagai orang tua harus bisa menjadi teman yang membantu generasi penerus kita menjadi penjelajah dunia yang cerdas dan percaya diri dalam memanfaatkan internet sebaik-baiknya.

Dan ketika dirumah anak bermain gadget tetapkan aturan, berapa lama dia harus bermain games, buat kesepakatan bersama bukan hanya satu pihak. Dekati anak, menjadi teman anak adalah langkah terbaik untuk anak-anak kehal-hal yang tidak baik terlebih misalkan vidoe dalam tanda kutif. Jika si anak dekat dengan ibunya, dekat dengan saudara perempuan maka untuk hal-hal yang negatif, anak ini akan berpikir ulang.
Tips keluarga cerdas berinternet

Kedekatan keluarga dan keharmonisan keluarga adalah kunci untuk keluarga cerdas berinternet. Jika memang dirumah lebih banyak kegiatan ngobrol, saling cerita gadget bukanlah hal utama bagi anak-anak. Dan kitapun sebagai orangtua harus sepakat jika dirumah letakkan handpone raih tangan anak, tatap matanya dan dengarkan anak bicara. semoga tips keluarga cerdas berinternet bersama google dapat bermanfaat. Segera ambil handphone kita ikutin langkah-langkah diatas.

families.google.com/familylink
youtube.com/kids

Utieadnu. 

25 comments :

  1. Saya perlu cek juga nih. Sepertinya belum diatur untuk safe searchnya

    ReplyDelete
  2. Saya termasuk yang nggak begitu paham pengaturan Google, jadi baru tau kalau ada setting seperti ini hehehehe :D

    Menurut saya sangat bagus especially untuk para orang tua yang butuh terus memantau apa saja yang anak-anak lakukan dengan ponselnya. Dan dari penjelasan yang saya baca, ternyata kita bisa sampai memblock juga. Woaaaah! :O

    Ohya, Youtube Kids itu isinya bagus-bagus mba hihi saya pernah lihat karena iseng soalnya~ dan memang highly recommended. Semoga ke depannya generasi penerus bangsa bisa lebih memilih lagi konten yang bermanfaat bagi mereka dan semoga para orang tua bisa lebih mengarahkan lagi apa yang baik untuk anak-anak :D

    ReplyDelete
  3. Saya termasuk orang tua yang gak melarang anak mengenal dunia digital. Biar bagaimana memang sudah era mereka. Jadi, yang terus saya pelajari adalah bagaimana membuat dunia digital semakin bermanfaat. Apalagi dunia ini memang semakin berkembang

    ReplyDelete
  4. Oh, ternyataaaa Google baik banget yhaaa sampe mikirin aneka ragam setting yg ngebantu ortu jaman now
    Thanks, Google!
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  5. Yang je las pake banget itu peran ortu dalam memberikan pemahaman yang kuat, supaya anak paham sekaligus takut untuk melanggar aturan penggunaan gadget

    ReplyDelete
  6. Bagaimanapun anak2 kita lahir di era teknologi, bahkan bayi aja kenal HP. Yg penting diawasin sama ortunya, ortunya yg teges, dipakai buat apa gadgetnya, kasi pembatasan. Trus kalau buat anak kecil mendiung dunludin aja, misal film dll jd gak live nontonnya, sedangkan yg lbh gede bisa kita protek sama tau passowrd medsos anak, pembatasan wifi dll gtu kali yee

    ReplyDelete
  7. Oh ya ide menarik nih untuk membatasi dengan cara pemasangan timer :) Jadi anak juga nggak kebablasan buat nonton internet ya

    ReplyDelete
  8. Sepertinya ini memang pekerjaan rumah bagi seluruh keluarga di dunia ya.
    Keluarga cerdas berinternet is a must!

    ReplyDelete
  9. Kami udah pakai safe search google dan YouTube, hanya tetap ngelink akun googleku di hape anak2 biar bisa mengawasi mereka buka apa saja..PR nya membatasi waktu online nih masih belum sesuai aturan :(

    ReplyDelete
  10. Saya pakai family link juga. Terus karena saya buatkan akun google untuk anak saya, kan dia nggak bisa install aplikasi youtube di handphone nya. Pas awal-awal protes, tapi lama-kelamaan bisa nerima juga dan cukup puas dengan youtube kids.

    ReplyDelete
  11. Yang penting itu anak-anak bisa mengontrol selama berselancar di dunia maya. Kalau anak mbak Utie sudah gede nih jadi enak ngasih taunya, anakku kadang perlu bujuk rayu dulu.

    ReplyDelete
  12. Aku belum memaksimalkan nih penggunaan Youtube Kids. Harus banyak ngulik2 lagi nih untuk perangkat belajar anak-anak

    ReplyDelete
  13. Sebelum ada YouTube Kids,aku manfaatin settingan yang parents guide Itu lho, sejak ada YouTube Kids pun, email dll masih pakai email aku

    ReplyDelete
  14. Wah bener ya mba.. aku masih pake youtube biasa kalau buat anak tapi disimpan di offline jadi videonya ttp aku pilihin.. bisa nig nangi aku coba youtube kids

    ReplyDelete
  15. Nah ini benar banget harus menetapkan aturan yang jelas kepada anak-anak mengenai penggunaan gadget, semisal mainnya setiap hari dibatasi dan disepakati bersama. Kalau gitu anaknya juga faham bahwa peraturan harua dipatuhi.

    ReplyDelete
  16. Aturan harus banget di terapkan ya mba, kalau untuk meberhentikan kebiasaan anak main gadget aku tuh sulit banget

    ReplyDelete
  17. Berinternet itu memang seperti dua mata pisau. Harus bijak dalam penggunaannya ya...
    Langkah bagus nih bagi google yang peduli dengan kegiatan cerdas berinternet.

    ReplyDelete
  18. Anak-anak saya udah dewasa, waktu kenal hape pertama juga udah SMP. Itu pun masih saya batasi pemakaiannya kala itu. Apalagi pihak SMP anak-anak juga melarang bawa hape ke sekolah. Jadi saya mudah mengawasinya karena pemakaian hape cuma di rumah.

    ReplyDelete
  19. Mak kadang ada beberapa yang ga bisa kefilter sama yutubkids atau safe search

    Padahal udah mati2an biar ga buka, eeh kebuka. Tapi emang mulai sekarang kudu protect ke anak

    ReplyDelete
  20. Youtube emang harus protect takutnya nonton yang negatif2 terus diliat anak wahh bakal pesan di otaknya selalu inget yg dismPaikan di youtube itu

    ReplyDelete
  21. fitur SafeSearch itu diatur di bagian mana ya?
    buat belajar sama anak aku sering pakai Google. Khawatir saat cari info malah keluar hal-hal aneh.
    Udah ada sih YouTube kids tapi videonya ga lengkap

    ReplyDelete
  22. Setuju banget Mamah Utie. Aku hanya bolehin Mada pegang henfon klo lagi urgent. Misalnya lagi antre di bank. Karena jam pegang henfonnya terbatas, Mada hanya liat Youtube Kids. Belum kena efek negatif macam2 kayak kecanduan games sih, di henfonku gak ada soale.

    ReplyDelete
  23. Senangnya bisa berinternet ria
    Kebutuhan kerjaan dan keluarga bisa dilakukan dengan bantuan google
    Bahkan tugas TK anak saya pun dengan bantuan google

    ReplyDelete
  24. Sekarang aku juga udah mulai diet gadget untuk anak. Ada batasan jamnya. Ga boleh sering

    ReplyDelete
  25. Ah iya aku mau memberlakukan family link kelupaan terus linknya. Eh dpt deh disini. Makasih ya Mba informasinya.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, Jangan tinggalkan Link URL BlogPost ya,,, makasih🙏