Monday, 8 October 2018

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia Tahun 2018


Assalamualaikum,,,

Setiap tanggal 10 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesehatan Dunia dan tahun 2018 bertema Young People and Mental Health in a Changing World atau Generasi Muda Yang Bahagia Tangguh dan Sehat Jiwa Menghadapi Perubahan Dunia. Mengapa tema ini diambil menurut Dr. dr Fidiansjah, SpKJ dari Kementrian Kesehatan diacara temu Blogger di kantor Kemenskes Jakarta pada tanggal 4 Oktober 2018. Mengatakan kaum muda sekarang lebih banyak menghabisakn waktunya didunia maya/internet dibandingkan bersosialisasi dengan lingkungan . dan tanpa disadar akan menyebabkan mereka lebih rentan mengalami kejahatan cyber, cyber bullying atau bsa juga bermain video game yang bertema kekerasan.

Hal itu membuat mereka menjadi tidak tangguh mengahadapi lingkungan luar, dan kondisi keluarga  yang tidak memahami jika hal itu terjadi. Remaja yang lebih sering bermain game tingkah langkuhnya akan cepat marah, emosinya tidak tertahan. Dan itu merupakan salah satu penyebab kesehatan jiwanya akan terganggu. Belum lagi jika mereka menghadapi ganguan di luar misalkan kasus bullying, Narkoba, Jika mereka tidak dirangkul sejak dini maka mereka tidak akan mampu menghadapi dengan berani dan berkata tidak pada narkoba.

Menurur dr Eka Viora selalu Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia bahwa kondisi kesehatan jiwa dimulai pada usia 14 tahun tetapi sebagian besar kasus itu tidak terdeteksi dan tidak mendapatkan pengobatan dan lebih bahayanya lagi bunuh diri diusia remaja merupakan penyebab ketiga terbesar pada usia 15-19 tahun.

dr Eka Viona, Dr drFidiansjah dan Bpk Indra
Generasi muda identik dengan masa remaja masa transisi kearah yang dewasa bisa dibilang masa mencari jati diri, ada beberapa kelompok yang bisa kita ketahui sebagai berikut :

Masa remaja adalah masa pencarian identitas diri.
Pada periode ini, konformitas terhadap kelompok sebaya memiliki peran penting bagi remaja. Mereka mencoba mencari identitas diri dengan berpakaian, berbicara dan berperilaku sebisa mungkin sama dengan kelompoknya. Salah satu cara remaja untuk meyakinkan dirinya yaitu dengan menggunakan simbol status, seperti mobil, pakaian dan benda-benda lainnya yang dapat dilihat oleh orang lain.

Masa remaja adalah periode yang penting .
Periode ini dianggap sebagai masa penting karena memiliki dampak langsung dan dampak jangka panjang dari apa yang terjadi pada masa ini. Selain itu, periode ini pun memiliki dampak penting terhadap perkembangan fisik dan psikologis individu, dimana terjadi perkembangan fisik dan psikologis yang cepat dan penting. Kondisi inilah yang menuntut individu untuk bisa menyesuaikan diri secara mental dan melihat pentingnya menetapkan suatu sikap, nilai-nilai dan minta yang baru.

Masa remaja adalah masa peralihan.
Periode ini menuntut seorang anak untuk meninggalkan sifat-sifat kekanak - kanakannya dan harus mempelajari pola-pola perilaku dan sikap-sikap baru untuk menggantikan dan meninggalkan pola-pola perilaku sebelumnya. Selama peralihan dalam periode ini, seringkali seseorang merasa bingung dan tidak jelas mengenai peran yang dituntut oleh lingkungan. Misalnya, pada saat individu menampilkan perilaku anak-anak maka mereka akan diminta untuk berperilaku sesuai dengan usianya, namun pada kebalikannya jika individu mencoba untuk berperilaku seperti orang dewasa sering dikatakan bahwa mereka berperilaku terlalu dewasa untuk usianya.

kecemasan yang timbul dimasa remaja
picture by luthfi kurniawan
Apa saja penyebab yang mempengaruhi kondisi kesehatan jiwa pada remaja
Ganguan perilaku masa kanak-kanak 
Sering terjadi ganguan perilaku yang berulang-ulang, parah dan sesuai denga usia seperti ganguan pemusatan perhatian dan hiperaktifitas atau perilaku yang merusak/menantang seperti conduct disorder
Ganguan Emosi pada masa remaja kadang emosi nya masih labil, kemungkinan bisa depresi karena kesulitan ekonomi/kemiskinan  bisa juga tidak ada tempat untuk bertukar pikiran maka mereka menarik diri atau menghindar dari teman/keluarga, kebih menyukai kesendirian hingga akhirnya bunuh diri menjadi jalan keluar.
Ganguan Makan, Biasa remaja memaksakan diri untuk diet berlebihan atau juga olah raga berlebihan agar tubuhnya  lebih berbentuk (six pack) mereka membatasi asupan kalori atau makan berlebihan kemudian memuntahkan kembali untuk mengkompensasi asupan kalori., contoh anaoreksia nervosa memiliki berat badan rendah dan ketakutan yang hebat atas kenaikan berat badan. Jika hal itu ters berlanjut akan mengakibatkan depresi, kecemasan yang berlebihan
Psikosis
Gejala psikosis dapat mencakup halusianasi mendengar atau melihat hal-hal yang tidak ada  atau delusi keyakinan yang kuat pada pikiran, walau sudah ada bukti yang menyatakan hal tersebut tidak benat

Lalu apa upaya agar remaja bisa menjadi remaja yang berprestasi dan bisa sebagai penerus suatu bangsa? kita sebagi orang tua usahakan mungkin selalu menjadi teman mereka, memberikan perhatian tetapi jangan terlalu memproteksi. Tanamkan terlebih dulu pada diri setiap anak sedini mungkin adalah agama. Dengan agama mereka akan lebih mengerti menghadapi dunia.

langkah yang bisa diambil 
Ciptakan Generasi Muda Adalah Masa yang Paling Indah
Sebagai orang tua tentu kita pernah merasakan remaja, masa remaja kita tentunya bisa dijadikan pelajaran untuk anak-anak kita walapun mungkin sudah berbeda zaman, akan tetapi kita bisa menciptakan masa remaja anak kita sebaga masa yang paling indah buat mereka. Orang tua sangat berperan aktif untuk memberikan lingkungan terbaik buat mereka, Karena pada saat remaja, banyak mendapat sesuatu hal yang belum pernah kita dapatkan sebelumnya, mulai dari memiliki sahabat dekat, teman 'curhat' dan banyak lagi kisah-kisah kehidupan remaja yang penuh warna. Semua hal yang kita rasakan di usia muda itu akan tumbuh secara alamiah, dan didasari juga oleh rasa penasaran dan ingin tahu yang besar.

Jadi intinya pondasi agama berperan sangat penting. Semoga permasalahan kesehatan jiwa pada remaja akan bisa diatasi, entah itu depresi, narkoba apalagi sampai pergaulan bebas. Dengan hari kesehatan jiwa sedunia tahun 2018 ini yang mengangkat tema generasi muda bisa membuat kita lebih mendekat kepada anak-anak kita. Agar kelak ketika mereka masuk usia remaja mereka akan mampu mengatasi hal-hal diluar lingkungan keluarga. Bisa memilih pergualan yang tepat, teman yang baik dan bisa bersosialisasi dengan baik pula.

Semoga bermanfaat ya,,

12 comments :

  1. Aku khawatir liat anak2 jaman sekarang yang dengan mudah menyerap apa yang mereka lihat. Termasuk hal negatif. Tanpa sadar kalau itu bisa menjerumuskan mereka dan mengganggu kesehatan mental. Tetap sih menurut ku peran orang tua dan keluarga itu penting banget untuk membentengi anak-anak generasi muda sekarang ini..

    ReplyDelete
  2. Betul banget pondasi paling penting buat kita adalah agama. Paling ga sudah membentengi diri secara mendasar ya. Tapi namanya oengaruh dr teman, lingkungan dll tetap ada dan hrs diwaspadai. Masa remaja adalah masa paling indah. Kita sbg orangtua sebaiknya membuat anak2 juga merasa nyaman berada dekat kita ga cm saat mereka bersama teman2nya.

    ReplyDelete
  3. Sebenarnya aku sangat tertarik dengan tema ini apalagi di Indonesia semakin banyak kekacauan karena belum seimbangnya anatara teknologi internet dengan mental masyarakat juga berbagai hal yg semakin byk kasus akibat perudungan. Semoga pemerintah semakin proaktif akan hal ini

    ReplyDelete
  4. Miris dan prihatin ya kalau generasi muda udah kena gangguan jiwa. Karena bicara sakit jiwa bukan orang yang ada di RS tapi banyak dilingkungan dekat kita. Back to Agama adalah segalanya

    ReplyDelete
  5. Sedih ada masalah semacam ini yaaa... moga2 anak2 kita jauh2 dr problem gini.
    Btw selain agama kyknya kehadiran keluarga, terutama ortu jg penting sih mak. Sebab kalau dekat ortu, anak akan cenderung cerita ke ortu dan gak sembarangan cerita ke medsos atau chat dengan sembarang org.

    ReplyDelete
  6. Beberapa remaja yg pernah kutemui rata-rata punya gangguan emosional, apalagi kalau di rumah gak ada kenyamanan sama sekali, si anak teriak-teriak gak peduli tetangga berisik, memang perlu ditangani supaya jiwa mereka sehat stabil emosionalnya

    ReplyDelete
  7. Makin lama, manusia makin invidualistis, sehingga menyebabkan munculnya pribadi-pribadi yang teralienasi, terasing.
    Selain agama, menanamkan rasa sayang pada sesama sejak dini juga penting

    ReplyDelete
  8. Masalah jiwa ini gak bisa dianggap enteng, apalagi generasi now yang bikin deg2an gaya hidupnya

    ReplyDelete
  9. Setuju banget nih kalau anak anak remaja harus dapat perhatian lebih untuk menjaga kesehatan jiwanya. Ampun deh secara lihat sejumlah anak yang tergolong nekat karena hal-hal sepele aja :)

    ReplyDelete
  10. Setuju banget, bahwa agama harus ditanamkan sejak dini dan juga kasih sayang dan perhatian orang tua agar kesehatan jiwa terjaga baik. Kelihatannya kaya sepele ya mbak, tapi kalau dilihat lebih dalam, banyak juga anak remaja yang jiwanya bisa dibilang bermasalah. Cuma ya itu, merekanya nggak sadar dan lingkungan sekitarnya juga nggak sadar. Yang kaya begini nih yang bahaya.

    ReplyDelete
  11. Aku baru tahu kalo tgl 10 okt diperingati sbg hari kesehatan jiwa sedunia. Emang penting banget jaman sekarang konsen juga ke kesehatan jiwa, apalagi dimulai dari usia dini. Orangtua kudu aware,

    ReplyDelete
  12. Penting bgt pendampingan dan arahan orangtua pada anaknya terutama usia remaja krn usia inilah usia rentan gangguan kesehatan jiwa. Jiwa yg sehat adalah jiwa yg bahagia dan penuh enerjik. Remaja hrs sehat jiwa dan fisik

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog saya mudah-mudahan bermanfaat, nanti insyaAllah saya akan balik meninggalkan jejak,,, salam persahabatan selalu,